Benda Diduga Bom Diledakkan, Polisi Imbau Warga Brebes Tak Perlu Panik

Kompas.com - 20/02/2020, 13:17 WIB
Tim Gegana Brimob Pekalongan bersiap menjinakan benda yang diduga bom di Pantura Brebes Jawa Tengah, Kamis (20/2/2020) KOMPAS.com/Tresno SetiadiTim Gegana Brimob Pekalongan bersiap menjinakan benda yang diduga bom di Pantura Brebes Jawa Tengah, Kamis (20/2/2020)

BREBES, KOMPAS.com -Tim Gegana Brimob Pekalongan masih menyelidiki teror bom di Pantura, Brebes, Jawa Tengah, Kamis (20/2/2020).

"Kami masih menunggu hasilnya, masih diproses sama Brimob. Kami masih menunggu hasilnya. Apakah benar bom atau bukan," kata Wakapolres Brebes Kompol M Faisal Perdana, saat dihubungi Kompas.com melalui sambungan telepon, Kamis (20/2/2020).

Baca juga: Penemuan Benda Diduga Bom Gegerkan Warga Brebes

Faisal meminta warga Brebes agar tak perlu panik dengan kejadian itu.

"Kami minta masyarakat tetap tenang. Situasi masih kondusif," imbau Faisal.

Sebelumnya diberitakan, warga yang melintas di Jalur Pantura, Brebes, Jawa Tengah digemparkan dengan penemuan benda yang diduga bom rakitan.

Benda yang diduga bom itu berbentuk kotak yang terbagi atas tiga bagian dan diplester jadi satu. Di kotak tersebut terdapat kabel.

Benda itu ditemukan warga di gerbang masuk sebuah diler sepeda motor, di Jalan Gajah Mada 31, Kelurahan Limbangan Kulon, Kabupaten Brebes, pada Kamis sekitar 08.00 WIB.

Baca juga: Benda Diduga Bom di Brebes Diledakkan Tim Gegana, Material Diperiksa

Kasubag Humas Polres Brebes, AKP Suraedi mengungkapkan, Tim Gegana Brimob Pekalongan yang tiba sekitar pukul 10.00 WIB datang memeriksa.

Benda diduga bom telah dimusnahkan dengan cara diledakan sekitar pukul 10.30 WIB.

Setelah diledakan, serpihan benda tersebut kemudian dibawa tim Gegana untuk penyelidikan di Pantai Randusanga Brebes.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi dan TNI Akan Dampingi dan Awasi 'New Normal' di Jabar Selama 14 Hari

Polisi dan TNI Akan Dampingi dan Awasi "New Normal" di Jabar Selama 14 Hari

Regional
2 Balita Tewas Terbakar di Dalam Mobil Tetangga, Pemilik Halalbihalal, Orangtua Bekerja

2 Balita Tewas Terbakar di Dalam Mobil Tetangga, Pemilik Halalbihalal, Orangtua Bekerja

Regional
UPDATE Corona Maluku 27 Mei: 188 Positif, 8 Meninggal, 34 Pasien Sembuh

UPDATE Corona Maluku 27 Mei: 188 Positif, 8 Meninggal, 34 Pasien Sembuh

Regional
Tepergok Istri Saat Perkosa Tetangga, Bapak 2 Anak Ditangkap Polisi

Tepergok Istri Saat Perkosa Tetangga, Bapak 2 Anak Ditangkap Polisi

Regional
UPDATE Corona Kalsel 27 Mei: 703 Pasien Positif, 71 Meninggal, 81 Sembuh

UPDATE Corona Kalsel 27 Mei: 703 Pasien Positif, 71 Meninggal, 81 Sembuh

Regional
Oknum TNI Adu Jotos dan Tembak Warga Sipil di Nunukan

Oknum TNI Adu Jotos dan Tembak Warga Sipil di Nunukan

Regional
'Genting Berjatuhan, Saya Mengangkat Lemari Kayu Demi Menyelamatkan Ayah'

"Genting Berjatuhan, Saya Mengangkat Lemari Kayu Demi Menyelamatkan Ayah"

Regional
14 Tahun Gempa Yogya, Gotong Royong Jadi Modal untuk Bangkit

14 Tahun Gempa Yogya, Gotong Royong Jadi Modal untuk Bangkit

Regional
Protes Pembagian BLT, Warga di Maluku Tengah Segel Kantor Desa

Protes Pembagian BLT, Warga di Maluku Tengah Segel Kantor Desa

Regional
Dilempar Bom Molotov, Rumah Pegawai Pengadilan Tinggi Tanjung Karang Terbakar

Dilempar Bom Molotov, Rumah Pegawai Pengadilan Tinggi Tanjung Karang Terbakar

Regional
Pembuat Petasan Tewas Kena Ledakan Mercon, Dua Anak Terluka

Pembuat Petasan Tewas Kena Ledakan Mercon, Dua Anak Terluka

Regional
Update Covid-19 Papua: Total 652 Kasus Positif, 800 Sampel Antre Diperiksa di Lab

Update Covid-19 Papua: Total 652 Kasus Positif, 800 Sampel Antre Diperiksa di Lab

Regional
Tersesat di Permukiman, Ambulans Pasien Covid-19 Diamuk Massa, Ini Kronologinya

Tersesat di Permukiman, Ambulans Pasien Covid-19 Diamuk Massa, Ini Kronologinya

Regional
Soal 'New Normal', Wali Kota Banjarmasin Tunggu Keputusan Pemerintah Pusat

Soal "New Normal", Wali Kota Banjarmasin Tunggu Keputusan Pemerintah Pusat

Regional
Juru Mudi Perahu yang Terbalik di Ogan Ilir Terancam Dipidana

Juru Mudi Perahu yang Terbalik di Ogan Ilir Terancam Dipidana

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X