Honorer Pemkab Mojokerto Terjaring Razia Lagi Berduaan dengan Perempuan di Bawah Umur

Kompas.com - 20/02/2020, 12:21 WIB
Razia rumah kos di wilayah Kota Mojokerto, dilakukan oleh Satpol PP dan BNNK Mojokerto, Jawa Timur, Kamis (20/2/2020). KOMPAS.COM/HANDOUTRazia rumah kos di wilayah Kota Mojokerto, dilakukan oleh Satpol PP dan BNNK Mojokerto, Jawa Timur, Kamis (20/2/2020).

MOJOKERTO, KOMPAS.com - Satpol PP Pemkot Mojokerto, Jawa Timur, menjaring 7 pasangan tanpa dokumen resmi pernikahan yang berada dalam satu kamar indekos, saat menggelar razia indekos, Rabu (19/2/2020).

Kepala Satpol PP Kota Mojokerto, Heryana Dodik Murtono mengungkapkan, pada Rabu, pihaknya bersama tim dari Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Mojokerto, melakukan razia dengan sasaran 5 rumah iindekos di Kota Mojokerto.

Kelima indekos yang menjadi sasaran razia, selama ini ditengarai menjadi tempat mesum, serta tidak mengantongi izin sebagai hunian yang disewakan untuk tempat tinggal.

Menurut Dodik, di Kota Mojokerto terdapat 629 rumah indekos. Sebagian besar indekos tersebut belum mengantongi izin.

Baca juga: 5.700 Personel Siaga Jelang Final Piala Gubernur Jatim, Razia Digelar di Sejumlah Titik

Selain tidak mengantongi izin sebagai hunian yang disewakan, ratusan rumah kos tersebut juga ditengarai sering menjadi tempat perbuatan asusila dan pesta minuman keras.

Dodik mengungkapkan, petugas gabungan dari Satpol PP dan BNNK Mojokerto, saat menggelar razia menjaring 7 pasangan tanpa dokumen pernikahan yang sah.

Salah satu pasangan yang terjaring razia, merupakan sejoli yang masih duduk di bangku sekolah tingkat SMA.

"Kami mengamankan 7 pasangan. Salah satu pasangan masih pelajar, mereka kami amankan karena sedang berduaan di dalam kamar," kata Dodik, saat dihubungi Kompas.com, Kamis (20/2/2020).

Dodik mengatakan, selain sepasang pelajar dari 7 pasangan yang terjaring razia, satu pasangan lagi yang melibatkan seorang anak di bawah umur dengan seorang pegawai Pemkab Mojokerto, juga turut terjaring razia.

Pegawai yang terjaring razia, merupakan honorer yang bertugas di Dinas Komunikasi dan Informasi Pemkab Mojokerto.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Perdik Sulsel Minta Pemerkosa Penyandang Disabilitas Dijerat Pasal Berlapis

Perdik Sulsel Minta Pemerkosa Penyandang Disabilitas Dijerat Pasal Berlapis

Regional
Cemburu Baca Pesan di WhatsApp, Suami Cekik Istri 30 Menit hingga Tewas

Cemburu Baca Pesan di WhatsApp, Suami Cekik Istri 30 Menit hingga Tewas

Regional
Anak Gugat Ibu Kandung, Kuasa Hukum: Tujuannya Bukan Fortuner, tetapi Mendamaikan

Anak Gugat Ibu Kandung, Kuasa Hukum: Tujuannya Bukan Fortuner, tetapi Mendamaikan

Regional
Tekan Lonjakan Kasus Covid-19, Wali Kota Madiun Padamkan Lampu Penerangan Jalan hingga Pagi Hari

Tekan Lonjakan Kasus Covid-19, Wali Kota Madiun Padamkan Lampu Penerangan Jalan hingga Pagi Hari

Regional
Banyumas Tidak Perpanjang PPKM, Dinkes: Belum Ada Kabar Resmi

Banyumas Tidak Perpanjang PPKM, Dinkes: Belum Ada Kabar Resmi

Regional
Baku Tembak dengan Polisi, Seorang Mantan Kepala Desa di Sumsel Tewas

Baku Tembak dengan Polisi, Seorang Mantan Kepala Desa di Sumsel Tewas

Regional
Derita Ibu Digugat Anak Kandung: Kalau Rumah Disita, Saya Mau Tinggal Dimana Lagi

Derita Ibu Digugat Anak Kandung: Kalau Rumah Disita, Saya Mau Tinggal Dimana Lagi

Regional
Jembatan Mataraman Sudah Kembali Tersambung, Bisa Dilalui Kendaraan

Jembatan Mataraman Sudah Kembali Tersambung, Bisa Dilalui Kendaraan

Regional
Air Mata Dewi Menetes Usai Digugat Anak Kandungnya karena Fortuner: Kok Saya Disia-siakan

Air Mata Dewi Menetes Usai Digugat Anak Kandungnya karena Fortuner: Kok Saya Disia-siakan

Regional
'Sakit Pertama Saat Melahirkan, Sakit Kedua Saat Digugat Anak'

"Sakit Pertama Saat Melahirkan, Sakit Kedua Saat Digugat Anak"

Regional
9 Kecamatan di Aceh Tamiang Terendam Banjir

9 Kecamatan di Aceh Tamiang Terendam Banjir

Regional
Seorang Ayah Gantung Diri di Pohon Asam, Diduga Usai Bunuh Putrinya hingga Alami Gangguan Jiwa

Seorang Ayah Gantung Diri di Pohon Asam, Diduga Usai Bunuh Putrinya hingga Alami Gangguan Jiwa

Regional
Anggota DPRD Mempawah Kalbar Segel Ruang Rapat dan Ruang Pimpinan

Anggota DPRD Mempawah Kalbar Segel Ruang Rapat dan Ruang Pimpinan

Regional
Sempat Tertunda, 222 Dosis Vaksin Akhirnya Dikirim ke Pulau Bawean

Sempat Tertunda, 222 Dosis Vaksin Akhirnya Dikirim ke Pulau Bawean

Regional
KPU Tetapkan Olly-Steven sebagai Paslon Terpilih Pilkada Sulut 2020

KPU Tetapkan Olly-Steven sebagai Paslon Terpilih Pilkada Sulut 2020

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X