Kompas.com - 20/02/2020, 06:57 WIB
Ilustrasi KOMPAS.COM/HANDOUTIlustrasi

KOMPAS.com - Berita tentang dua siswi SMA, I dan A, yang tega merekam dan menyebar adegan pemerkosaan yang dilakukan terhadap temannya sendiri terus menjadi sorotan.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Pulau Buru AKP A Futuwembun mengatakan, kedua siswi tersebut menyebarkan video pemerkosaan temannya melalui WhatsApp.

Sementara itu, video viral tentang pengemudi mobil mengadang truk di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah viral di media sosial.

Video itu diunggah di akun Facebook Info Cegatan Klaten (ICK) pada Minggu (16/2/2020) sekitar pukul 16.18 WIB.

Setelah ditelusuri, truk yang melawan arah tersebut adalah milik dari Dinas PUPR Kabupaten Klaten.

Berikut ini berita populer nusantara secara lengkap:

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

1. Kasus dua siswi SMA rekam dan sebar adegan perkosaan temannya

Ilustrasi video asusila.KOMPAS.com/M WISMABRATA Ilustrasi video asusila.

Dari hasil penyelidikan sementara, kedua siswi tersebut, rekaman itu dibuat dan disebarkan hanya untuk main-main saja.

“Kita tanyai mereka dan katanya hanya main-main saja, tapi tentu masih kita dalami terus,” ujar Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Pulau Buru AKP A Futuwembun. 

Futuwembun mengatakan, korban dan kedua temannya itu tidak memiliki masalah pribadi. Sebab, selama ini mereka bertiga berhubungan sangat baik.

Baca berita selengkapnya: Polisi Telusuri Motif Dua Siswi SMA yang Merekam Temannya Diperkosa

2. Viral video mobil adang truk di Klaten

Tangkapan layar dari sebuah unggahan yang viral di media sosial Facebook mengenai mobil menghadang truk bermuatan di Klaten, Jawa Tengah.Dok Facebook Tangkapan layar dari sebuah unggahan yang viral di media sosial Facebook mengenai mobil menghadang truk bermuatan di Klaten, Jawa Tengah.

Menurut Kasat Lantas Polres Klaten AKP Bobby Anugrah Rachman, kejadian tersebut terjadi di jalur satu arah di Jalan Mayor Sunaryo Desa Jonggrangan, Kecamatan Klaten Utara.

"Betul, Jalan Mayor Sunaryo satu arah. Truknya tetap menerobos," katanya saat dikonfirmasi Kompas.com, Rabu (19/2/2020).

Menurut Bobby, truk yang menerobos jalur satu arah tersebut diketahui milik Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Klaten.

"Kita sudah kasih teguran langsung ke dinasnya," ungkap Bobby.

Baca berita selengkapnya: Viral Mobil Adang Truk Lawan Arah di Klaten, Ini Penjelasan Polisi

3. Bupati Aceh Barat diduga duel dengan debt collector

Ilustrasi perkelahian Ilustrasi perkelahian

Aksi duel Bupati Aceh Barat Ramli MS dengan sekelompok warga yang diduga penagih utang menjadi viral di media sosial.

Berdasar keterangan sejumlah orang yang ada dalam video berdurasi 01.34 menit itu, Bupati tidak memukul duluan.

Namun mereka tidak yakin pemicu perkelahian tersebut.

"Bupati tidak memukul duluan, dan sekarang kasus itu sudah dilaporkan ke Polres Aceh Barat oleh Zahidin yang mengaku sebagai korban," Kata Kabag Humas Pemkab Aceh Barat Amril Nuthihar saat dikonfirmasi Kompas.com, Rabu (19/02/2020).

Baca berita selengkapnya: Bupati Aceh Barat Duel dengan Penagih Utang, Ini Penjelasan Humas Pemda

4. Lapor polisi usai disebut penculik anak

Nenek Irawati didampingi kerabat dan penasihat hukumnya saat melapor ke Polda Lampung, Senin (17/2/2020) malam. 

Tribun Lampung Nenek Irawati didampingi kerabat dan penasihat hukumnya saat melapor ke Polda Lampung, Senin (17/2/2020) malam.

Seperti dilansir dari Tribun Lampung, Irawati mengaku melapor ke Polda Lampung karena tidak ada iktikad baik dari Gita.

Ia membawa masalah tersebut ke ranah hukum agar namanya bisa direhabilitasi.

"Setelah kejadian, Nenek Irawati trauma, gak bisa lihat orang banyak dan liat pintu terbuka," kata Kartini yang mewakili Irawati di Mapolda Lampung.

Kartini mengaku baru tahu Irawati menjadi korban perundungan setelah melihat video di Youtube.

Baca berita selengkapnya: Tak Terima Disebut Penculik Anak, Nenek Pemulung Laporkan Ibu Rumah Tangga ke Polisi

5. Jejak terakhir Yusuf, bayi yang ditemukan meninggal tanpa kepala

Tappy, anjing pelacak dari unit K-9 Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Timur saat mengendus bau disekitar PAUD Jannatul Athfaal Jalan Wahab Syaharie, Samarinda, Selasa (18/2/2020) sore.KOMPAS.com/ZAKARIAS DEMON DATON Tappy, anjing pelacak dari unit K-9 Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Timur saat mengendus bau disekitar PAUD Jannatul Athfaal Jalan Wahab Syaharie, Samarinda, Selasa (18/2/2020) sore.

Jejak terakhir Yusuf Achmad Ghazali, balita yang ditemukan tanpa kepala, di Samarinda, diketahui berada di sekitar parit.

Hal itu berdasar pelacakan tim unit K-9 Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Timur.

Tim K-9 menurunkan Tappy, anjing pelacak ke PAUD Jannatul Athfaal Jalan Wahab Syaharie.

Anjing herder jenis German Sheperd itu mengendus aktivitas terakhir Yusuf, bocah empat tahun yang hilang di lokasi itu, Jumat (22/11/2019) lalu.

"Hasilnya tetap sama, anjing saya terus menyusuri parit," ungkap pawang anjing pelacak, Briptu Kornelius Tappy kepada Kompas.com usai pelacakan dilokasi

Baca berita selengkapnya: Anjing Pelacak Endus Aktivitas Terakhir Yusuf, Balita yang Ditemukan Tanpa Kepala

(Penulis: Kontributor Ambon, Rahmat Rahman Patty, Kontributor Kompas TV Aceh, Raja Umar, Kontributor Solo, Labib Zamani, Kontributor Samarinda, Zakarias Demon Daton | Editor: Khairina, Rachmawati, Farid Assifa, Teuku Muhammad Valdy Arief, Abba Gabrillin)



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkab Ponorogo Berkolaborasi dengan Kemensos untuk Atasi Masalah Disabilitas Intelektual

Pemkab Ponorogo Berkolaborasi dengan Kemensos untuk Atasi Masalah Disabilitas Intelektual

Regional
Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Regional
Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Regional
Jalankan Program 'Sarjana Mengajar', Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Jalankan Program "Sarjana Mengajar", Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Regional
Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Regional
Bupati IDP Resmikan 'SPBU Satu Harga' di Seko, Masyarakat Kini Bisa Beli BBM Murah

Bupati IDP Resmikan "SPBU Satu Harga" di Seko, Masyarakat Kini Bisa Beli BBM Murah

Regional
Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Regional
100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

Regional
Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Regional
Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Regional
Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Regional
Penanganan Covid-19 di Kota Medan Dinilai Sudah “On the Track”, Pengamat Kesehatan Puji Kinerja Bobby

Penanganan Covid-19 di Kota Medan Dinilai Sudah “On the Track”, Pengamat Kesehatan Puji Kinerja Bobby

Regional
Ada 499 Pasien Covid-19 dari Luar Semarang, Walkot Hendi Siapkan Hotel untuk Karantina

Ada 499 Pasien Covid-19 dari Luar Semarang, Walkot Hendi Siapkan Hotel untuk Karantina

Regional
Apresiasi Penanganan Covid-19  di Luwu Utara, Kapolda Sulsel: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Apresiasi Penanganan Covid-19 di Luwu Utara, Kapolda Sulsel: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X