1.999 Warga Karawang Terima Kompensasi Tumpahan Minyak

Kompas.com - 20/02/2020, 23:27 WIB
Petugas pembersih tengah membersihkan oil spill di Pantai Sedari, Kecamatan Cibuaya, Kabupaten Karawang, Kamis (14/11/2019). HANDOUTPetugas pembersih tengah membersihkan oil spill di Pantai Sedari, Kecamatan Cibuaya, Kabupaten Karawang, Kamis (14/11/2019).

KARAWANG, KOMPAS.com - PT Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ) membayar kompensasi awal untuk 1.999 warga terdampak tumpahan minyak di Karawang, Jawa Barat.

Pembayaran yang menggandeng Himpunan Bank Negara (Himbara) dilakukan setelah Tim Kelompok Kerja (Pokja) Kabupaten Karawang melakukan finalisasi perbaikan data dan verifikasi ulang terhadap warga yang termasuk kelompok B.

Kelompok B yaitu warga terdampak yang masuk dalam SK bupati namun data identitasnya memerlukan perbaikan.

"Pembayaran kompensasi tahap awal untuk kelompok B dilakukan setelah Pokja Karawang menyelesaikan data indentitas warga dan verifikasi ulang sesuai rekomendasi BPKP," ujar VP Relations PHE Ifki Sukarya melalui keterangan tertulis, Kamis (20/2/2020).

Baca juga: Tumpahan Minyak Mentah Kembali Muncul di Pesisir Karawang

Ifki mengatakan, kompensasi yang dibayarkan yakni sebesar Rp 1,8 juta untuk perhitungan dua bulan.

Pihaknya, berupaya membayar kompensasi secepatnya. Hanya saja, PHE memastikan pembayaran dilakukan sebaik-baiknya dan bisa dipertanggungjawabkan.

"Kami berharap semua pihak dapat memahami bila proses ini membutuhkan kecermatan dan kehati-hatian, sehingga membutuhkan waktu." ujarnya.

Setelah pembayaran kompensasi awal tuntas, pihaknya akan dilakukan pembayaran final dengan dikurangi kompensasi awal. Hal ini berlaku bagi yang telah menerima pembayaran kompensasi awal.

Baca juga: DPR Desak Pertamina dan KLHK Selesaikan Kasus Tumpahan Minyak di Laut Karawang

Saat ini, PHE ONWJ bersama Tim IPB dan Pokja kabupaten atau kota terdampak, secara simultan tengah menghitung kompensasi final berdasarkan data yang diperoleh.

Hal ini dilakukan sekaligus berkomunikasi dengan asosiasi usaha perikanan, di antaranya nelayan, petani tambak, dan petani garam.

"Bila penghitungan ini sudah selesai, pembayaran final akan dilakukan bagi seluruh warga terdampak baik di Kabupaten Karawang, Kabupaten Bekasi, Kabupaten Kepulauan Seribu, dan kabupaten atau kota di Provinsi Banten," jelasnya.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X