Vianita Siksa Keponakan hingga Tewas Saat Suami Pergi Kerja

Kompas.com - 20/02/2020, 20:42 WIB
Ilustrasi FREEPIK.comIlustrasi

SAMARINDA, KOMPAS.com - Seorang istri bernama Vianita (35) menyiksa keponakannya hingga tewas saat suaminya, Baharuddin (49) sedang kerja.

Peristiwa itu terjadi di Desa Kaliorang RT 15 Jalan HM Ardan, Kecamatan Kaliorang, Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur.

Vianita membenturkan kepala PR (7) ke pintu hingga tewas. Bocah itu mengalami benturan keras di bagian kepala, Selasa (18/2/2020).

Baca juga: Hanya karena Minum Teh, Bocah 7 Tahun Disiksa hingga Tewas

Kapolsek Kaliorang AKP Pujito mengatakan, selama penyiksaan, Baharuddin tak mengetahui peristiwa itu.

Sebab, setiap hari dirinya harus berangkat kerja pagi-pagi.

"Sejauh pemeriksaan polisi suami pelaku belum terbukti. Karena selalu kerja pagi pulang malam," kata Pujito saat dihubungi Kompas.com, Kamis (20/2/2020).

Baharuddin, kata Pujito, bekerja di salah satu perusahaan tambang batu bara di lokasi tersebut.

Saat pulang kerja, Selasa sore, Baharuddin mendapati keponakannya tidur lelap tak sadarkan diri dalam kamar rumahnya.

Karena khawatir dengan kondisi keponakannya, Baharuddin membawa ke Puskesmas Kaliorang dibantu tetangga.

Di puskesmas, keponakannya dinyatakan meninggal dunia oleh tim medis karena benturan keras.

Baca juga: Berperilaku Aneh, Polisi Bawa Penganiaya Bocah hingga Tewas Hanya karena Minum Teh ke Psikolog

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Abaikan Imbauan Pemerintah, Ribuan Warga di NTT Sambut Kedatangan Penyanyi Liga Dangdut dari Jakarta

Abaikan Imbauan Pemerintah, Ribuan Warga di NTT Sambut Kedatangan Penyanyi Liga Dangdut dari Jakarta

Regional
Tebing 300 Meter di Cianjur Longsor, 3 Hektar Sawah Tergerus, Petani Terancam Gagal Panen

Tebing 300 Meter di Cianjur Longsor, 3 Hektar Sawah Tergerus, Petani Terancam Gagal Panen

Regional
Pengungsi Banjir di Kabupaten Bandung Rawan Terpapar Corona

Pengungsi Banjir di Kabupaten Bandung Rawan Terpapar Corona

Regional
Tawuran Dua Kelompok Pelajar di Karawang, Satu Korban Luka Berat Akibat Dibacok

Tawuran Dua Kelompok Pelajar di Karawang, Satu Korban Luka Berat Akibat Dibacok

Regional
Pulang dari Solo, Seorang Santri di Kendal Positif Covid-19

Pulang dari Solo, Seorang Santri di Kendal Positif Covid-19

Regional
Nekat Pulang dari Sawah Saat Hujan Deras, Petani di Sumedang Tewas Tersambar Petir

Nekat Pulang dari Sawah Saat Hujan Deras, Petani di Sumedang Tewas Tersambar Petir

Regional
Tanah 1 Hektar Hibah dari Pengusaha Tasikmalaya Mampu Tampung 1.000 Makam Korban Corona

Tanah 1 Hektar Hibah dari Pengusaha Tasikmalaya Mampu Tampung 1.000 Makam Korban Corona

Regional
Kronologi Terbongkarnya Praktik Aborsi Bidan di Sebuah Hotel di Surabaya

Kronologi Terbongkarnya Praktik Aborsi Bidan di Sebuah Hotel di Surabaya

Regional
Tebing Longsor Timbun Jalan Sumedang-Subang, Akses Jalur Provinsi Lumpuh

Tebing Longsor Timbun Jalan Sumedang-Subang, Akses Jalur Provinsi Lumpuh

Regional
Di Tulungagung, Pasien Positif Covid-19 Bertambah 5 Orang, Salah Satunya Calon Petugas Haji

Di Tulungagung, Pasien Positif Covid-19 Bertambah 5 Orang, Salah Satunya Calon Petugas Haji

Regional
'Social Distancing' Tak Efektif, Ridwan Kamil Akan Terapkan Jam Malam

"Social Distancing" Tak Efektif, Ridwan Kamil Akan Terapkan Jam Malam

Regional
Pengusaha Tasikmalaya Hibahkan Lahan 1 Hektar untuk Makam Korban Corona

Pengusaha Tasikmalaya Hibahkan Lahan 1 Hektar untuk Makam Korban Corona

Regional
Seorang Polisi di Gunungkidul Positif Terjangkit Covid-19

Seorang Polisi di Gunungkidul Positif Terjangkit Covid-19

Regional
Panglima TNI Kirim KRI untuk Jemput TKI yang Akan Pulang ke Indonesia

Panglima TNI Kirim KRI untuk Jemput TKI yang Akan Pulang ke Indonesia

Regional
Jelang PSBB, Pengawasan Akses Masuk Kota Malang Diperketat

Jelang PSBB, Pengawasan Akses Masuk Kota Malang Diperketat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X