Oknum Polisi Jadi Kurir 35 Kg Sabu di Riau, BNN Minta Pelaku Digantung

Kompas.com - 20/02/2020, 08:46 WIB
Deputi Pemberantasan BNN RI Irjen Arman Depari memperlihatkan barang bukti sabu dan ektasi yang disita dari empat orang tersangka sindikat narkoba jaringan internasional, saat menggelar konferensi pers bersama BNNP Riau, Bea Cukai, dan Polda Riau di Kantor BNNP Riau di Pekanbaru, Rabu (19/2/2020). KOMPAS.COM/IDONDeputi Pemberantasan BNN RI Irjen Arman Depari memperlihatkan barang bukti sabu dan ektasi yang disita dari empat orang tersangka sindikat narkoba jaringan internasional, saat menggelar konferensi pers bersama BNNP Riau, Bea Cukai, dan Polda Riau di Kantor BNNP Riau di Pekanbaru, Rabu (19/2/2020).

Arman mengatakan, dalam kasus ini  oknum polisi, RR, berperan sebagai kurir narkoba. 

RR diupah Rp 150 juta untuk membawa barang haram itu untuk diedarkan di Kota Pekanbaru dan Kota Dumai.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, Arman menyebutkan, oknum polisi ini sudah dua kali menjadi kurir narkotika.

"Yang pertama, kata dia bawa barang 25 kilogram sabu dengan upah Rp 100 juta. Yang kedua bawa barang 10 kilogram sabu diupah Rp 150 juta. Masih kita dalami pengakuannya. Karena dilihat dari jumlahnya ini tidak mungkin dua kali," sebut Arman.

Karena itu, menurut dia, oknum polisi tersebut pantas dihukum mati, karena sebagai aparat mesti memberantas kejahatan narkoba.

"Bagi oknum seperti ini harus dihukuman berat atau hukuman mati. Kita berupaya keras berantas narkotika, sedangkan dia terlibat sindikat narkoba dan telah melanggar sumpah sebagai aparat," terang Arman.

Arman menjelaskan, empat tersangka sindikat narkoba jaringan internasional diungkap pada Senin (17/2/2020) lalu di wilayah Kota Dumai.

Penangkapan dilakukan BNN RI bersama Bea Cukai Kota Dumai, tepatnya di depan sebuah minimarket. Tersangka ketika itu menggunakan mobil.

Baca juga: Polisi Musnahkan Narkoba Senilai Rp 1 Triliun

Pada saat penangkapan, petugas sempat memberikan tembakan ke udara karena tersangka sempat mencoba melarikan diri.

"Keempat tersangka kami tangkap secara sporadis. Dari hasil penggeledahan, kita menemukan barang bukti 10 kilogram sabu yang terbungkus dalam plastik warna hijau. Kemudian 6 bungkus pil ektasi yang berjumlah 60.000 butir," kata Arman.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Perempuan ODGJ Diperkosa Bergantian di Hadapan Anaknya hingga Hamil dan Melahirkan

Perempuan ODGJ Diperkosa Bergantian di Hadapan Anaknya hingga Hamil dan Melahirkan

Regional
Penyelundupan Sabu Dalam Bungkus Permen Wafer Cokelat Digagalkan

Penyelundupan Sabu Dalam Bungkus Permen Wafer Cokelat Digagalkan

Regional
Tak Terima Lahannya Dibangun, Warga di Sragen Tutup Jalan dengan Tembok

Tak Terima Lahannya Dibangun, Warga di Sragen Tutup Jalan dengan Tembok

Regional
Kasus Kepemilikan Sabu di Jambi, 2 Pemuda Divonis 6 Tahun Penjara

Kasus Kepemilikan Sabu di Jambi, 2 Pemuda Divonis 6 Tahun Penjara

Regional
Pria Asal Bandung Mengaku HRD, Minta Syarat Kerja Foto Bugil, Korbannya Ada yang Disetubuhi

Pria Asal Bandung Mengaku HRD, Minta Syarat Kerja Foto Bugil, Korbannya Ada yang Disetubuhi

Regional
Wanita Ini Terpaksa Melahirkan di Kamar Mandi karena Bidan Takut Tertular Covid-19

Wanita Ini Terpaksa Melahirkan di Kamar Mandi karena Bidan Takut Tertular Covid-19

Regional
Sempat Kontak dengan Wali Kota Banjarbaru, Wali Kota Banjarmasin Negatif Covid-19

Sempat Kontak dengan Wali Kota Banjarbaru, Wali Kota Banjarmasin Negatif Covid-19

Regional
Pelajar Terpental dan Tewas Usai Tiang Umbul-umbul yang Dipasangnya Tersangkut Kabel Listrik

Pelajar Terpental dan Tewas Usai Tiang Umbul-umbul yang Dipasangnya Tersangkut Kabel Listrik

Regional
Bantah 46 Pegawai Positif Covid-19, Kepala BPOM Ambon: Itu Keliru...

Bantah 46 Pegawai Positif Covid-19, Kepala BPOM Ambon: Itu Keliru...

Regional
Terdesak Kebutuhan Ekonomi, Warga Kulon Progo Jadi Muncikari Prostitusi Online

Terdesak Kebutuhan Ekonomi, Warga Kulon Progo Jadi Muncikari Prostitusi Online

Regional
Nasihat Hakim kepada Terdakwa yang Durhaka karena Melawan Orangtua

Nasihat Hakim kepada Terdakwa yang Durhaka karena Melawan Orangtua

Regional
Ponari, si Dukun Cilik Telah Menikah, Kini Berjualan Online dengan Istrinya

Ponari, si Dukun Cilik Telah Menikah, Kini Berjualan Online dengan Istrinya

Regional
Air Mata Hendra Tak Berhenti Mengalir Ditolak Sekolah karena Cacat, Buku Pelajaran Dikembalikan

Air Mata Hendra Tak Berhenti Mengalir Ditolak Sekolah karena Cacat, Buku Pelajaran Dikembalikan

Regional
UNU Yogya Buka Crisis Center Korban Pelecehan Seksual 'Dosen' Swinger

UNU Yogya Buka Crisis Center Korban Pelecehan Seksual "Dosen" Swinger

Regional
Sudah 2 Bulan Warga Sekitar Danau Limboto Gorontalo Terendam Banjir

Sudah 2 Bulan Warga Sekitar Danau Limboto Gorontalo Terendam Banjir

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X