Hadiri Kuliah Umum di Unram, Wapres Bicara soal Radikalisme

Kompas.com - 19/02/2020, 15:37 WIB
Wapres Maruf Amin saat memberikan keterangan pers di Kantor Wapres, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Kamis (13/2/2020). KOMPAS.com/Deti Mega PurnamasariWapres Maruf Amin saat memberikan keterangan pers di Kantor Wapres, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Kamis (13/2/2020).

MATARAM, KOMPAS.com - Wakil Presiden Ma’ruf Amin menjadi pembicara dalam kuliah umum di Universitas Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), Rabu (19/2/2020).

Ma'ruf menyampaikan perlunya ada imunisasi untuk mencegah penyebaran paham radikalisme di kalangan masyarakat.

“Jadi, mereka yang tidak terpapar, atau belum terpapar itu harus diberikan imunisasi. Jadi dia harus imun supaya dia tidak terkena pengaruh radikal,” ujar Ma'ruf di hadapan ribuan mahasiswa peserta kuliah umum.

Baca juga: Bertemu KPI, Wapres Minta Televisi Tayangkan Program Ramah Ramadhan

Ma’ruf menyampaikan beberapa langkah untuk mencegah penyebaran radikalisme melalui lembaga-lebaga kemasyarakatan, seperti dengan keberadaan lembaga pendidikan kampus dan sekolah agama.

“Pencegahan dapat kita lakukan itu mulai dengan pendekatan pendidikan, melalui juga keagamaan, supaya dia memiliki pemahaman agama yang moderat. Kemudian memiliki komitmen wawasan kebangsaan yang erat, sehingga itu mereka tidak terpengaruh radikal,” kata Ma’ruf.

Ma’ruf mengingatkan bahwa bangsa Indonesia telah bersepakat untuk menjadi bangsa yang toleran, bangsa yang menghargai perbedaan agama, suku dan budaya.

Baca juga: Kunjungi Mataram, Wapres akan Tinjau Pembangunan Rumah Tahan Gempa

Menurut Ma'ruf, jika ada orang atau kelompok yang ingin mengatasnamakan khilafah, hal tersebut telah melanggar konstitusi.

“khilafah itu Islam, tapi Islam bukan hanya khilafah. Di Negara kita ini, kita telah bersepakat dengan keberagaman beragama, jadi bukan khilafah ditolak, tapi tertolak,” ujar Ma’ruf.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Corona dari Klaster Kantor Gubernur Jambi Bertambah

Kasus Corona dari Klaster Kantor Gubernur Jambi Bertambah

Regional
Penambahan Kasus Corona di Riau Kembali Catat Rekor Tertinggi

Penambahan Kasus Corona di Riau Kembali Catat Rekor Tertinggi

Regional
Bersalaman dengan Pasien Covid-19 di Ruang Isolasi, Oknum ASN: Petugas, Catat Nama Saya

Bersalaman dengan Pasien Covid-19 di Ruang Isolasi, Oknum ASN: Petugas, Catat Nama Saya

Regional
2 Pedagang Positif Corona, Pasar Terbesar di Kabupaten Tegal Ditutup

2 Pedagang Positif Corona, Pasar Terbesar di Kabupaten Tegal Ditutup

Regional
Kisah Cinta Koestomo, Urus Istrinya yang Lumpuh 19 Tahun, Terpaksa Tinggalkan Pekerjaan

Kisah Cinta Koestomo, Urus Istrinya yang Lumpuh 19 Tahun, Terpaksa Tinggalkan Pekerjaan

Regional
Kisah Pilu Koestomo Si Tukang Sepatu, Tak Lagi Bekerja karena Merawat Anak dan Istrinya yang Lumpuh

Kisah Pilu Koestomo Si Tukang Sepatu, Tak Lagi Bekerja karena Merawat Anak dan Istrinya yang Lumpuh

Regional
Gowes ke Magelang, Ganjar Disambut Pelaku UKM dengan Antusias

Gowes ke Magelang, Ganjar Disambut Pelaku UKM dengan Antusias

Regional
ASN Terobos Ruang Isolasi dan Salaman dengan Pasien Covid-19, Gugus Tugas: Sudah Diisolasi

ASN Terobos Ruang Isolasi dan Salaman dengan Pasien Covid-19, Gugus Tugas: Sudah Diisolasi

Regional
Raih Nilai Tertinggi, Peserta SKB CPNS Ini Jawab Semua Soal dengan Benar

Raih Nilai Tertinggi, Peserta SKB CPNS Ini Jawab Semua Soal dengan Benar

Regional
Cegah Klaster Keluarga, RS Lapangan Akan Dibangun di Kota Malang

Cegah Klaster Keluarga, RS Lapangan Akan Dibangun di Kota Malang

Regional
Video Viral Seorang ASN Terobos Ruang Isolasi dan Salaman dengan Pasien Covid-19

Video Viral Seorang ASN Terobos Ruang Isolasi dan Salaman dengan Pasien Covid-19

Regional
Pemilik PO Pelangi Dijerat Pasal Narkotika dan Pencucian Uang

Pemilik PO Pelangi Dijerat Pasal Narkotika dan Pencucian Uang

Regional
 Pelaku Mengaku Bakar Bendera Merah Putih karena Hubungan Cinta dengan Pria Malaysia Tak Direstui Keluarga

Pelaku Mengaku Bakar Bendera Merah Putih karena Hubungan Cinta dengan Pria Malaysia Tak Direstui Keluarga

Regional
Perusahaan Tertutup ke Satgas, Kasus Covid-19 Diprediksi Jebol dari Klaster Pekerja Pabrik

Perusahaan Tertutup ke Satgas, Kasus Covid-19 Diprediksi Jebol dari Klaster Pekerja Pabrik

Regional
Sehari Bertambah 21 Kasus, Garut Dinyatakan Darurat Corona

Sehari Bertambah 21 Kasus, Garut Dinyatakan Darurat Corona

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X