Tim SAR Sisir Perairan Bima Cari 2 Kapal Nelayan yang Hilang Kontak

Kompas.com - 23/02/2020, 23:13 WIB
Tim SAR saat menyisir perairan Bima untuk mencari dua kapal nelayan yang dilaporkan hilang kontak. KOMPAS.COM/SYARIFUDINTim SAR saat menyisir perairan Bima untuk mencari dua kapal nelayan yang dilaporkan hilang kontak.

BIMA, KOMPAS.com - Kapal Motor Beringin Jaya dan KM Surgamu yang dinyatakan hilang kontak usai bertolak dari Pangkep, Sulawesi Selatan, belum juga ditemukan.

Sebelumnya, Kantor Pencarian dan Pertolongan Makassar melaporkan KM Beringin Jaya, Senin (17/2/2020) bertolak dari pulau Sanani, Desa Sabalana, Kecamatan Liukang Tangaya, Kabupaten Pangkep, Sulsel.

Kapal yang mengangkut lima orang penumpang tersebut berangkat sekitar pukul 10.00 WITA menuju pelabuhan Bima, NTB.

Baca juga: Kapal Nelayan Hilang Kontak, Basarnas Kerahkan 3 Armada untuk Pencarian

Namun dalam perjalanan, kapal yang biasanya menempuh waktu sehari dengan jarak 110 KM ini tiba-tiba hilang kontak.

Sementara, Kantor Pencarian dan Pertolongan Surabaya juga melaporkan bahwa sebuah kapal yakni KM Surgamu juga hilang kontak.

Kapal yang membawa lima orang penumpang dan tiga anak buah kapal (ABK) ini dilaporkan hilang kontak setelah bertolak dari Pangkep menuju Tanjung Kiaok Pulau Sapeken Sumenep, Jawa Timur, pada Selasa (18/2/2020) setelah para penumpangnya menghadiri acara pernikahan.

Untuk itu, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Mataram mengerahkan Kapal RB 220 ke Pelabuhan Bima untuk membantu Kantor Pencarian dan Pertolongan Makassar dan Surabaya dalam pencarian.

Baca juga: Kapal Nelayan dengan 12 ABK Hilang di Peraiaran Pulau Buru, Maluku

Sementara itu, tim dari Pos SAR Bima juga ikut dikerahkan ke area yang mencakup lokasi hilangnya kapal tersebut.

Koordinator Pos SAR Bima Heriyanto mengatakan, pencarian dilakukan sejak kapal dilaporkan hilang kontak Senin lalu.

Namun, hingga hari ke enam, belum membuahkan hasil. Upaya pencarian pun masih terus dilakukan.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

2 Lansia Positif Corona di Cilacap, Punya Riwayat Perjalanan ke Lembang

2 Lansia Positif Corona di Cilacap, Punya Riwayat Perjalanan ke Lembang

Regional
Viral Foto Nelayan Kubur 2 Ton Tuna Hasil Tangkapan, Ini Penjelasannya

Viral Foto Nelayan Kubur 2 Ton Tuna Hasil Tangkapan, Ini Penjelasannya

Regional
Upaya Jawa Barat Cegah dan Tangani Penyebaran Covid-19 di Desa-desa

Upaya Jawa Barat Cegah dan Tangani Penyebaran Covid-19 di Desa-desa

Regional
Bekas Penampungan Rohingya Jadi Tempat Karantina ODP Corona

Bekas Penampungan Rohingya Jadi Tempat Karantina ODP Corona

Regional
Harga Ayam Anjlok Diduga Ulah Mafia, Peternak: Tolong Kami Satgas Pangan

Harga Ayam Anjlok Diduga Ulah Mafia, Peternak: Tolong Kami Satgas Pangan

Regional
Kronologi 2 Kelompok Pelajar Tawuran di Karawang, 1 Luka Berat

Kronologi 2 Kelompok Pelajar Tawuran di Karawang, 1 Luka Berat

Regional
Dampak Corona di Bali, 17.000 Ribu Pekerja Dirumahkan dan 400 Kena PHK

Dampak Corona di Bali, 17.000 Ribu Pekerja Dirumahkan dan 400 Kena PHK

Regional
Pemkot Salatiga Wacanakan Denda untuk Warga yang Tak Tertib Kenakan Masker

Pemkot Salatiga Wacanakan Denda untuk Warga yang Tak Tertib Kenakan Masker

Regional
Pesan Pengemudi Ojol untuk Penumpang yang Menipunya Setelah Diantar dari Purwokerto ke Solo

Pesan Pengemudi Ojol untuk Penumpang yang Menipunya Setelah Diantar dari Purwokerto ke Solo

Regional
Selama Pandemi Corona, Angka Kriminalitas di Makassar Menurun

Selama Pandemi Corona, Angka Kriminalitas di Makassar Menurun

Regional
Mengenal Astuti, Pos Polisi Digital untuk Mencegah Pertemuan Tatap Muka Saat Pandemi Corona

Mengenal Astuti, Pos Polisi Digital untuk Mencegah Pertemuan Tatap Muka Saat Pandemi Corona

Regional
Hasil 'Rapid Test' 6 Karyawan Kahatex Reaktif, Wabup Sumedang Minta Buruh Dirumahkan

Hasil "Rapid Test" 6 Karyawan Kahatex Reaktif, Wabup Sumedang Minta Buruh Dirumahkan

Regional
Tak Pakai Masker Saat Keluar Rumah, Warga Padang Didenda Sediakan 2 Masker

Tak Pakai Masker Saat Keluar Rumah, Warga Padang Didenda Sediakan 2 Masker

Regional
Pemprov Kaltara Minta Bantuan Pemerintah Pusat untuk Karantina TKI yang Pulang dari Malaysia

Pemprov Kaltara Minta Bantuan Pemerintah Pusat untuk Karantina TKI yang Pulang dari Malaysia

Regional
Seorang Siswa SMA Tasikmalaya Nekat Curi Mobil Mantan Kapolda Jabar

Seorang Siswa SMA Tasikmalaya Nekat Curi Mobil Mantan Kapolda Jabar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X