Hujan Mengguyur Pekalongan, Jalur Pantura Terendam Banjir

Kompas.com - 20/02/2020, 12:02 WIB
Air banjir menggenangi jalur pantura Tirto, Kota Pekalongan Jawa Tengah. Kompas.com/Ari HimawanAir banjir menggenangi jalur pantura Tirto, Kota Pekalongan Jawa Tengah.

PEKALONGAN, KOMPAS.com - Hujan deras yang mengguyur wilayah Kota Pekalongan, sejak Rabu (19/2/2020) hingga Kamis (20/2/2020) pagi, merendam jalur pantura di Kelurahan Tirto, Kota Pekalongan sepanjang 500 meter.

Ketinggian air di jalur pantura rata-rata 50 cm yang membuat arus lalu lintas terganggu.

Sejumlah aparat kepolisian dari Polres Pekalongan Kota terpantau mengatur arus lalu lintas yang tersendat.

Dari pantauan Kompas.com di lokasi, kendaraan yang melintas di jalur pantura hanya mampu melaju dengan kecepatan 10 km per jam.

"Kita amankan jalur pantura dari arah Semarang ke Jakarta agar lancar," kata AKP Parmono Kapolsek Pekalongan Barat, di lokasi, Kamis.

Baca juga: Banjir di Pekalongan, Seorang Warga Tewas, 818 Orang Mengungsi

Antrian kendaraan tidak membuat jalur pantura macet karena banyaknya petugas.

Parnomo mengimbau agar pengguna jalan berhati-hati karena jalur pantura mulai rusak.

Rumah terendam banjir

Banjir juga menyebabkan ribuan rumah terendam banjir di empat kecamatan di Kota Pekalongan.

Data dari PMI Kota Pekalongan, ada 780 warga mengungsi di tujuh lokasi.

Di antaranya, Masjid Al Karomah dan Aula Kecamatan Tirto.

Baca juga: BPBD DKI Siarkan Peringatan Dini Banjir, Warga Sekitar Bantaran Sungai agar Waspada

Menurut Triyono (43), warga Kelurahan Tirto, banjir disebabkan meluapnya Sungai Bremi dan Meduri.

Diduga karena sungai dangkal sehingga tidak bisa menampung volume air.

"Ini sudah enam kalinya banjir, kebanyakan warga mengungsi. Kami harap pemkot tanggap dengan banjir yang sudah langganan," ungkap Triyono.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PSBB Kabupaten Bogor Diperpanjang, 5 Kecamatan Zona Merah

PSBB Kabupaten Bogor Diperpanjang, 5 Kecamatan Zona Merah

Regional
Mulai 8 Juni 2020, Karawang Gelar Tes Swab Massal

Mulai 8 Juni 2020, Karawang Gelar Tes Swab Massal

Regional
Bertambah 71 Pasien Positif, Kasus Corona di Kalsel Capai 1.213

Bertambah 71 Pasien Positif, Kasus Corona di Kalsel Capai 1.213

Regional
Disangka Perampok ATM, Ternyata Polisi Lagi Menghisap Sabu

Disangka Perampok ATM, Ternyata Polisi Lagi Menghisap Sabu

Regional
Update Covid-19 di Sumut, Jumlah Pasien Semakin Bertambah

Update Covid-19 di Sumut, Jumlah Pasien Semakin Bertambah

Regional
Sepuluh Pasien Baru Covid-19 di Sulut, 1 dari Klaster Pasar Pinasungkulan Manado

Sepuluh Pasien Baru Covid-19 di Sulut, 1 dari Klaster Pasar Pinasungkulan Manado

Regional
Warga Pasuruan Tewas Dilempar Bom Ikan Saat Sedang Tidur

Warga Pasuruan Tewas Dilempar Bom Ikan Saat Sedang Tidur

Regional
Jelang PSBB Tahap III Berakhir, Pasien Sembuh dari Covid-19 Terus Bertambah di Gresik

Jelang PSBB Tahap III Berakhir, Pasien Sembuh dari Covid-19 Terus Bertambah di Gresik

Regional
Terungkap, Motif Pembunuhan PSK Online di Hotel di Sleman

Terungkap, Motif Pembunuhan PSK Online di Hotel di Sleman

Regional
Berusia 84 Tahun, Nenek Ini Jadi Pasien Tertua yang Sembuh dari Covid-19 di Ambon

Berusia 84 Tahun, Nenek Ini Jadi Pasien Tertua yang Sembuh dari Covid-19 di Ambon

Regional
Ayah Perkosa Anak Gadisnya hingga Hamil, Modus Cek Keperawanan, Terungkap setelah Melapor ke Ibu

Ayah Perkosa Anak Gadisnya hingga Hamil, Modus Cek Keperawanan, Terungkap setelah Melapor ke Ibu

Regional
Seorang Ibu Tewas Ditusuk Tetangga, Diduga Persoalan Batas Tanah

Seorang Ibu Tewas Ditusuk Tetangga, Diduga Persoalan Batas Tanah

Regional
Remaja 19 Tahun Jadi Tersangka, Jual 167 Ekor Burung Cucak Hijau yang Dilindungi

Remaja 19 Tahun Jadi Tersangka, Jual 167 Ekor Burung Cucak Hijau yang Dilindungi

Regional
Risma Blusukan ke RS Temui Cleaning Service hingga Tenaga Medis, Ini yang Dilakukan

Risma Blusukan ke RS Temui Cleaning Service hingga Tenaga Medis, Ini yang Dilakukan

Regional
Klaster Jemaat HOG di Batam Bertambah, Satu Keluarga Terjangkit Corona

Klaster Jemaat HOG di Batam Bertambah, Satu Keluarga Terjangkit Corona

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X