Bebas, Napi Teroris di Ngawi Dikawal Saat Pulang Kampung ke NTB

Kompas.com - 19/02/2020, 12:09 WIB
Setiawan Hadi Putra, terpidana kasus teroris dibebaskan dari Lapas Kelas IIB Kabupaten Ngawi setelah menjalani hukuman penjara 4 tahun 2 bulan. KOMPAS.COM/DOK POLRES NGAWISetiawan Hadi Putra, terpidana kasus teroris dibebaskan dari Lapas Kelas IIB Kabupaten Ngawi setelah menjalani hukuman penjara 4 tahun 2 bulan.

MAGETAN, KOMPAS.com - Setiawan Hadi Putra (36), narapidana kasus terorisme dibebaskan dari Lapas Kelas II B Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Rabu (19/2/2020).

Kapolres Ngawi AKBP Dicky Ario Yustisianto mengatakan, narapidana yang terlibat dalam kasus pembunuhan Kepala Polsek Ambalawi Iptu Abdul Salam pada 2014 itu dibebaskan sekitar pukul 05.25 WIB.

"Dibebaskan karena telah selesai menjalani pidana pokok," kata Dicky melalui pesan singkat, Rabu, (19/2/2020).

Baca juga: Kesal Ditagih Utang, Wanita di Bandung Pukul Rentenir dengan Tabung Gas 4 Kali, Lalu Pingsan

Pembebasan Setiawan berdasarkan surat dari Kementerian Hukum dan HAM yang dikeluarkan pada 19 Februari 2020. Saat keluar dari lapas, Setiawan dikawal anggota Polres Ngawi menuju Bandara Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur.

Setiawan hanya membawa satu tas ransel yang berisi pakaian gamis, sarung, sajadah, dua buku tulis, dan satu Al-quran.

Dari Bandara Juanda, Setiawan menumpang pesawat menuju Bandara Sultan Muhammad Salahuddin di Nusa Tenggara Barat.

Setiawan alias Abu Izul merupakan jaringan Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Santoso. 

Setiawan dipidana karena menyembunyikan kakak iparnya, Fajar alias Chan Bima, yang terlibat dalam kasus pembunuhan Iptu Abdul Salam.

Pria yang dikenal dengan nama Abu Izul itu ditahan pada 19 Februari 2016. Penahanan itu berdasarkan surat keputusan PN Jakarta Timur Nomor 792/PIDSUS/2016/PN.JKT.TIM.

Baca juga: Kronologi Kontak Senjata KKB dan TNI di Intan Jaya, Warga Sipil Tertembak, Anggota KKB Tewas

Atas perbuatannya itu, Setiawan mendekam di penjara selama 4 tahun 2 bulan karena melakukan tindak pidana terorisme.

“Pidana Pasal 13 UU No 15 Tahun 2003,” kata Dicky.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kronologi Penangkapan Pria yang Bacok Istri dan Mertuanya di Makassar, Sempat Lukai Polisi lalu Tewas Ditembak

Kronologi Penangkapan Pria yang Bacok Istri dan Mertuanya di Makassar, Sempat Lukai Polisi lalu Tewas Ditembak

Regional
Cerita Ridwan Kamil soal Mendesain Masjid dan Wasiat Ayah

Cerita Ridwan Kamil soal Mendesain Masjid dan Wasiat Ayah

Regional
Ridwan Kamil Mendesain Masjid Seribu Bulan, Calon Masjid Terbesar di Banyumas

Ridwan Kamil Mendesain Masjid Seribu Bulan, Calon Masjid Terbesar di Banyumas

Regional
Bayar Pajak dengan Uang Koin, Pedagang Mainan Ini Berpesan agar Tidak Dikorupsi

Bayar Pajak dengan Uang Koin, Pedagang Mainan Ini Berpesan agar Tidak Dikorupsi

Regional
Kronologi Layangan Tersangkut di Roda Pesawat Citilink, Pilot Sempat Lapor ke Tower

Kronologi Layangan Tersangkut di Roda Pesawat Citilink, Pilot Sempat Lapor ke Tower

Regional
Korban Pembacokan Diduga Tak Dilayani RS karena Hasil Rapid Test, Ini Penjelasan Pengelola

Korban Pembacokan Diduga Tak Dilayani RS karena Hasil Rapid Test, Ini Penjelasan Pengelola

Regional
Suami yang Bunuh Istrinya Hamil 7 Bulan Terancam 15 Tahun Penjara

Suami yang Bunuh Istrinya Hamil 7 Bulan Terancam 15 Tahun Penjara

Regional
Ayah Ibu Dipenjara karena Narkoba, Balita di Medan Dianiaya Paman Bibi gara-gara Buang Air di Celana

Ayah Ibu Dipenjara karena Narkoba, Balita di Medan Dianiaya Paman Bibi gara-gara Buang Air di Celana

Regional
Diduga Diserang Kawanan Tawon, Pria Ini Ditemukan Tewas di Kubangan Air

Diduga Diserang Kawanan Tawon, Pria Ini Ditemukan Tewas di Kubangan Air

Regional
Layangan Tersangkut di Pesawat Citilink yang Akan Mendarat

Layangan Tersangkut di Pesawat Citilink yang Akan Mendarat

Regional
Karut-marut Hilirisasi Riset di Indonesia

Karut-marut Hilirisasi Riset di Indonesia

Regional
Sekolah Ditutup, Pemilik Kantin Ini Banting Setir Jadi Pedagang Bunga Plastik

Sekolah Ditutup, Pemilik Kantin Ini Banting Setir Jadi Pedagang Bunga Plastik

Regional
Diduga Usai Konsumsi Sabu, Seorang Oknum Polisi Ditangkap Warga, Kapolres Simalungun: Akan Kita Tindak Tegas...

Diduga Usai Konsumsi Sabu, Seorang Oknum Polisi Ditangkap Warga, Kapolres Simalungun: Akan Kita Tindak Tegas...

Regional
Menyoal Foto Bugil 2 Pria di Gunung Gede Pangrango, Terduga Pelaku Sebut untuk Riset Tema Tubuh

Menyoal Foto Bugil 2 Pria di Gunung Gede Pangrango, Terduga Pelaku Sebut untuk Riset Tema Tubuh

Regional
Pantai Tuing Indah dan Pantai Pulau Punggur, Destinasi Wisata Baru di Babel

Pantai Tuing Indah dan Pantai Pulau Punggur, Destinasi Wisata Baru di Babel

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X