Ambulans Pembawa Jenazah Tabrak Motor, Dua Orang Tewas

Kompas.com - 22/02/2020, 20:21 WIB
Polisi melakukan olah TKP di jalan raya Desa Pandansari, Kecamatan Ajibarang, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Sabtu (22/2/2020). KOMPAS.COM/DOK UNIT LAKA SATLANTAS POLRESTA BANYUMASPolisi melakukan olah TKP di jalan raya Desa Pandansari, Kecamatan Ajibarang, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Sabtu (22/2/2020).

BANYUMAS, KOMPAS.com - Kecelakaan lalu lintas antara mobil ambulans dan sepeda motor terjadi di jalan raya Desa Pandansari, Keamatan Ajibarang, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Sabtu (22/2/2020).

Pengendara sepeda motor, Nani (40), warga Desa Karangbawang, Kecamatan Ajibarang, Kabupaten Banyumas dan pemboncengnya Hasifa (8) tewas dalam peristiwa itu. Sedangkan pembonceng lainnya, Irsalina (8), anak dari Nani, dirawat di rumah sakit.

Baca juga: Viral Mobil Dirusak dan Dibakar Massa di Surabaya, Penyebabnya karena Tabrak Lari

Kanit Laka Satlantas Polresta Banyumas Iptu Kuat Widodo menjelaskan, peristiwa tersebut bermula saat mobil ambulans nomor polisi R 1959 JA yang sedang membawa jenazah melaju dari arah selatan menuju utara

"Kejadian tadi siang pukul 11.00 WIB. Ambulans yang dikemudikan Suparno (41) melaju dengan kecepatan antara 50 kilometer hingga 60 kilometer sambil membunyikan sirine. Sesampainya di lokasi kejadian ambulans mendahului dua kendaraan bermotor yang tidak diketahui identitasnya," kata Kuat saat dihubungi, Sabtu malam.

Pada saat yang bersamaan, kata Kuat, sepeda motor yang dikendarai Nani yang dibonceng dua anak kecil melaju searah di depan mobil ambulans berbelok ke kanan. Karena jarak yang sangat dekat ambulans tidak dapat menghindar sehingga terjadi kecelakaan.

"Pembonceng meninggal saat dalam perjalanan ke rumah sakit, sedangkan pengendara sepeda motor meninggal di rumah sakit. Sementara anaknya pengendara sepeda motor saat ini masih dirawat di rumah sakit," ujar Kuat.

Baca juga: Warga Gunungkidul yang Tewas Terbakar Setelah Tabrak Kabel yang Menjuntai Hendak ke Pantai

Kuat mengatakan hingga saat ini, pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kecelakaan.

"Diduga pengendara sepeda motor tidak mengetahui ada ambulans yang menyalip kendaraan lain," kata Kuat.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Upaya Jawa Barat Cegah dan Tangani Penyebara Covid-19 di Desa-desa

Upaya Jawa Barat Cegah dan Tangani Penyebara Covid-19 di Desa-desa

Regional
Bekas Penampungan Rohingya Jadi Tempat Karantina ODP Corona

Bekas Penampungan Rohingya Jadi Tempat Karantina ODP Corona

Regional
Harga Ayam Anjlok Diduga Ulah Mafia, Peternak: Tolong Kami Satgas Pangan

Harga Ayam Anjlok Diduga Ulah Mafia, Peternak: Tolong Kami Satgas Pangan

Regional
Kronologi 2 Kelompok Pelajar Tawuran di Karawang, 1 Luka Berat

Kronologi 2 Kelompok Pelajar Tawuran di Karawang, 1 Luka Berat

Regional
Dampak Corona di Bali, 17.000 Ribu Pekerja Dirumahkan dan 400 Kena PHK

Dampak Corona di Bali, 17.000 Ribu Pekerja Dirumahkan dan 400 Kena PHK

Regional
Pemkot Salatiga Wacanakan Denda untuk Warga yang Tak Tertib Kenakan Masker

Pemkot Salatiga Wacanakan Denda untuk Warga yang Tak Tertib Kenakan Masker

Regional
Pesan Pengemudi Ojol untuk Penumpang yang Menipunya Setelah Diantar dari Purwokerto ke Solo

Pesan Pengemudi Ojol untuk Penumpang yang Menipunya Setelah Diantar dari Purwokerto ke Solo

Regional
Selama Pandemi Corona, Angka Kriminalitas di Makassar Menurun

Selama Pandemi Corona, Angka Kriminalitas di Makassar Menurun

Regional
Mengenal Astuti, Pos Polisi Digital untuk Mencegah Pertemuan Tatap Muka Saat Pandemi Corona

Mengenal Astuti, Pos Polisi Digital untuk Mencegah Pertemuan Tatap Muka Saat Pandemi Corona

Regional
Hasil 'Rapid Test' 6 Karyawan Kahatex Reaktif, Wabup Sumedang Minta Buruh Dirumahkan

Hasil "Rapid Test" 6 Karyawan Kahatex Reaktif, Wabup Sumedang Minta Buruh Dirumahkan

Regional
Tak Pakai Masker Saat Keluar Rumah, Warga Padang Didenda Sediakan 2 Masker

Tak Pakai Masker Saat Keluar Rumah, Warga Padang Didenda Sediakan 2 Masker

Regional
Pemprov Kaltara Minta Bantuan Pemerintah Pusat untuk Karantina TKI yang Pulang dari Malaysia

Pemprov Kaltara Minta Bantuan Pemerintah Pusat untuk Karantina TKI yang Pulang dari Malaysia

Regional
Seorang Siswa SMA Tasikmalaya Nekat Curi Mobil Mantan Kapolda Jabar

Seorang Siswa SMA Tasikmalaya Nekat Curi Mobil Mantan Kapolda Jabar

Regional
Lagi, PDP Corona yang Dirawat di RSUD Grobogan Meninggal Dunia

Lagi, PDP Corona yang Dirawat di RSUD Grobogan Meninggal Dunia

Regional
Antisipasi Dampak Sosial Ekonomi Corona, Pemprov NTB Kucurkan Rp 80 M

Antisipasi Dampak Sosial Ekonomi Corona, Pemprov NTB Kucurkan Rp 80 M

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X