Ridwan Kamil Kaji Ulang Izin Pembangunan Waterboom di Sesar Lembang

Kompas.com - 20/02/2020, 20:24 WIB
Sebidang tanah seluas 20 hektare di atas Sesar Lembang di Desa Pagerwangi, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, akan dijadikan lokasi wisata baru berupa taman bermain air alias waterboom. KOMPAS.COM/PUTRA PRIMA PERDANASebidang tanah seluas 20 hektare di atas Sesar Lembang di Desa Pagerwangi, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, akan dijadikan lokasi wisata baru berupa taman bermain air alias waterboom.

BANDUNG, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil tengah mengkaji izin dan tata ruang pembangunan waterboom di kawasan sesar Lembang, Desa Pagerwangi, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.

Pria yang akrab disapa Emil ini telah menerjunkan tim dari Dinas Bina Marga untuk mengecek kondisi di lokasi saat ini.

"Sedang dievaluasi, itu yang kita tugaskan ke Pak Koswara (Kadis Bina Marga). Nah Pak Koswara belum laporan lagi ke saya," kata Emil di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kamis (20/2/2020).

Baca juga: Pemprov Jabar Diminta Kaji Ulang Izin Wisata di Sesar Lembang karena Berbahaya

Selama masa pengecekan, kata Emil, tak boleh ada aktivitas apapun sebelum hasil kajian dipublikasikan.

"Di lapangan juga kan belum ada pembangunannya. Kalau ada aktivitas itu melanggar. Karena IMB-nya belum ada," tambahnya.

Emil menjelaskan, rekomendasi proyek waterboom itu dikeluarkan pada tahun 2018 awal sebelum dia menjabat.

"Kan sudah jelas rekomendasi itu lahirnya tahun 2018 awal. Kalau terjadi dinamika kita kan harus adil, apakah pertimbangan yang dikeluarkan oleh pemerintah ditahan dulu, ada hal yang kurang pas atau tidak," jelasnya.

Baca juga: Berbahaya, Rencana Pembangunan Waterboom di Atas Sesar Lembang Bandung

Diberitakan sebelumnya, Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Dedi Mulyadi mendesak kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk mengevaluasi izin-izin pengelolaan wisata di sekitar Sesar Lembang atau Patahan Lembang, termasuk rencana pembangunan waterboom Noah's Park.

Dedi mengatakan, evaluasi izin harus dilakukan lantaran di balik keindahan Sesar Lembang tersembunyi potensi bencana berupa gempa.

"Kalau dari sisi aspek lingkungan bahwa itu memiliki potensi terjadinya bencana disebabkan pembangunan yang tata letaknya di garis sesar Lembang, Pemerintah Provinsi Jawa Barat harus berani mengevaluasi izin Pemerintah Provinsi Jawa Barat," kata Dedi lewat sambungan telepon, Rabu (19/2/2020).

 

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diduga Salah Tembak, 2 Petani di Poso Tewas Saat Panen Kopi, Ini Penjelasan Polisi

Diduga Salah Tembak, 2 Petani di Poso Tewas Saat Panen Kopi, Ini Penjelasan Polisi

Regional
50.000 Ribu Butir Obat Batuk Disalahgunakan untuk Mabuk

50.000 Ribu Butir Obat Batuk Disalahgunakan untuk Mabuk

Regional
Ibu Hamil 9 Bulan yang Ditinggal dan Bergantung Tetangga: 'Tolong Jangan Cari Suami Saya'

Ibu Hamil 9 Bulan yang Ditinggal dan Bergantung Tetangga: "Tolong Jangan Cari Suami Saya"

Regional
Ingin Awet Muda dan Cepat Kaya, Oknum Karyawan Tambang Nekat Curi Celana Dalam, Ini Ceritanya

Ingin Awet Muda dan Cepat Kaya, Oknum Karyawan Tambang Nekat Curi Celana Dalam, Ini Ceritanya

Regional
Saat Polisi Kaget Dipergoki Rekan Seprofesinya, Ketahuan Isap Sabu-sabu

Saat Polisi Kaget Dipergoki Rekan Seprofesinya, Ketahuan Isap Sabu-sabu

Regional
Kadis Pariwisata NTB: Konsep New Normal, Hotel Harus Siapkan Klinik

Kadis Pariwisata NTB: Konsep New Normal, Hotel Harus Siapkan Klinik

Regional
Warga Pasuruan Tewas Dilempar Bom Ikan, Pelaku Diduga Masuk dari Jendela

Warga Pasuruan Tewas Dilempar Bom Ikan, Pelaku Diduga Masuk dari Jendela

Regional
Keluarga Ambil Paksa Jenazah Pasien Positif Covid-19 dari Rumah Sakit di Surabaya

Keluarga Ambil Paksa Jenazah Pasien Positif Covid-19 dari Rumah Sakit di Surabaya

Regional
Pasien Covid-19 Tertua dan Bocah 3 Tahun di Sorong Dinyatakan Sembuh

Pasien Covid-19 Tertua dan Bocah 3 Tahun di Sorong Dinyatakan Sembuh

Regional
Penularan Covid-19 Disoroti Presiden Jokowi, Pemprov Kalsel: Kasus Turun di Akhir Juli

Penularan Covid-19 Disoroti Presiden Jokowi, Pemprov Kalsel: Kasus Turun di Akhir Juli

Regional
Berpacaran dengan Orang yang Sama, 3 Oknum TNI Aniaya Pelajar SMA di Depan Rumah si Gadis

Berpacaran dengan Orang yang Sama, 3 Oknum TNI Aniaya Pelajar SMA di Depan Rumah si Gadis

Regional
519 Pasien Covid-19 di Surabaya Sembuh Dalam 5 Hari, Ini Rahasia Risma

519 Pasien Covid-19 di Surabaya Sembuh Dalam 5 Hari, Ini Rahasia Risma

Regional
Viral, Nenek 67 Tahun di Minahasa Menolak BLT, Alasannya Bikin Terharu

Viral, Nenek 67 Tahun di Minahasa Menolak BLT, Alasannya Bikin Terharu

Regional
Filosofi dan Janji Ridwan Kamil Soal Pandemi di Balik Sebuah Rompi..

Filosofi dan Janji Ridwan Kamil Soal Pandemi di Balik Sebuah Rompi..

Regional
Dalam Waktu 3 Hari, 2 Jenazah PDP di Makassar Diambil Paksa Keluarga, Ini Fakta Lengkapnya

Dalam Waktu 3 Hari, 2 Jenazah PDP di Makassar Diambil Paksa Keluarga, Ini Fakta Lengkapnya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X