Sungai Citanduy Meluap, Ponpes Suryalaya Tasikmalaya Terendam Banjir

Kompas.com - 24/02/2020, 06:51 WIB
Puluhan rumah dan asrama putri di Komplek Pondok Pesantren Suryalaya Kabupaten Tasikmalaya, terendam banjir akibat luapan air Sungai Citanduy dan Cikidang saat diguyur hujan deras tak henti-henti sejak Sabtu (22/2/2020) malam sampai Minggu (23/2/2020) dini hari tadi. KOMPAS.COM/IRWAN NUGRAHAPuluhan rumah dan asrama putri di Komplek Pondok Pesantren Suryalaya Kabupaten Tasikmalaya, terendam banjir akibat luapan air Sungai Citanduy dan Cikidang saat diguyur hujan deras tak henti-henti sejak Sabtu (22/2/2020) malam sampai Minggu (23/2/2020) dini hari tadi.

TASIKMALAYA, KOMPAS.com - Puluhan rumah di Komplek Pondok Pesantren Suryalaya Kabupaten Tasikmalaya, ikut terendam banjir akibat luapan air Sungai Citanduy seusai hujan deras menguyur wilayah Tasikmalaya sampai Minggu (23/2/2020) pagi.

Pontren ini pun lokasinya tak jauh dari bentangan Sungai Citanduy dan pemukiman Desa Tanjungsari Kecamatan Sukaresik Kabupaten Tasikmalaya yang sama terendam banjir.

Selain puluhan rumah, asrama putri dan puluhan kendaraan di ponpes itu pun terendam banjir dengan ketinggian air mencapai 1 meter lebih.

Baca juga: Korban Banjir Tasikmalaya: Kami Sudah Lama Minta Sungai Citanduy Dikeruk, Tapi Tak Dipenuhi BBWS PUPR

Salah seorang pengurus Ponpes Suryalaya, Riad Jamil mengatakan, banjir akibat luapan air Sungai Citanduy itu kali pertama terjadi masuk sampai ke kawasan komplek Suryalaya.

Adapun posisi pontren itu berada di bagian hulu Sungai Citanduy yang di hilirnya wilayah Desa Tanjungsari yang menjadi langganan banjir akibat pendangkalan sungai tersebut.

"Sekitar 30 rumah dan asrama putri terendam banjir. Air masuk ke rumah dan merendam isi rumah. Penghuni rumah tidak sempat mengamankan barang-barangnya, karena begitu cepat naik. Ketinggian air di dalam rumah di atas 50 centimeter sejak malam tadi," jelas Raid kepada wartawan di lokasi kejadian, Minggu pagi.

Baca juga: Sungai Citanduy Meluap, Ratusan Makam hingga Puskesmas di Tasikmalaya Terendam Banjir

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tertular Pasien, 4 Perawat RSUD Klungkung Positif Covid-19

Tertular Pasien, 4 Perawat RSUD Klungkung Positif Covid-19

Regional
'75 Tahun Merdeka, Desa Kami Belum Masuk Listrik, Anak-anak Belajar Pakai Lampu Teplok...'

"75 Tahun Merdeka, Desa Kami Belum Masuk Listrik, Anak-anak Belajar Pakai Lampu Teplok..."

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 13 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 13 Agustus 2020

Regional
Warga yang Makan Daging Busuk BPNT Muntah-muntah

Warga yang Makan Daging Busuk BPNT Muntah-muntah

Regional
Masih Berkabung, Petugas Kesulitan Tracing Warga yang Rebut Jenazah Covid-19

Masih Berkabung, Petugas Kesulitan Tracing Warga yang Rebut Jenazah Covid-19

Regional
Tersangka Kasus Pengeroyokan dan Perusakan Midodareni di Solo Bertambah

Tersangka Kasus Pengeroyokan dan Perusakan Midodareni di Solo Bertambah

Regional
Kasus Randi, Mahasiswa UHO yang Tertembak dalam Demo, Disidangkan di PN Jaksel

Kasus Randi, Mahasiswa UHO yang Tertembak dalam Demo, Disidangkan di PN Jaksel

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 13 Agustus 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 13 Agustus 2020

Regional
289 Anak Usia Sekolah Positif Corona di Papua, Ini Penjelasannya

289 Anak Usia Sekolah Positif Corona di Papua, Ini Penjelasannya

Regional
Belajar Tatap Muka SMP di Padang Panjang Berjalan Lancar, Ada 9 Aturan yang Harus Dipatuhi

Belajar Tatap Muka SMP di Padang Panjang Berjalan Lancar, Ada 9 Aturan yang Harus Dipatuhi

Regional
Pria Ini Bunuh Kekasihnya gara-gara Cium Bau Sperma di Sofa Rumah

Pria Ini Bunuh Kekasihnya gara-gara Cium Bau Sperma di Sofa Rumah

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 13 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 13 Agustus 2020

Regional
Gara-gara Rebutan Sebatang Pohon Asam, Kakek Ini Tewas Dibacok Pakai Parang

Gara-gara Rebutan Sebatang Pohon Asam, Kakek Ini Tewas Dibacok Pakai Parang

Regional
Warganya Sakit Makan Daging Busuk BPNT, Kepala Desa Ngamuk Buang Daging di Jalan

Warganya Sakit Makan Daging Busuk BPNT, Kepala Desa Ngamuk Buang Daging di Jalan

Regional
'Sejak Ada Corona, Pedagang Menderita Semua'

"Sejak Ada Corona, Pedagang Menderita Semua"

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X