Kasus Penganiayaan Ibu dan 2 Anaknya Terungkap Setelah Korban Sadar dari Kritis

Kompas.com - 19/02/2020, 18:57 WIB
Konferensi pers kasus penganiayaan berat terhadap ibu dan dua anaknya yang berujung dua orang tewas di Desa Sidomulyo, Kecamatan Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat, Senin (17/2/2020) sekitar pukul 18.30 WIB istimewaKonferensi pers kasus penganiayaan berat terhadap ibu dan dua anaknya yang berujung dua orang tewas di Desa Sidomulyo, Kecamatan Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat, Senin (17/2/2020) sekitar pukul 18.30 WIB

MELAWI, KOMPAS.com - Kapolres Melawi AKBP Tris Supriadi mengatakan, pelaku penganiayaan terhadap Wita (36) dan dua anaknya, Sandi (18) dan Aina, terungkap setelah Wita melewati masa kritis dan siuman.

Kepada kepolisi, Wita menceritakan bagaimana pelaku D menganiaya dia dan dua anaknya.

"Korban yang sempat kritis dan dioperasi, akhirnya sadar, lalu memberikan kesaksian dengan menyebut nama pelaku," kata Tris kepada wartawan, Rabu (19/2/2020).

Baca juga: Terungkap, Pelaku Penganiayaan yang Tewaskan Dua Bersaudara, Ibu Korban Kritis

Sebelum ditetapkan sebagai tersangka, D juga sebelumnya telah dimintai keterangan sebagai saksi.

Sosok D menjadi saksi setelah adanya keterangan dari suami korban yang menyebut bahwa D merupakan orang yang diketahui berada di rumah korban.

Sebagaimana diketahui, pada malam kejadian, tersangka datang ke rumah korban untuk menggambil BPKB karena utangnya lunas.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun, pertemuan tersangka dan suami korban hanya sekitar 10 menit.

Suami korban pergi karena ada urusan lain dan meminta istrinya mengambilkan BPKB.

Saat berada di rumah korban, tersangka juga mengaku tersinggung dengan perkataan salah seorang anak korban.

“Di rumah ini juga muncul ketersinggungan spontan dari tersangka saat akan menawarkan kerupuk pada anak korban,” ungkap Tris.

Baca juga: Pelaku Aniaya Ibu dan 2 Anaknya karena Sakit Hati Ucapan Suami Korban

Tersangka kemudian melakukan diri.

Sebelumnya diberitakan, seorang ibu bernama Wita (36) dan dua anaknya, Sandi (18) dan Aina (4) dianiaya di rumahnya, Desa Sidomulyo, Kecamatan Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat.

Dalam peristiwa yang terjadi Senin (17/2/2020) petang itu, Sandi dan Aina tewas mengeluarkan banyak darah dan akhirnya tewas.

Sedangkan kondisi Wita kini kritis dan kini dirawat di salah rumah sakit di Kota  Pontianak, Kalimantan Barat.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

Regional
Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Regional
Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Regional
Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Regional
Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Regional
Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Regional
Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia

Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia

Regional
Walkot Madiun Prioritaskan Pembagian Daging Kurban untuk Warga Isoman

Walkot Madiun Prioritaskan Pembagian Daging Kurban untuk Warga Isoman

Regional
Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi

Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi

Regional
Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan

Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan

Regional
Bantu Warga Selama PPKM Darurat, Ganjar Minta Kepala Daerah Keluarkan Bansos

Bantu Warga Selama PPKM Darurat, Ganjar Minta Kepala Daerah Keluarkan Bansos

Regional
Dorong Pendapatan UMKM, Walkot Maidi Minta ASN Belanja Sembako di Toko Terdekat

Dorong Pendapatan UMKM, Walkot Maidi Minta ASN Belanja Sembako di Toko Terdekat

Regional
Gerak Cepat Pasok Oksigen di RS, Pemprov Jabar Gandeng BUMN dan Swasta

Gerak Cepat Pasok Oksigen di RS, Pemprov Jabar Gandeng BUMN dan Swasta

Regional
Kang Emil Sebut Idul Adha Jadi Momentum Saling Menguatkan di Kala Pandemi

Kang Emil Sebut Idul Adha Jadi Momentum Saling Menguatkan di Kala Pandemi

Regional
PPKM Darurat Diperpanjang, Ini Strategi Khusus Pemkot Madiun Tangani Covid-19

PPKM Darurat Diperpanjang, Ini Strategi Khusus Pemkot Madiun Tangani Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X