Di Karawang, Barang Bukti Tilang Bisa Diantar ke Rumah dengan Gratis

Kompas.com - 19/02/2020, 05:41 WIB
Kejaksaan Negeri Karawang merilis pelayanan Delivery Tilang atau pelayanan antar barang bukti tilang, Selasa (18/02/2020). KOMPAS.COM/FARIDAKejaksaan Negeri Karawang merilis pelayanan Delivery Tilang atau pelayanan antar barang bukti tilang, Selasa (18/02/2020).

KARAWANG, KOMPAS.com - Kejaksaan Negeri Karawang merilis pelayanan Delivery Tilang atau pelayanan antar barang bukti tilang.

Kepala Kejaksaan Negeri Karawang Rohayatie mengatakan, Delivery Tilang diluncurkan guna menghindari transaksi langsung antara pelanggar tilang yang akan mengambil barang bukti dengan petugas, dan juga untuk memudahkan pelayanan.

"Sehingga warga tidak perlu mengantre ke loket pelayanan tilang," ujar Rohayatie di sela peluncuran program Delivery Tilang serta penandatanganan pakta Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di Kejaksaan Negeri Karawang, Selasa (18/2/2020).

Baca juga: Polisi Selidiki Dugaan Pembuangan Limbah Medis Dekat Sawah Karawang

Rohayatie mengungkapkan, warga tinggal melihat putusan pengadilan tentang tilang di papan yang terpampang di Kejaksaan Negeri Karawang.

Setelah itu, pelanggar harus mengirimkan foto bukti setor pembayaran tilang (briva), foto surat tilang, foto KTP pelanggar, dan mengonfirmasi melalui call center di nomor whatsapp 081293068094.

"Dan kita akan kirimkan ke alamat tersebut dan gratis. Mau dari Karawang ataupun luar kota," tambah Rohayatie.

Baca juga: Gara-gara Rebutan Lem, Remaja di Karawang Dianiaya hingga Tewas

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Imbas Corona, Ratusan Pekerja di Tegal Dirumahkan Tanpa Diberi Kompensasi

Imbas Corona, Ratusan Pekerja di Tegal Dirumahkan Tanpa Diberi Kompensasi

Regional
Hilang Saat Longsor di Tanah Datar, Ibu dan Anak Ditemukan Tewas Berhimpitan

Hilang Saat Longsor di Tanah Datar, Ibu dan Anak Ditemukan Tewas Berhimpitan

Regional
Cabuli Siswi SD dan Antarkan Pulang, Pelaku Terjatuh Kaget Lihat Ibu Korban Menunggu di Halaman

Cabuli Siswi SD dan Antarkan Pulang, Pelaku Terjatuh Kaget Lihat Ibu Korban Menunggu di Halaman

Regional
Ramai-ramai Pejabat dan Dewan Kota Bengkulu Sumbang Gaji Perangi Covid-19

Ramai-ramai Pejabat dan Dewan Kota Bengkulu Sumbang Gaji Perangi Covid-19

Regional
Stok Masker Puskesmas Dicuri Sopir Ambulans, oleh Pelaku Dijual di Situs Online Seharga Rp 5 Juta

Stok Masker Puskesmas Dicuri Sopir Ambulans, oleh Pelaku Dijual di Situs Online Seharga Rp 5 Juta

Regional
Tak Liburkan Sekolah Saat Wabah Corona, Kini Wali Kota Prabumulih Minta Siswa Belajar di Rumah

Tak Liburkan Sekolah Saat Wabah Corona, Kini Wali Kota Prabumulih Minta Siswa Belajar di Rumah

Regional
Siswi SMP di OKU yang Dibunuh dan Diperkosa Dimakamkan, Kepsek : Murid Pendiam dan Rajin

Siswi SMP di OKU yang Dibunuh dan Diperkosa Dimakamkan, Kepsek : Murid Pendiam dan Rajin

Regional
Warga Bantul Positif Virus Corona Meninggal Dunia

Warga Bantul Positif Virus Corona Meninggal Dunia

Regional
Jual Cincin Emas, Wanita di Aceh Sumbangkan Masker dan Hand Sanitizer ke Driver Ojol

Jual Cincin Emas, Wanita di Aceh Sumbangkan Masker dan Hand Sanitizer ke Driver Ojol

Regional
Siswi SD Dicabuli di Bukit Cinta Kupang oleh Kenalan dari Medsos

Siswi SD Dicabuli di Bukit Cinta Kupang oleh Kenalan dari Medsos

Regional
Kisah PDP Hamil di Padang Sidempuan, Sempat 'Live' Facebook dan Meninggal di Perjalanan Rujuk ke Medan

Kisah PDP Hamil di Padang Sidempuan, Sempat "Live" Facebook dan Meninggal di Perjalanan Rujuk ke Medan

Regional
Sembuh dari Virus Corona, Kajari Bantul Sampaikan Permintaan Maaf

Sembuh dari Virus Corona, Kajari Bantul Sampaikan Permintaan Maaf

Regional
Orangtua Siswi SMP Sempat Khawatir, Sebelum Anaknya Dibunuh dan Diperkosa Oknum Pembina Pramuka

Orangtua Siswi SMP Sempat Khawatir, Sebelum Anaknya Dibunuh dan Diperkosa Oknum Pembina Pramuka

Regional
Bantu Penangan Corona, Singapura Berikan Bantuan 20.000 Test Kit ke Batam

Bantu Penangan Corona, Singapura Berikan Bantuan 20.000 Test Kit ke Batam

Regional
Wali Kota Salatiga Umumkan Pasien PDP Corona Meninggal

Wali Kota Salatiga Umumkan Pasien PDP Corona Meninggal

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X