Rumah Dijadikan Tempat Prostitusi, Wanita Paruh Baya Ini Ditangkap

Kompas.com - 19/02/2020, 23:55 WIB
Tersangka TI (kanan, berjilbab) saat dimintai keterangan oleh Kapolsek Talang Padang, Iptu Khairul Yassin Ariga. TI ditangkap dengan tuduhan menyediakan rumah untuk lokasi esek-esek dan menjadi mucikari. (Foto: Humas Polres Tanggamus) KOMPAS.com/TRI PURNA JAYATersangka TI (kanan, berjilbab) saat dimintai keterangan oleh Kapolsek Talang Padang, Iptu Khairul Yassin Ariga. TI ditangkap dengan tuduhan menyediakan rumah untuk lokasi esek-esek dan menjadi mucikari. (Foto: Humas Polres Tanggamus)

LAMPUNG, KOMPAS.com – TI, seorang wanita paruh baya di Kecamatan Talang Padang, Kabupaten Tanggamus, Lampung, ditangkap lantaran menjadikan rumahnya sebagai tempat prostitusi.

Tersangka berinisial TI (55) itu ditangkap di rumahnya di Pekon Kalibening, Kecamatan Talang Padang pada Selasa (18/2/2020) siang diduga sebagai mucikari.

Kapolsek Talang Padang Iptu Khairul Yassin Ariga mengatakan, praktik prostitusi yang dijalani pelaku terungkap atas informasi dari warga setempat.

“Modus tersangka menawarkan jasa perempuan pekerja seks kepada pria hidung belang yang datang ke rumahnya,” kata Khairul kepada wartawan, Rabu (19/2/2020).

Baca juga: Terlibat Prostitusi Online, Ibu Ini Tawarkan Gadis di Bawah Umur Lewat WhatsApp

Dari hasil penyelidikan, kata Khairul, diduga praktik prostitusi tersebut berkedok warung kopi.

“Di rumah pelaku terdapat warung dan juga ada kamar khusus yang disediakan. Kami kategorikan tempat terselubung,” kata Khairul.

Selain menangkap tersangka, polisi juga menyita uang sebanyak Rp 100 ribu yang diduga uang jasa dari IR (30), lelaki hidung belang yang mengencani RO (40) anak buah tersangka TI.

Khairul menambahkan, pihaknya masih mendalami kasus untuk mengetahui sudah berapa lama tersangka menjalankan bisnis esek-esek tersebut.

“Info dari warga katanya sudah cukup lama. Tapi kami masih coba mendalami kasus ini,” kata Khairul.

Baca juga: Polisi Mengaku Kerap Kesulitan Jerat Pengguna Prostitusi Anak

Sementara itu, TI membantah menyediakan perempuan pekerja seks untuk dijajakan kepada lelaki hidung belang.

TI mengaku hanya menghubungkan lelaki hidung belang karena RO yang meminta dicarikan orang.

“Iya saya terima uang Rp 100 ribu dari IR, tapi saya nggak menyediakan, RO yang minta karena katanya dia (RO) butuh uang,” kata TI.

Atas perbuatannya, TI dijerat Pasal 296 KUHP dengan ancaman pidana di atas satu tahun penjara.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

2 Lansia Positif Corona di Cilacap, Punya Riwayat Perjalanan ke Lembang

2 Lansia Positif Corona di Cilacap, Punya Riwayat Perjalanan ke Lembang

Regional
Viral Foto Nelayan Kubur 2 Ton Tuna Hasil Tangkapan, Ini Penjelasannya

Viral Foto Nelayan Kubur 2 Ton Tuna Hasil Tangkapan, Ini Penjelasannya

Regional
Upaya Jawa Barat Cegah dan Tangani Penyebaran Covid-19 di Desa-desa

Upaya Jawa Barat Cegah dan Tangani Penyebaran Covid-19 di Desa-desa

Regional
Bekas Penampungan Rohingya Jadi Tempat Karantina ODP Corona

Bekas Penampungan Rohingya Jadi Tempat Karantina ODP Corona

Regional
Harga Ayam Anjlok Diduga Ulah Mafia, Peternak: Tolong Kami Satgas Pangan

Harga Ayam Anjlok Diduga Ulah Mafia, Peternak: Tolong Kami Satgas Pangan

Regional
Kronologi 2 Kelompok Pelajar Tawuran di Karawang, 1 Luka Berat

Kronologi 2 Kelompok Pelajar Tawuran di Karawang, 1 Luka Berat

Regional
Dampak Corona di Bali, 17.000 Ribu Pekerja Dirumahkan dan 400 Kena PHK

Dampak Corona di Bali, 17.000 Ribu Pekerja Dirumahkan dan 400 Kena PHK

Regional
Pemkot Salatiga Wacanakan Denda untuk Warga yang Tak Tertib Kenakan Masker

Pemkot Salatiga Wacanakan Denda untuk Warga yang Tak Tertib Kenakan Masker

Regional
Pesan Pengemudi Ojol untuk Penumpang yang Menipunya Setelah Diantar dari Purwokerto ke Solo

Pesan Pengemudi Ojol untuk Penumpang yang Menipunya Setelah Diantar dari Purwokerto ke Solo

Regional
Selama Pandemi Corona, Angka Kriminalitas di Makassar Menurun

Selama Pandemi Corona, Angka Kriminalitas di Makassar Menurun

Regional
Mengenal Astuti, Pos Polisi Digital untuk Mencegah Pertemuan Tatap Muka Saat Pandemi Corona

Mengenal Astuti, Pos Polisi Digital untuk Mencegah Pertemuan Tatap Muka Saat Pandemi Corona

Regional
Hasil 'Rapid Test' 6 Karyawan Kahatex Reaktif, Wabup Sumedang Minta Buruh Dirumahkan

Hasil "Rapid Test" 6 Karyawan Kahatex Reaktif, Wabup Sumedang Minta Buruh Dirumahkan

Regional
Tak Pakai Masker Saat Keluar Rumah, Warga Padang Didenda Sediakan 2 Masker

Tak Pakai Masker Saat Keluar Rumah, Warga Padang Didenda Sediakan 2 Masker

Regional
Pemprov Kaltara Minta Bantuan Pemerintah Pusat untuk Karantina TKI yang Pulang dari Malaysia

Pemprov Kaltara Minta Bantuan Pemerintah Pusat untuk Karantina TKI yang Pulang dari Malaysia

Regional
Seorang Siswa SMA Tasikmalaya Nekat Curi Mobil Mantan Kapolda Jabar

Seorang Siswa SMA Tasikmalaya Nekat Curi Mobil Mantan Kapolda Jabar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X