Kontak Senjata Terjadi di Intan Jaya, Seorang KKB Tewas Tertembak

Kompas.com - 19/02/2020, 10:15 WIB
Ilustrasi penembakan Ilustrasi penembakan

JAYAPURA, KOMPAS.com - Kontak senjata antara aparat gabungan TNI/Polri dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) terjadi di Kabupaten Intan Jaya, Papua, Selasa (18/02/2020).

Kontak tembak tersebut terjadi sekitar pukul 07.20 WIT di sekitar Kampung Gulanggama dan Japaro Komplek.

"Kejadian itu berlangsung pada saat Tim Gabungan Satgas Gakkum TNI/Polri melaksanakan patroli keamanan melihat kelompok kriminal separatis bersenjata di sekitar Kampung Gulanggama Komplek dengan membawa 2 pucuk senjata," ujar Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Cpl Eko Daryanto, melalui rilis, Rabu (19/2/2020).

Baca juga: Dua Prajurit TNI Gugur Saat Kontak Senjata dengan KKB di Intan Jaya Papua

Pada saat pengejaran terjadi kontak tembak dan KKB melarikan diri ke jurang dan semak-semak ke arah Ugimba.

Eko menyebut, setelah itu tim gabungan melaksanakan pembersihan sektor kontak tembak.

"Saat pembersihan tim menemukan beberapa barang bukti antara lain satu mayat laki-laki bernama Meki Tipagau (18 tahun)," kata Eko.

Ia menegaskan, Meki Tipagau dilumpuhkan karena saat kontak tembak membawa 1 pucuk senjata.

Namun, dari keterangan saksi mata di lokasi kejadian, senjata yang sebelumnya dipegang Meki Tipagau telah dobawa lari oleh anggota KKB lainnya.

Eko mengakui, dari kontak senjata tersebut, mengakibatkan seorang warga sipil bernama Kina Sani (14) mengalami luka tembak di bagian kaki kiri.

Baca juga: Kronologi Kontak Senjata yang Tewaskan 2 Anggota KKB di Lanny Jaya Papua

Korban diperkirakan terkena tembakan rekoset munisi dari KKB yang melepaskan tembakan membabi buta dari posisi bawah lembah.

Barang bukti lain yang didapat tim gabungan di antaranya 1 unit laptop, unit 1 ponsel, 1 unit HT, 2 pucuk senjata rakitan, 1 unit mesin fax, 1 buah busur panah dan beberapa anak panah.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hujan Es Terjadi di Bogor, Ini Penjelasan BMKG

Hujan Es Terjadi di Bogor, Ini Penjelasan BMKG

Regional
Hujan Es di Bogor, Berlangsung 15 Menit, Butirannya Sebesar Kelereng

Hujan Es di Bogor, Berlangsung 15 Menit, Butirannya Sebesar Kelereng

Regional
Timotius-Lagani Tantang Paslon Petahana di Pilkada Kepulauan Aru

Timotius-Lagani Tantang Paslon Petahana di Pilkada Kepulauan Aru

Regional
KPU Tetapkan 4 Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar

KPU Tetapkan 4 Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar

Regional
Pandemi Belum Usai, Ada Konser Dangdut yang Timbulkan Kerumunan di Kota Tegal

Pandemi Belum Usai, Ada Konser Dangdut yang Timbulkan Kerumunan di Kota Tegal

Regional
Pilkada Asmat, Calon Petahana yang Didukung 9 Parpol Ditantang Paslon Independen

Pilkada Asmat, Calon Petahana yang Didukung 9 Parpol Ditantang Paslon Independen

Regional
Resmi, Calon Petahana dan Istri Mantan Bupati Bertarung di Pilkada Mojokerto

Resmi, Calon Petahana dan Istri Mantan Bupati Bertarung di Pilkada Mojokerto

Regional
Kota Sukabumi Diterjang Hujan Angin, 60 Rumah Rusak, Mobil Tertimpa Pohon Tumbang

Kota Sukabumi Diterjang Hujan Angin, 60 Rumah Rusak, Mobil Tertimpa Pohon Tumbang

Regional
KPU Resmikan 3 Pasangan Calon Bertarung di Pilkada Bima

KPU Resmikan 3 Pasangan Calon Bertarung di Pilkada Bima

Regional
KPU Sulut Tetapkan 3 Paslon Bertarung di Pilkada 2020

KPU Sulut Tetapkan 3 Paslon Bertarung di Pilkada 2020

Regional
11 Kepala Daerah di Sumut Cuti Ikut Pilkada, 11 Pjs Dilantik

11 Kepala Daerah di Sumut Cuti Ikut Pilkada, 11 Pjs Dilantik

Regional
Unggahan Penyebab Rusuh di Kendari Ternyata Berawal Pria Sakit Hati dengan Mantan Istri

Unggahan Penyebab Rusuh di Kendari Ternyata Berawal Pria Sakit Hati dengan Mantan Istri

Regional
Bakal Cabup Positif Covid-19, Komisioner dan Staf KPU Malang Jalani Rangkaian Tes

Bakal Cabup Positif Covid-19, Komisioner dan Staf KPU Malang Jalani Rangkaian Tes

Regional
Hujan Lebat, Banjir dan Longsor Landa Sejumlah Lokasi di Aceh

Hujan Lebat, Banjir dan Longsor Landa Sejumlah Lokasi di Aceh

Regional
BNPB Ungkap Penyebab Banjir Bandang Sukabumi, Akibat Sedimentasi Sungai dan Hujan Lebat

BNPB Ungkap Penyebab Banjir Bandang Sukabumi, Akibat Sedimentasi Sungai dan Hujan Lebat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X