Kronologi KPK Geledah Kantor DPRD dan Rumah Pribadi Anggota DPRD Tulungagung

Kompas.com - 19/02/2020, 13:29 WIB
Mobil dinas Imam Kambali tiba di rumahnya, sesaat setelah  Tim penyidik KPK tiba 20 menit lebih awal pada Selasa (18/2/2020). SLAMET WIDODOMobil dinas Imam Kambali tiba di rumahnya, sesaat setelah Tim penyidik KPK tiba 20 menit lebih awal pada Selasa (18/2/2020).

TULUNGAGUNG, KOMPAS.com - Sejumlah petugas dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), melakukan penggeledahan di sejumlah tempat di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur.

Gedung DPRD hingga rumah pribadi milik dua orang anggota DPRD, tidak luput dari penggledah tim anti rasuah tersebut.

Pada hari pertama yakni Senin (17/2/2020) lalu, sebanyak enam petugas yang mengenakan rompi bertuliskan KPK menggeledah ruangan ketua dan sekretaris DPRD Tulungagung.

Sekitar pukul 12.30 WIB, tim penyidik KPK terlihat berkoordinasi dengan sekretaris DPRD dan juga karyawan di ruang aspirasi.

Baca juga: Periksa Bupati Tulungagung, KPK Dalami Suap Penetapan APBD

 

Kedatangan mereka di kantor DPRD tersebut dengan membawa koper serta peralatan lain.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Usai keluar dari ruang aspirasi guna melakukan koordinasi, enam penyidik KPK terbagi menjadi dua tim. 

Satu tim menggeledah ruang ketua DPRD, sedangkan tim lainnya menggeledah ruangan sekretaris DPRD.

Selama proses penggledahan berlangsung, bagian pagar dijaga dua polisi bersenjata.

Awak media yang melakukan peliputan proses ini juga hanya bisa memantau dari luar ruangan, dalam radius sekitar 200 meter.

Sementara itu, Sekretaris DPRD Tulungagung Budi Fatahilah saat dikonfirmasi awak media tidak berkomentar banyak.

Dia hanya mengatakan, tim dari KPK telah melakukan penggeledahan selama kurang lebih 5 jam.

“Saya tidak bisa berkomentar banyak, karena ini ranah KPK. Sekitar 5 Jam penggeladahan berlangsung,” terang Budi Fatahilah.

Tim penyidik KPK terlihat meninggalkan gedung DPRD Tulungagung Senin pukul 18.00.

Tim keluar gedung membawa 5 koper, dan tiga kardus yang diduga berisi dokumen.

Belum diketahui secara pasti, kaitan kasus atas penggeledahan tersebut.

Baca juga: Diperiksa KPK, Bupati Tulungagung Mengaku Ditanya soal Mekanisme Pengesahan APBD

Namun, saat ini KPK tengah melakukan penyidikan, terkait dugaan korupsi suap pengesahan APBD, dengan tersangka mantan ketua DPRD tulungagung Supriyono.

Hari ke dua

Setelah kantor DPRD Tulungagung digeledah, pada Selasa (18/2/2020), tim penyidik KPK melakukan penggeledahan di rumah pribadi mantan wakil ketua DPRD Tulungagung Imam Kambali.

Sekitar pukul 11.30 WIB, dua unit mobil yang membawa penyidik KPK tiba di rumah Imam Kambali, yang berada di Perumahan Sobontoro Indah, Desa Boyolangu Tulungagung.

Anggota polisi bersenjata berjaga di pagar bagian depan.

20 menit kemudian setelah kedatangan tim penyidik KPK, Imam Kambali tiba di rumahnya dengan mengunakan mobil dinas pelat merah AG 1009 RP.

Setelah turun dari mobil, Imam disambut oleh dua orang keluarga di pintu samping.

Iman menuturkan, tim penyidik KPK melakukan penggeladahan di sejumlah ruangan yakni kamar, serta ruang kerja selama sekitar 1 jam.

 

“Semua ruangan digeledah, kecuali kamar anak-anak,” terang Imam Kambali.

Dalam penggeledahan di rumah pribadi milik Imam Kambali tersebut, tim penyidik tidak menemukan, atau membawa berkas serta benda lain, dari rumah.

Baca juga: Kasus Suap Ketua DPRD Tulungagung, KPK Panggil Plt Bupati Tulungagung

“Kenyataan tidak menemukan dokumen apa-apa di rumah saya,” ujar Imam Kambali.

Dari informasi yang yang didapat, selain rumah Imam Kambali, tim peyidik KPK juga melakukan penggeledahan di rumah pribadi milik Suharminto, yang berada di Desa Mojoagung, Kecamatan Ngantru, Tulungagung.

Suharminto merupakan anggota DPRD Tulungagung dari fraksi PDI-P, sekaligus sebagai adik kandung tersangka dugaan suap APBD Supriyono.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Regional
Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Regional
Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Regional
Lewat 'Wonderful Rongkong', Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Lewat "Wonderful Rongkong", Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Regional
Bupati Jekek Optimistis Pembangunan 14.142 RTLH Wonogiri Selesai pada 2024

Bupati Jekek Optimistis Pembangunan 14.142 RTLH Wonogiri Selesai pada 2024

Regional
 Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Regional
Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Regional
Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Regional
Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Regional
Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Regional
Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Regional
Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Regional
Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.