Kompas.com - 20/02/2020, 18:42 WIB
Sekretaris DPD PDIP Jateng, Bambang Kusriyanto KOMPAS.com/DIAN ADE PERMANASekretaris DPD PDIP Jateng, Bambang Kusriyanto

UNGARAN, KOMPAS.com - Nasib Gibran Rakabuming Raka di Pilkada Solo akan ditentukan pada Maret 2020.

Hal ini karena Solo tidak masuk dalam periode pertama pengumuman rekomendasi dari DPP PDIP.

Putra Presiden Joko Widodo tersebut saat ini bersaing dengan Achmad Purnomo untuk mendapatkan rekomendasi untuk maju di Pilkada Solo 2020.

Menurut Sekretaris DPD PDIP Jawa Tengah, Bambang Kusriyanto, pada periode pertama hanya 12 daerah yang diumumkan.

"Periode pertama pengumuman, ada 12 daerah yang pasangan calon untuk Pilkada 2020 diumumkan. Periode selanjutnya pada awal Maret dan yang terakhir 23 Maret, termasuk yang Solo," jelasnya, usai reses di Ritz Cafe Bandungan, Kabupaten Semarang, Rabu (19/2/2020) malam.

Baca juga: Hasto Sebut Calon Wali Kota Solo Telah Siap, Gibran Optimistis dan Achmad Enggan Pesimistis

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Bambang mengungkapkan, awalnya di Jateng hanya ada delapan daerah yang akan diumumkan pada periode pertama.

Namun setelah melihat perkembangan dan kesiapan daerah, ada empat daerah yang disusulkan yakni, Blora, Purbalingga, Kebumen, dan Kabupaten Semarang.

"Untuk daerah yang sudah diumumkan, segera konsolidasi dan sosialisasi. Kita dari PDIP sangat siap menghadapi Pilkada 2020 serentak di 21 daerah," kata Bambang.

Ketua DPRD Jawa Tengah ini menegaskan, 12 daerah yang diumumkan pada periode pertama wajib meraih kemenangan di pilkada.

"Itu hukumnya wajib menang. Kita total menargetkan kemenangan minimal di 14 daerah dari 21 daerah yang menyelenggarakan pilkada," ungkapnya.

Baca juga: Sekjen PDI-P Sebut Tren Elektabilitas Gibran dan Bobby Meningkat
Bambang juga mewanti-wanti agar seluruh struktural partai dan organisasi sayap satu komando dalam pemenangan calon yang diusung PDIP. Bahkan, DPD PDIP Jateng telah menyiapkan sanksi pemecatan untuk kader yang mbalelo.

"Jika ada kader yang kecewa tak dapat rekomendasi lalu pindah ke partai lain, otomatis dipecat karena dia pasti sdh punya KTA partai lain," ungkapnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Putus Mata Rantai Penularan Covid-19, Bupati Jekek: Harus Ada Kebijakan Terintegrasi

Putus Mata Rantai Penularan Covid-19, Bupati Jekek: Harus Ada Kebijakan Terintegrasi

Regional
Antisipasi Penyebaran Hoaks, Pemprov Papua Perkuat Peran Bakohumas

Antisipasi Penyebaran Hoaks, Pemprov Papua Perkuat Peran Bakohumas

Regional
Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Regional
Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Regional
BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

Berita Foto
Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Regional
Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Regional
Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Regional
Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Regional
Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X