Cegah Virus Corona, WNA yang Masuk Batam Wajib Isi Health Alert Card

Kompas.com - 23/02/2020, 19:26 WIB
Pengawasan terhada warga Negara Asing (WNA) baik dari Singapura maupun Malaysia yang masuk ke Batam, Kepulauan Riau (Kepri) terus dilakukan pemantauan oleh pihak Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kota Batam disetiap pintu pelabuhan ferry Internasional. Bahkan saat ini KKP menerapkan Health Alert Card untuk setiap WNA yang masuk ke Batam. KOMPAS.COM/HADI MAULANAPengawasan terhada warga Negara Asing (WNA) baik dari Singapura maupun Malaysia yang masuk ke Batam, Kepulauan Riau (Kepri) terus dilakukan pemantauan oleh pihak Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kota Batam disetiap pintu pelabuhan ferry Internasional. Bahkan saat ini KKP menerapkan Health Alert Card untuk setiap WNA yang masuk ke Batam.

BATAM, KOMPAS.com - Pengawasan terhadap Warga Negara Asing (WNA) dari Singapura maupun Malaysia yang masuk ke Batam, Kepulauan Riau ( Kepri), terus dilakukan pihak Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kota Batam di setiap pintu Pelabuhan Ferry Internasional.

Bahkan, saat ini KKP menerapkan Health Alert Card untuk setiap WNA yang masuk ke Batam.

"Setiap WNA yang masuk Batam wajib mengisi dan mendapatkan kartu kewaspadaan kesehatan atau Health Alert Card, jadi setiap penumpang wajib mengisi kartu tersebut tanpa kecuali," kata Kepala Bidang Pengendalian Karantina dan Survei Lan Evidemiologi KKP Kelas 1 Batam Romel Simanungkalit melalui telepon, Minggu (23/2/2020).

Baca juga: Pria Jepang yang Positif Virus Corona sebelum ke Indonesia Sudah Keluhkan Gejala Flu

Dia menambahkam, kartu ini bertujuan agar pihaknya dapat melakukan pendataan medik guna mengantisipasi dini penyebaran virus corona.

Terlebih, saat ini virus tersebut ada di Singapura dan Malaysia yang berbatasan langsung dengan Batam.

Baca juga: RSHS Bandung Tangani Pasien Diduga Terjangkit Virus Corona Covid-19

Melalui kartu tersebut, kata Romel, dapat mempermudah mengidentifikasi seorang penumpang memiliki gejala sakit dan riwayat perjalanan yang telah dilakukan.

"Apalagi Singapura menaikan status penyebaran virus corona dari kuning ke orange, hal ini perlu diperhatikan serius untuk menimalisir penyebaran di Batam," ujarnya.

Kartu tersebut berlaku hingga kondisi di Singapura dan Malaysia membaik dari virus corona.

"Jika di negara asalnya membaik, perlahan kegunaan kartu tersebut kami kurangi hingga benar-benar dinyatakan wabah virus corona benar-benar hilang," tutur dia.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dilaporkan Hilang, Kakek Tinggal Ditemukan Tewas di Jurang Sedalam 200 Meter

Dilaporkan Hilang, Kakek Tinggal Ditemukan Tewas di Jurang Sedalam 200 Meter

Regional
Diduga Depresi Ditinggal Istri, Pria di Jember Rusak ATM Pakai Palu dan Obeng

Diduga Depresi Ditinggal Istri, Pria di Jember Rusak ATM Pakai Palu dan Obeng

Regional
Pemprov Jabar Siapkan 26.700 Rapid Test untuk Wisatawan

Pemprov Jabar Siapkan 26.700 Rapid Test untuk Wisatawan

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 29 Oktober 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 29 Oktober 2020

Regional
Sembuh dari Corona, Warga Kota Solok Terima Bantuan Rp 1 Juta

Sembuh dari Corona, Warga Kota Solok Terima Bantuan Rp 1 Juta

Regional
Tak Bermasker, Puluhan Wisatawan di Puncak Terjaring Operasi Yustisi

Tak Bermasker, Puluhan Wisatawan di Puncak Terjaring Operasi Yustisi

Regional
Nekat Begal Sopir Taksi Online di Solo, Remaja Lulusan SMK Babak Belur Dihajar Massa

Nekat Begal Sopir Taksi Online di Solo, Remaja Lulusan SMK Babak Belur Dihajar Massa

Regional
Bawa Palu dari Rumah, Pria Ini Pukul Mesin ATM BRI Berkali-kali hingga Rusak

Bawa Palu dari Rumah, Pria Ini Pukul Mesin ATM BRI Berkali-kali hingga Rusak

Regional
Video Viral Polantas Ambil Paksa Sepeda Motor di Bengkel, Ini Penjelasan Kapolres Agam

Video Viral Polantas Ambil Paksa Sepeda Motor di Bengkel, Ini Penjelasan Kapolres Agam

Regional
Libur Panjang, Kuota Wisatawan Gunung Bromo Penuh hingga Akhir Oktober

Libur Panjang, Kuota Wisatawan Gunung Bromo Penuh hingga Akhir Oktober

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 29 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 29 Oktober 2020

Regional
Pengguna Jalan Diingatkan Potensi Pohon Tumbang dan Longsor di Jalur Puncak

Pengguna Jalan Diingatkan Potensi Pohon Tumbang dan Longsor di Jalur Puncak

Regional
Polisi yang Pernah Aniaya Anak Buahnya Dapat Promosi Jabatan

Polisi yang Pernah Aniaya Anak Buahnya Dapat Promosi Jabatan

Regional
Ketahuan Berduaan dengan Teman di Halaman Sekolah, Siswi SMA Diancam dan Diperkosa 3 Pemuda

Ketahuan Berduaan dengan Teman di Halaman Sekolah, Siswi SMA Diancam dan Diperkosa 3 Pemuda

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 29 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 29 Oktober 2020

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X