Unpad Gelar Kuliah Online untuk Mahasiswa China yang Terhambat ke Indonesia Akibat Virus Corona

Kompas.com - 20/02/2020, 15:31 WIB
Seorang dosen Unpad tengah mengajar. Studi tersebut dilakukan pula secara streaming untuk diikuti mahasiswa asal China yang belum bisa ke Indonesia karena travel warning yang dikeluarkan akibat virus corona. Dok UNPADSeorang dosen Unpad tengah mengajar. Studi tersebut dilakukan pula secara streaming untuk diikuti mahasiswa asal China yang belum bisa ke Indonesia karena travel warning yang dikeluarkan akibat virus corona.

BANDUNG, KOMPAS.com - Program studi Sastra Indonesia Universitas Padjadjaran menggelar kuliah streaming untuk mahasiswa asing asal China, mulai Selasa (18/2/2020).

Hal ini dilakukan menyusul pemberlakuan larangan masuk turis asal China ke Indonesia sebagai respons atas wabah virus Corona yang terjadi di negara tersebut.

“Kebijakan ini berdampak pada terhambatnya mahasiswa asing asal China untuk kembali berkuliah ke Unpad. Padahal, mahasiswa Unpad mulai kuliah semester genap Senin (17/2/2020),” ujar Ketua prodi Sastra Indonesia Unpad Lina Meilinawati saat dihubungi Rabu Kamis (20/2/2020).

Baca juga: Tak Punya Laptop dan Internet Cepat, Mahasiswi yang Dievakuasi dari China Sulit Kuliah Online

Lina menjelaskan, sebanyak 72 mahasiswa asal China mengikuti program Full Degree di program Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) prodi Sastra Indonesia Fakultas Ilmu Budaya.

Program berlangsung selama 1 tahun, sejak September 2019. Saat libur perkuliahan, ada 23 orang yang pulang ke China. Saat ini, mereka masih tertahan tidak bisa keluar dari negaranya.

Baca juga: Belum Tahu Kapan Kembali ke Hubei, Mahasiswi Kedokteran Ikuti Kuliah Online Sambil Jaga Toko Kelontong

 

Kuliah streaming

Karena itu, prodi berinisiatif menggelar kuliah streaming yang dapat diikuti mahasiswa di China. Seluruh mahasiswa asing Unpad yang berada di China pun bergabung mengikuti kuliah ini.

“Kuliah dibagi ke dalam 2 kelas, yaitu kelas prodi Bahasa dan Budaya Indonesia serta kelas prodi Mandarin,” tuturnya.

Kuliah daring tersebut berisi materi perkuliahan yang diikuti mahasiswa. Total ada 10 mata kuliah yang diberikan pada 2 kelas tersebut. Satu mata kuliah bernilai 3 SKS.

Baca juga: Remas Payudara Remaja Putri Lagi Joging, Mahasiswa Ini Diburu Polisi

Lina mengungkapkan, kuliah ini direspons baik mahasiswa. Mahasiswa mendapatkan materi perkuliahan dari Unpad meskipun ada di China. Program kuliah streaming ini akan terus dilakukan hingga kebijakan larangan tersebut berakhir.

Selain fasilitasi perkuliahan daring, mahasiswa akan mendapatkan materi berupa modul digital sehingga bisa dibaca di sana.

“Mereka juga diperbolehkan mengumpulkan tugas melalui e-mail,” tuturnya.

Baca juga: Kisah Pilot Batik Air Penjemput WNI dari Wuhan, Sudah 3 Kali Jalani Misi Kemanusiaan

 

Kepulangan mahasiswa Unpad yang belajar di China

Kepala Kantor Internasional Unpad Ronny menjelaskan, dinamika global ini berdampak pada terhambatnya aktivitas pembelajaran mahasiswa China di Unpad.

Pihaknya meminta prodi tempat mahasiswa belajar tetap memfasilitasi proses akademiknya, baik lewat tugas, e-learning, ataupun kuliah daring.

“Semua kebutuhan dan pemenuhan target akademis akan dibicarakan secara strategis di dalam rapat prodi, memfasilitasi mereka tanpa memberatkan,” imbuhnya.

Baca juga: Alami Demam usai Liburan ke China, 1 Pekerja Asing di Bengkulu Diobservasi

Tidak hanya memfasilitasi mahasiswa China, Unpad memfasilitasi proses kepulangan para mahasiswa Unpad yang sedang menjalani program pertukaran pelajar di China.

“Untuk kita bisa mendapatkan kepastian dan ketenangan, kita panggil pulang dan fasilitasi kepulangannya melalui dukungan dan komunikasi dengan pihak terkait,” tutupnya.

Baca juga: Ridwan Kamil Kirim 10.600 Masker ke Hong Kong dan China, Dana dari Operasional Pribadi

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Regional
Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Regional
Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Regional
BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

Regional
Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Regional
Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Regional
Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Regional
Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Regional
Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Regional
KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

Regional
Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Regional
Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Regional
Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Regional
Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Regional
Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.