[POPULER NUSANTARA] Curhat Seorang Ibu ke Jokowi | Tersangka Susur Sungai Usulkan Kegiatan, Tinggalkan Rombongan

Kompas.com - 24/02/2020, 06:30 WIB
Khoirunnisa Nur Cahyani Sukmaningdyah, yang merupakan salah satu korban meninggal saat acara susur sungai dimakamkan hari Sabtu (22/2/2020) ini di makam Dusun Karanggawang Girikerto, Turi. (Tribunjogja.com | Hasan Sakri) Khoirunnisa Nur Cahyani Sukmaningdyah, yang merupakan salah satu korban meninggal saat acara susur sungai dimakamkan hari Sabtu (22/2/2020) ini di makam Dusun Karanggawang Girikerto, Turi. (Tribunjogja.com | Hasan Sakri)

Curhatan seorang ibu ke Jokowi dalam kunjungan presiden dalam acara pembagian Surat Keterangan (SK) Perhutanan Sosial di Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Syarif Kasim, Kecamatan Minas, Kabupaten Siak, Riau menjadi perhatian pembaca.

Sementara itu, di Sleman, guru olahraga sekaligus pembina pramuka, IYA (36) ditetapkan sabagai tersangka susur sungai.

IYA merupakan penginisiasi kegiatan susur sungai. Namun, dia meninggalkan rombongan saat peristiwa tragedi susur sungai terjadi.

Berikut lima berita populer nusantara yang dihimpun Kompas.com:

Baca juga: Tragedi Susur Sungai, Guru Olahraga yang Merangkap Pembina Ditahan

1. Curhat Seorang Ibu ke Jokowi Ini Bikin Menteri hingga Gubernur Terdiam

Presiden Jokowi menunjukkan SK Perhutanan Sosial kepada seorang ibu yang curhat soal lahan kebun sawitnya di eksekusi di Desa Gondai, Kabupaten Pelalawan, saat menyerahkan SK Perhutanan Sosial di Tahura Sultan Syarif Kasim, Kecamatan Minas, Kabupaten Siak, Riau, Jumat (21/2/2020).KOMPAS.COM/IDON Presiden Jokowi menunjukkan SK Perhutanan Sosial kepada seorang ibu yang curhat soal lahan kebun sawitnya di eksekusi di Desa Gondai, Kabupaten Pelalawan, saat menyerahkan SK Perhutanan Sosial di Tahura Sultan Syarif Kasim, Kecamatan Minas, Kabupaten Siak, Riau, Jumat (21/2/2020).
Seorang ibu asal Kabupaten Pelalawan mencurahkan isi hatinya kepada Presiden Joko Widodo dalam acara pembagian Surat Keterangan (SK) Perhutanan Sosial di Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Syarif Kasim, Kecamatan Minas, Kabupaten Siak, Riau, Jumat (21/2/2020) lalu.

Dia menceritakan bahwa masih ada alat berat milik sebuah perusahaan yang akan mengeksekusi lahannya.

Padahal, ibu tersebut merupakan salah satu penerima SK pemanfaatan lahan.

"Kalau sudah (dibuatkan SK), kenapa alat berat belum keluar dari lahan kami?" tanya ibu tersebut pada presiden.

Sontak para pejabat yang hadir pun terdiam.

Mulai dari Menteri LHK Siti Nurbaya, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko sampai Gubernur Riau Syamsuar dan Kapolda Riau Irjen Agung Setya Imam Effendi menyimak dengan serius, tanpa sepatah kata pun.

Jokowi lalu meminta gubernur dan kapolda mengecek informasi itu.

"Iya, iya. Oh iya, (saya) nangkap milik PT Sebentar. Pak Gub (Gubernur Riau), nanti Pak Kapolda juga tolong dicek," kata Jokowi sambil menoleh ke belakang tempat Gubernur dan Kapolda Riau duduk di kursi.

Baca juga: Curhat Seorang Ibu ke Jokowi Ini Bikin Menteri hingga Gubernur Terdiam

2. Kepala Sekolah Mengaku Tidak Tahu Kegiatan Susur Sungai

Kepala SMP Negeri 1 Turi, Sleman Tutik Nurdiyana (memengang mik) saat memberikan keterangan kepada wartawan, Sabtu (22/2/2020).KOMPAS.COM/YUSTINUS WIJAYA KUSUMA Kepala SMP Negeri 1 Turi, Sleman Tutik Nurdiyana (memengang mik) saat memberikan keterangan kepada wartawan, Sabtu (22/2/2020).
Susur sungai dalam kegiatan pramuka SMPN 1 Turi, Kabupaten Sleman, Yogyakarta berakhir tragedi.

Kepala SMPN 1 Turi, Tutik Nurdiyana, meminta maaf atas musibah tersebut. Namun dia mengaku tak tahu terkait kegiatan itu.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X