Pria di Pontianak Cabuli 2 Bocah Laki-laki dengan Iming-iming Uang dan Sarung

Kompas.com - 21/02/2020, 08:27 WIB
Ilustrasi pencabulan SHUTTERSTOCKIlustrasi pencabulan

PONTIANAK, KOMPAS.com - Aparat kepolisian menangkap seorang pria berinisial IW (37) atas dugaan pencabulan terhadap sejumlah anak laki-laki di Pontianak, Kalimantan Barat.

Kapolresta Pontianak Kombes Pol Komarudin menjelaskan, aksi cabul pelaku dilakukan dengan iming-iming uang dan kain sarung.

"Tersangka IW ditangkap tanpa perlawanan pada Selasa (18/2/2020) oleh anggota polsek, kemudian dibawa ke Mapolresta Pontianak," kata Komarudin kepada wartawan, Kamis (20/2/2020).

Baca juga: Cabuli Bocah 7 Tahun, Petugas Keamanan Perumahan Ditangkap

Dari hasil penyelidikan sementara, baru terungkap dua korban dengan tiga tempat kejadian yang sama dan di waktu yang berbeda.

Kejadian pertama di rumah kontrakan tersangka, di Kecamatan Pontianak Timur, Senin (20/1/2020) sekitar pukul 18.00 WIB.

Saat itu, korban berusia 12 tahun, baru selesai shalat Maghrib.

Tersangka menghampiri korban dengan menawarkan kain sarung lalu mengajak korban ke rumah untuk mengambil kain tersebut.

Di sana korban dicabuli.

"Setelah selesai korban pulang. Namun, kain sarung tak diberikan," ucap Komarudin.

Menurut Komarudin, modus yang sama juga dilakukan tersangka terhadap korban lain.

"Tersangka ini memang dikenal dekat anak-anak," ungkap Komarudin.

Baca juga: Pria di Bandung Cabuli Anak 13 Tahun Lalu Video Mesumnya Disebar, Modus Beri Pekerjaan Gaji Rp 12 Juta Sebulan

Hingga saat ini tersangka masih dalam pemeriksaan, karena diduga masih ada korban lain.

Tersangka dijerat Pasal 82 Undang-undang tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman penjara 15 tahun.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menyoal Status Zona Hijau Kota Tegal, Pengamat: Sibuk Pencitraan, Masyarakat Jadi Korban

Menyoal Status Zona Hijau Kota Tegal, Pengamat: Sibuk Pencitraan, Masyarakat Jadi Korban

Regional
Menghalangi Penangkapan Buronan Narkoba, 11 Orang Jadi Tersangka

Menghalangi Penangkapan Buronan Narkoba, 11 Orang Jadi Tersangka

Regional
Diam-diam, SMP di Brebes Tetap Berlangsungkan Belajar Tatap Muka

Diam-diam, SMP di Brebes Tetap Berlangsungkan Belajar Tatap Muka

Regional
Guru Mengaji di Makassar Diduga Cabuli Muridnya Usia 9 Tahun Saat Mengajar

Guru Mengaji di Makassar Diduga Cabuli Muridnya Usia 9 Tahun Saat Mengajar

Regional
Buaya Pemangsa Seorang Ibu Rumah Tangga Ditangkap Warga

Buaya Pemangsa Seorang Ibu Rumah Tangga Ditangkap Warga

Regional
Pemalsuan Data Pemilih untuk Pilkada Bisa Dipidana

Pemalsuan Data Pemilih untuk Pilkada Bisa Dipidana

Regional
Data Pasien Corona Bocor, Plt Kepala Dinkes Kepri Diperiksa Polisi

Data Pasien Corona Bocor, Plt Kepala Dinkes Kepri Diperiksa Polisi

Regional
Siasat SD di Kulon Progo Entaskan Masalah Belajar Jarak Jauh, Pakai HT

Siasat SD di Kulon Progo Entaskan Masalah Belajar Jarak Jauh, Pakai HT

Regional
Kasus Covid-19 di Kota Tegal Melonjak, Pengamat: Pemkot Terlalu Euforia Zona Hijau

Kasus Covid-19 di Kota Tegal Melonjak, Pengamat: Pemkot Terlalu Euforia Zona Hijau

Regional
Kereta Api Lokal Merak Beroperasi Mulai 11 Agustus 2020, Ini Jadwalnya

Kereta Api Lokal Merak Beroperasi Mulai 11 Agustus 2020, Ini Jadwalnya

Regional
Tambah 71 Kasus Positif Covid-19 di Maluku, Penambahan Tertinggi dalam Sehari

Tambah 71 Kasus Positif Covid-19 di Maluku, Penambahan Tertinggi dalam Sehari

Regional
1 Korban Terseret Ombak Pantai Goa Cemara Bantul Ditemukan Tersangkut Jaring Nelayan

1 Korban Terseret Ombak Pantai Goa Cemara Bantul Ditemukan Tersangkut Jaring Nelayan

Regional
Mudik Semobil dengan Teman Sekantor yang Ternyata Positif Covid-19, Perantau Ini Terinfeksi

Mudik Semobil dengan Teman Sekantor yang Ternyata Positif Covid-19, Perantau Ini Terinfeksi

Regional
'Masyarakat Pakai Masker karena Mereka Takut Saat Melihat Petugas'

"Masyarakat Pakai Masker karena Mereka Takut Saat Melihat Petugas"

Regional
40 Pegawai Gedung Sate Positif Covid-19, Setengahnya Warga Kota Bandung

40 Pegawai Gedung Sate Positif Covid-19, Setengahnya Warga Kota Bandung

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X