"Kalau Berani Daftar Sekolah, Sudah Siap Menyeberangi Kali Wae Lengger dan Berjalan Kaki 3 Km"

Kompas.com - 20/02/2020, 17:16 WIB
Foto : Siswa-siswi SDK Menggol asal Kampung Melo dan Redang Desa Melo, Kecamatan Poco Ranaka, Kabupaten Manggarai Timur, NTT menyebrangi kali Wae Lenger saat pulang sekolah, Rabu (19//2020). KOMPAS.COM/NANSIANUS TARISFoto : Siswa-siswi SDK Menggol asal Kampung Melo dan Redang Desa Melo, Kecamatan Poco Ranaka, Kabupaten Manggarai Timur, NTT menyebrangi kali Wae Lenger saat pulang sekolah, Rabu (19//2020).

BORONG, KOMPAS.com - Siswa-siswi Sekolah Dasar Katolik (SDK) Menggol, Desa Melo, Kecamatan Poco Ranaka, Kabupaten Manggarai Timur, harus menyeberangi sungai dan berjalan kaki sekitar tiga kilometer menuju sekolah.

Siswa dan siswi itu harus menyeberangi Kali Wae Lengger yang memisahkan Kampung Melo dan SDK Menggol.

Tak ada jembatan yang membentang di atas kali yang memiliki luas belasan meter itu. Padahal, air kali itu cukup deras di musim kemarau dan musim hujan.

Tak ada pilihan lain bagi siswa sekolah itu, arus deras harus diterobos demi pendidikan, meski berbahaya.

Baca juga: Tingginya Angka Kemiskinan dan Stunting di NTB Menjadi Perhatian Wapres

Evaltus Brein, siswa kelas 6 SDK Menggol, menceritakan perjalanannya enam tahun menyeberangi kali dan berjalan tiga kilometer demi pendidikan.

"Pokoknya, berani sudah daftar kelas 1, berarti siap sudah untuk pergi sekolah lewat kali Wae Lenger dan jalan kaki dari rumah. Kan tidak ada jalur lain menuju sekolah. Kami semua, dari siswa kelas 1 hingga 6 dan juga harus menyeberang kali saat ke sekolah," kata Brein kepada Kompas.com di lokasi, Rabu (17/2/2020).

Brein menceritakan arus Kali Wae Lengger tak terlalu deras saat musim kemarau. Para siswa bisa menyeberang sendiri tanpa bantuan orangtua dan guru.

Tapi, hal itu tak berlaku saat musim hujan. Mereka butuh uluran tangan orangtua dan guru untuk menyeberangi arus deras Kali Wae Lengger.

"Kalau musim hujan begini, pas pulang sekolah, ada memang orangtua kami sudah siap di sebelah kali untuk bantu nyebrang. Kadang juga guru-guru bantu kami," ungkap Brein.

Baca juga: 20 Kali Gagal Tanam Ganja untuk Konsumsi Pribadi, Pelaku: Giliran Tumbuh Gue Ketangkep

Brein mengaku rintangan itu tak meruntuhkan semangat para siswa SDK Menggol untuk menuntut ilmu. Mereka justru semakin tekun belajar.

Halaman:
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cegah Penularan Virus Corona, Bupati Bogor Minta Jakarta Dilockdown

Cegah Penularan Virus Corona, Bupati Bogor Minta Jakarta Dilockdown

Regional
Kisah Haru Perawat Positif Covid-19: Anak Sering Tanya Mama Kapan Pulang?

Kisah Haru Perawat Positif Covid-19: Anak Sering Tanya Mama Kapan Pulang?

Regional
Wali Kota Tegal: Saya Ajak Gubernur, Wali Kota, Isolasi Daerah Masing-masing Sebelum Menyesal

Wali Kota Tegal: Saya Ajak Gubernur, Wali Kota, Isolasi Daerah Masing-masing Sebelum Menyesal

Regional
Bupati Tolitoli Tutup Seluruh Akses Keluar Masuk ke Wilayahnya Cegah Penyebaran Corona

Bupati Tolitoli Tutup Seluruh Akses Keluar Masuk ke Wilayahnya Cegah Penyebaran Corona

Regional
Kronologi Mahasiswa Serang dan Caci Maki Polisi Saat Sedang Sosialisasi Pencegahan Corona

Kronologi Mahasiswa Serang dan Caci Maki Polisi Saat Sedang Sosialisasi Pencegahan Corona

Regional
1 Pasien Positif Covid-19 di Balikpapan Meninggal, Berasal dari Klaster Ijtima Ulama Dunia

1 Pasien Positif Covid-19 di Balikpapan Meninggal, Berasal dari Klaster Ijtima Ulama Dunia

Regional
Cegah Masuknya Virus Corona, Pemkab Tolitoli Tutup Jalur Masuk Wilayah Itu

Cegah Masuknya Virus Corona, Pemkab Tolitoli Tutup Jalur Masuk Wilayah Itu

Regional
Peta Sebaran Covid-19 di Denpasar Dibuka, 91 ODP di 33 Kelurahan, 2 Kasus Positif Corona

Peta Sebaran Covid-19 di Denpasar Dibuka, 91 ODP di 33 Kelurahan, 2 Kasus Positif Corona

Regional
Seluruh ODP Corona di Lhokseumawe Diberi Biaya Hidup Rp 200.000 Per Hari

Seluruh ODP Corona di Lhokseumawe Diberi Biaya Hidup Rp 200.000 Per Hari

Regional
'Social Distancing' Tak Efektif, Jabar Buka Opsi 'Lockdown' Zona Merah Covid-19

"Social Distancing" Tak Efektif, Jabar Buka Opsi "Lockdown" Zona Merah Covid-19

Regional
Warga Solo Ciptakan Portal Disinfektan Khusus Driver Ojek Online

Warga Solo Ciptakan Portal Disinfektan Khusus Driver Ojek Online

Regional
Juru Bicara Gugus Penanganan Covid-19 Kabupaten Kediri Positif Terjangkit Corona

Juru Bicara Gugus Penanganan Covid-19 Kabupaten Kediri Positif Terjangkit Corona

Regional
Dua Warga Magetan yang Positif Corona dan Meninggal ikut Seminar di Bogor

Dua Warga Magetan yang Positif Corona dan Meninggal ikut Seminar di Bogor

Regional
Diduga Sebarkan Hoaks tentang Corona, Oknum Polwan Polda Maluku Dilaporkan ke Polisi

Diduga Sebarkan Hoaks tentang Corona, Oknum Polwan Polda Maluku Dilaporkan ke Polisi

Regional
2 Pasien Positif Covid-19 di Kabupaten Bogor Sembuh Setelah Jalani Isolasi

2 Pasien Positif Covid-19 di Kabupaten Bogor Sembuh Setelah Jalani Isolasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X