Diduga Berbuat Mesum, Pria asal Portugal di Lhokseumawe Ditangkap

Kompas.com - 20/02/2020, 17:51 WIB
Ilustrasi pasangan mesum KOMPAS.com/ JunaediIlustrasi pasangan mesum

LHOKSEUMAWE, KOMPAS.com – J (41), warga negara Portugal ditangkap warga di sebuah rumah janda Desa Cut Mamplam, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe, Rabu (19/2/2020) malam.

Dia ditangkap karena diduga berbuat mesum dengan seorang wanita berinisial Y (31) di rumah wanita tersebut.

Baca juga: Pria Ini Sewakan Kamar Indekos untuk Pasangan Mesum

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah Kota Lhokseumawe M Irsyadi menjelaskan, penangkapan itu karena warga menduga pasangan non muhrim itu berbuat mesum.

Bahkan warga menyatakan keduanya sudah berhubungan intim.

“Warga Portugal itu bekerja di salah satu perusahaan di Lhokseumawe. Dia nginap di Hotel Rajawali. Menurut warga, keduanya sudah pernah diingatkan agar jangan berdua-duaan di rumah tersebut. Karena belum menjadi muhrim atau pasangan suami dan istri,” kata Irsyadi kepada wartawan, Kamis (20/2/2020).

Namun, keduanya tidak mengindahkan peringatan itu. Sehingga, warga menangkap keduanya.

Baca juga: 61 Pasangan Mesum di Kos Digerebek, Ada yang Bugil dan Sembunyi di Toilet

Setelah ditangkap, keduanya diserahkan ke polisi syariah (wilayatul hisbah).

“Karena ini terkait orang asing, dan mempertimbangkan keamanan, maka kita serahkan si pria ke Polres Lhokseumawe. Semalam itu ramai sekali orang datang ke kantor saya. Maka demi menghindari hal-hal yang tak diinginkan prianya kita serahkan ke Mapolres,” katanya.

Sedangkan sang wanita, masih di kantor polisi syariah. Menurut Irsyadi, si wanita membantah telah berhubungan intim.

“Dia mengaku kenal, sejenis pacarana begitu. Namun untuk hubungan intim, wanitanya mengaku belum sampai ke sana. Hanya berpelukan dan ciuman saja,” pungkasnya.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BIN Gelar Rapid Test Massal di Kawasan Zona Merah Surabaya, 153 Orang Reaktif

BIN Gelar Rapid Test Massal di Kawasan Zona Merah Surabaya, 153 Orang Reaktif

Regional
Pasien Positif Covid-19 di Sulut Bertambah 17, Terbanyak dari Klaster Pasar Pinasungkulan Manado

Pasien Positif Covid-19 di Sulut Bertambah 17, Terbanyak dari Klaster Pasar Pinasungkulan Manado

Regional
Pilkada Diundur, Bakal Cagub Sumbar Siapkan Dana Ekstra sampai Rp 50 Miliar

Pilkada Diundur, Bakal Cagub Sumbar Siapkan Dana Ekstra sampai Rp 50 Miliar

Regional
Pemprov Sulsel Klaim 12 Kabupaten Sudah Aman dari Covid-19

Pemprov Sulsel Klaim 12 Kabupaten Sudah Aman dari Covid-19

Regional
Honda Jazz Remuk Tertabrak Kereta di Grobogan, Terseret 30 Meter lalu Jatuh ke Sawah

Honda Jazz Remuk Tertabrak Kereta di Grobogan, Terseret 30 Meter lalu Jatuh ke Sawah

Regional
Fakta Ayah Setubuhi 2 Anak Tiri hingga Hamil, Terungkap Saat Diinterogasi Keluarga hingga Pelaku Diamuk Warga

Fakta Ayah Setubuhi 2 Anak Tiri hingga Hamil, Terungkap Saat Diinterogasi Keluarga hingga Pelaku Diamuk Warga

Regional
Pada 31 Mei, Maluku Tak Ada Kasus Positif Corona Baru

Pada 31 Mei, Maluku Tak Ada Kasus Positif Corona Baru

Regional
Pemkot Banjarmasin Putuskan Tak Perpanjang PSBB

Pemkot Banjarmasin Putuskan Tak Perpanjang PSBB

Regional
Penjagaan Ketat Perbatasan yang Didukung Warga, Kunci Lebong Nihil Covid-19

Penjagaan Ketat Perbatasan yang Didukung Warga, Kunci Lebong Nihil Covid-19

Regional
Empat Wilayah di Sumsel Bersiap 'New Normal', Palembang Tak Masuk

Empat Wilayah di Sumsel Bersiap "New Normal", Palembang Tak Masuk

Regional
Petugas Berpakaian APD Diusir dan Nyaris Diamuk Warga, Pejabat Desa: Keluarga Keberatan dan Kurang Nyaman

Petugas Berpakaian APD Diusir dan Nyaris Diamuk Warga, Pejabat Desa: Keluarga Keberatan dan Kurang Nyaman

Regional
Kawasan Wisata Lombok Barat Tutup, Ratusan Kendaraan hendak Berkunjung Dipaksa Putar Balik

Kawasan Wisata Lombok Barat Tutup, Ratusan Kendaraan hendak Berkunjung Dipaksa Putar Balik

Regional
Usai Periksa Pasien Covid-19, Perawat Diancam hingga Trauma, Ganjar: Jangan Aneh-aneh, Kita Lagi Kondisi Sulit

Usai Periksa Pasien Covid-19, Perawat Diancam hingga Trauma, Ganjar: Jangan Aneh-aneh, Kita Lagi Kondisi Sulit

Regional
Dari 62 Kasus Positif Covid-19 di Sukabumi, 59 Pasien dari Klaster Institusi Negara

Dari 62 Kasus Positif Covid-19 di Sukabumi, 59 Pasien dari Klaster Institusi Negara

Regional
3 Warga Ngada NTT Tewas Keracunan Belerang Saat Bakar Sarang Lebah

3 Warga Ngada NTT Tewas Keracunan Belerang Saat Bakar Sarang Lebah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X