Pelaku Penusukan Anak Korban Kecelakaan di Musi Rawas Serahkan Diri

Kompas.com - 21/02/2020, 23:53 WIB
Ilustrasi penangkapan pelaku persetubuhan gadis di bawah umur SHUTTERSTOCKIlustrasi penangkapan pelaku persetubuhan gadis di bawah umur

MUSI RAWAS, KOMPAS.com - Abbasri (63), pelaku pembunuhan Jerry Zakti (40) akhirnya menyerahkan diri ke Polres Musi Rawas, Sumatera Selatan.

Tersangka diketahui nekat membunuh Jerry lantaran korban menolak untuk berdamai, setelah ayahnya menjadi korban kecelakaan.

Kapolres Musi Rawas AKBP Suhendro mengatakan, penyidik melakukan pendekatan persuasif kepada keluarga pelaku, agar Abbas menyerahkan diri.

"Sekarang tersangka masih kita lakukan pemeriksaan. Sebelumnya memang sempat buron usai menusuk korban,"kata Suhendro melalui pesan singkat, Jumat (21/2/2020).

Baca juga: Diancam Pisau, 4 Pelajar di Musi Rawas Dipaksa Layani Oral Seks Pelaku

Suhendro menerangkan, motif pembunuhan terhadap Jerry dilatarbelakangi atas penolakan damai oleh korban.

Sebelumnya, keluarga dari pelaku sempat terlibat kecelakaan lalu lintas yang menimpa Badaruddin, ayah dari Jerrry yang menyebabkannya harus menjalani perawatan di puskesmas setempat.

"Satu pelaku atas Aan Anwar (26) sudah lebih dulu ditangkap. Kedua tersangka ini adalah ayah dan anak," jelasnya.

Atas perbuatannya, ayah dan anak tersebut dikenakan pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dan pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan dengan ancaman hukuman diatas 5 tahun penjara.

Baca juga: Banjir di Musi Rawas, 1.407 Rumah Tergenang dan 3 Jembatan Rusak

Diberitakan sebelumnya, kasus pembunuhan bermula saat Badarudin ayah dari Jerry berangkat ke kota Lubuk Linggau untuk membeli sayur dengan menggunakan sepeda motor,pada Senin (17/2/2020).

Ketika di tengah perjalanan Badarudin mengalami kecelakaan dengan tetangganya sendiri yang berasal dari Desa Pedang, hingga membuatnya harus menjalani perawatan di Puskesmas setempat.

Kemudian, Kepala Desa Pedang menghubungi Badaruddin untuk datang ke rumahnya karena keluarga dari yang menabraknya tersebut ingin berdamai.

"Karena kondisinya masih sakit, Badaruddin meminta agar mediasi dilakukan di rumahnya," kata Kasatreskrim Polres Musi Rawas AKP Rivow Lapu Rivow, Kamis (20/2/2020).

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ramai-ramai Pejabat dan Dewan Kota Bengkulu Sumbang Gaji Perangi Covid-19

Ramai-ramai Pejabat dan Dewan Kota Bengkulu Sumbang Gaji Perangi Covid-19

Regional
Stok Masker Puskesmas Dicuri Sopir Ambulans, oleh Pelaku Dijual di Situs Online Seharga Rp 5 Juta

Stok Masker Puskesmas Dicuri Sopir Ambulans, oleh Pelaku Dijual di Situs Online Seharga Rp 5 Juta

Regional
Tak Liburkan Sekolah Saat Wabah Corona, Kini Wali Kota Prabumulih Minta Siswa Belajar di Rumah

Tak Liburkan Sekolah Saat Wabah Corona, Kini Wali Kota Prabumulih Minta Siswa Belajar di Rumah

Regional
Siswi SMP di OKU yang Dibunuh dan Diperkosa Dimakamkan, Kepsek : Murid Pendiam dan Rajin

Siswi SMP di OKU yang Dibunuh dan Diperkosa Dimakamkan, Kepsek : Murid Pendiam dan Rajin

Regional
Warga Bantul Positif Virus Corona Meninggal Dunia

Warga Bantul Positif Virus Corona Meninggal Dunia

Regional
Jual Cincin Emas, Wanita di Aceh Sumbangkan Masker dan Hand Sanitizer ke Driver Ojol

Jual Cincin Emas, Wanita di Aceh Sumbangkan Masker dan Hand Sanitizer ke Driver Ojol

Regional
Siswi SD Dicabuli di Bukit Cinta Kupang oleh Kenalan dari Medsos

Siswi SD Dicabuli di Bukit Cinta Kupang oleh Kenalan dari Medsos

Regional
Kisah PDP Hamil di Padang Sidempuan, Sempat 'Live' Facebook dan Meninggal di Perjalanan Rujuk ke Medan

Kisah PDP Hamil di Padang Sidempuan, Sempat "Live" Facebook dan Meninggal di Perjalanan Rujuk ke Medan

Regional
Sembuh dari Virus Corona, Kajari Bantul Sampaikan Permintaan Maaf

Sembuh dari Virus Corona, Kajari Bantul Sampaikan Permintaan Maaf

Regional
Sebelum Dibunuh dan Diperkosa Oknum Pembina Pramuka, Orangtua Siswi SMP Sempat Curiga dan Khawatir

Sebelum Dibunuh dan Diperkosa Oknum Pembina Pramuka, Orangtua Siswi SMP Sempat Curiga dan Khawatir

Regional
Bantu Penangan Corona, Singapura Berikan Bantuan 20.000 Test Kit ke Batam

Bantu Penangan Corona, Singapura Berikan Bantuan 20.000 Test Kit ke Batam

Regional
Wali Kota Salatiga Umumkan Pasien PDP Corona Meninggal

Wali Kota Salatiga Umumkan Pasien PDP Corona Meninggal

Regional
Siswi SMP Dibunuh dan Diperkosa Oknum Pembina Pramuka, Berikut Ini Penjelasan Pihak Sekolah

Siswi SMP Dibunuh dan Diperkosa Oknum Pembina Pramuka, Berikut Ini Penjelasan Pihak Sekolah

Regional
Beredar Video Warga Menolak Didata Petugas untuk Karantina Mandiri, Wali Kota Solo: Tidak Boleh Marah-marah

Beredar Video Warga Menolak Didata Petugas untuk Karantina Mandiri, Wali Kota Solo: Tidak Boleh Marah-marah

Regional
Cinta Bertepuk Sebelah Tangan Sang Pembina Pramuka Berujung Pembunuhan, Berawal dari Pesan Facebook

Cinta Bertepuk Sebelah Tangan Sang Pembina Pramuka Berujung Pembunuhan, Berawal dari Pesan Facebook

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X