Tebing 8 Meter Longsor hingga Tutup Jalan di Cianjur, Satu Warga Jadi Korban

Kompas.com - 20/02/2020, 20:04 WIB
Tebing longsor di Cianjur Jawa Barat sempat menutup akses jalan di Kampung Tangkil dan mengakibatkan seorang pejalan kaki terluka akibat tertimpa pohon IstimewaTebing longsor di Cianjur Jawa Barat sempat menutup akses jalan di Kampung Tangkil dan mengakibatkan seorang pejalan kaki terluka akibat tertimpa pohon

CIANJUR, KOMPAS.com – Tebing setinggi delapan meter di Kampung Tangkil Kaler RT 003/001, Desa Babakankaret, Kecamatan/Kabupaten Cianjur, Jawa Barat longsor, Kamis (20/2/2020) petang.

Akibatnya, ruas jalan desa tertutup material longsor, dan seorang warga yang kebetulan melintas saat kejadian terluka akibat tertimpa pohon yang ikut tergerus longsoran.

Korban lalu dilarikan ke instalasi gawat darurat RSUD Sayang Cianjur untuk mendapatkan penanganan medis.

“Mengalami luka ringan. Lecet di kedua tangannya. Tidak ada luka dalam. Sekarang sudah diperbolehkan pulang untuk menjalani rawat jalan,” kata Kapolsek Cianjur Kota, Kompol Iskandar, Kamis.

Baca juga: Tebing Longsor di Sukabumi, 5 Kepala Keluarga Diungsikan 

Jajarannya langsung menerjunkan personel ke lokasi untuk membantu pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah  (BPBD) membersihkan badan jalan dari material longsor.

“Akses jalan dari kedua arah sempat tertutup. Namun, sudah bisa kembali dilalui kendaraan,” ucapnya.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara Sekretaris Kabupaten Cianjur Mokhammad Irfan Sofyan mengatakan, peristiwa tebing longsor setinggi delapan meter dengan lebar 10 meter itu dipicu tingginya intensitas hujan di wilayah tersebut.

“Proses pembersihan badan jalan dari material longsor melibatkan alat berat, termasuk kendaraan damkar dan mobil tangki air untuk menyemprot tanah dan lumpur,” kata dia.

 Baca juga: Tragedi Tembok Rumah Ambrol Dini Hari di Ciawi, Satu Keluarga Tewas Tertimbun

Saat ini, akses jalan yang sempat tertutup material longsor sudah bisa dilalui kendaraan roda dua maupun mobil dari kedua arah.

Namun, pihaknya mengingatkan masyarakat dan pengguna jalan untuk tetap waspada mengingat potensi longsor susulan masih ada.

"Kondisinya masih labil ditambah curah hujan juga sekarang sedang tinggi. Waspada dan senantiasa berhati-hati,” ucapnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Regional
Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Regional
Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Regional
Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Regional
Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Regional
Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Regional
Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Regional
Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Regional
Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Regional
Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tangsel, Wapres Minta Walkot Benyamin Lakukan 3 Hal Ini

Tinjau Vaksinasi di Tangsel, Wapres Minta Walkot Benyamin Lakukan 3 Hal Ini

Regional
Lewat DD Farm, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Korban PHK

Lewat DD Farm, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Korban PHK

Regional
Pemkab Ponorogo Berkolaborasi dengan Kemensos untuk Atasi Masalah Disabilitas Intelektual

Pemkab Ponorogo Berkolaborasi dengan Kemensos untuk Atasi Masalah Disabilitas Intelektual

Regional
Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Regional
Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X