Achmad Purnomo Yakin Dapat Rekomendasi PDI-P di Pilkada Solo 2020

Kompas.com - 19/02/2020, 19:49 WIB
Wakil Wali Kota Surakarta yang ditugaskan sebagai bakal calon wali kota dari DPC PDI-P Kota Surakarta, Achmad Purnomo ditemui di Solo, Jawa Tengah, Senin (13/1/2020). KOMPAS.com/LABIB ZAMANIWakil Wali Kota Surakarta yang ditugaskan sebagai bakal calon wali kota dari DPC PDI-P Kota Surakarta, Achmad Purnomo ditemui di Solo, Jawa Tengah, Senin (13/1/2020).

KOMPAS.com - Wakil Wali Kota Surakarta Achmad Purnomo optimistis akan mengantongi rekomendasi dari PDI Perjuangan untuk maju pada Pilkada Solo 2020.

"Saya tetap yakin serta penuh semangat. Rekomendasi Solo kemungkinan diumumkan akhir bulan ini atau awal Maret. Untuk tanggal pastinya saya kurang tahu," ujar Purnomo di Solo, Rabu (19/2/2020).

Baca juga: Hadapi Calon Independen di Pilkada Solo 2020, Gibran Akui Punya Strategi Rahasia

Sebelumnya, DPP PDI-P menunda pengumuman rekomendasi nama calon yang akan diusung pada Pilkada Solo 2020.

Rekomendasi untuk wilayah ini akan diumumkan pada 23 Februari atau tanggal 3 Maret 2020.

"Kalau ditunda, tidak bisa berbuat apa-apa karena semua itu kewenangan DPP PDI-P. Kami sebagai kader menunggu saja," ucap Purnomo.

Sebagaimana diketahui, pada pelaksanaan Pilkada Solo 2020, Achmad Purnomo tidak sendiri menunggu rekomendasi dari Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri.

Nama putra Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka, juga tengah menunggu rekomendasi yang sama.

Terkait dengan adanya kemungkinan rekomendasi jatuh kepada Gibran, Purnomo tidak mau berspekulasi.

"Soal kabar rekomendasi turunnya macam-macam (jatuh kepada Gibran), ya terserah saja. Pokoknya harus tegak lurus melaksanakan apapun rekomendasi sesuai pesan DPC PDI-P," ujarnya.

Ia hanya berharap rekomendasi Megawati akan jatuh kepada dia dan pasangannya Teguh Prakoso.

Baca juga: Jokowi Bertemu FX Rudy Sebelum Fit and Proper Test Pilkada Solo, Puan: Silaturahim Biasa

Disinggung mengenai kemungkinan pasangan calon wali kota dan calon wakil wali kota yang bisa berubah sesuai keputusan DPP PDIP, ia enggan berandai-andai.

"Jangan berandai-andai, pokoknya tunggu saja. Yang dapat panggilan fit and proper test DPP PDI-P ada tiga orang, silakan diartikan sendiri. Prinsipnya saya patuh pada aturan partai," kata Purnomo.



Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X