Kondisi Membaik, Bayi yang Dibuang di Jember Diserahkan ke PSAB

Kompas.com - 18/02/2020, 21:14 WIB
Bayi yang dibuang oleh ibunya di teras rumah warga di Kecamatan Gumukmas Jember diserahkan pada PSAB SIdoarjo KOMPAS.com/Dokumentasi Pemkab JemberBayi yang dibuang oleh ibunya di teras rumah warga di Kecamatan Gumukmas Jember diserahkan pada PSAB SIdoarjo

JEMBER, KOMPAS.com – Seorang bayi yang dibuang ibunya di teras rumah warga Dusun Krebet, Desa Gumukmas, akhirnya diserahkan kepada Pelayanan Sosial Asuhan Balita (PSAB) Sidoarjo pada Selasa (18/2/2020).

Bayi tersebut dirawat di Puskesmas sejak ditemukan pada 3 Februari 2020.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Jember Gatot Triyono mengatakan, penyerahan itu baru dilakukan oleh Dinas Sosial Kabupaten Jember.

“Penyerahan di kantor Dinsos (Dinas Sosial) sore tadi disertai dokumen yang lengkap,” kata Gatot dalam keterangan yang diterima Kompas.com, Selasa (18/2/2020).

Baca juga: Jual Obat Penggugur Kandungan, Penjual Obat Kuat di Madiun Ditangkap

Dokumen itu meliputi berita acara kepolisian, hasil pemeriksaan dari Puskesmas, berita acara acara serah terima bayi dari puskesmas ke dinas sosial, surat keterangan atau permohonan rekomendasi tempat tinggal tidak tetap (T4), hingga surat keterangan dari desa dan kecamatan.

“Saat ditemukan, kondisi bayi agak kuning. Alhamdulillah saat diserahkan kondisinya sehat,” ucap dia.

Saat ditemukan, berat bayi perempuan itu sekitar 2,5 kilogram. Tapi, setelah menjalani perawatan di puskesmas, beratnya bertambah menjadi 3,5 kilogram.

"Dia dirawat kurang lebih 15 hari," kata dia.

Setelah diserahkan ke PSAB, status bayi perempuan tersebut menjadi anak negara. Seluruh prosedur pengasuhan berada pada tugas dan tanggung jawab lembaga di bawah Dinas Propinsi Jawa Timur tersebut.

Baca juga: Negatif Corona, Mahasiswa Maluku yang Dikarantina Akhirnya Pulang ke Rumah

 

“Bagi pihak yang ingin mengadopsi, diharapkan untuk menghubungi langsung PSAB di Sidoarjo,” jelas dia.

Sebelumnya, warga Dusun Krebet geger karena penemuan bayi perempuan di teras salah satu rumah warga. Bayi perempuan itu diperkirakan berusia tiga hari. Warga yang menemukan pun langsung membawa bayi itu ke puskesmas.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Siswi SMP di OKU yang Dibunuh dan Diperkosa Dimakamkan, Kepsek : Murid Pendiam dan Rajin

Siswi SMP di OKU yang Dibunuh dan Diperkosa Dimakamkan, Kepsek : Murid Pendiam dan Rajin

Regional
Warga Bantul Positif Virus Corona Meninggal Dunia

Warga Bantul Positif Virus Corona Meninggal Dunia

Regional
Jual Cincin Emas, Wanita di Aceh Sumbangkan Masker dan Hand Sanitizer ke Driver Ojol

Jual Cincin Emas, Wanita di Aceh Sumbangkan Masker dan Hand Sanitizer ke Driver Ojol

Regional
Siswi SD Dicabuli di Bukit Cinta Kupang oleh Kenalan dari Medsos

Siswi SD Dicabuli di Bukit Cinta Kupang oleh Kenalan dari Medsos

Regional
Kisah PDP Hamil di Padang Sidempuan, Sempat 'Live' Facebook dan Meninggal di Perjalanan Rujuk ke Medan

Kisah PDP Hamil di Padang Sidempuan, Sempat "Live" Facebook dan Meninggal di Perjalanan Rujuk ke Medan

Regional
Sembuh dari Virus Corona, Kajari Bantul Sampaikan Permintaan Maaf

Sembuh dari Virus Corona, Kajari Bantul Sampaikan Permintaan Maaf

Regional
Sebelum Dibunuh dan Diperkosa Oknum Pembina Pramuka, Orangtua Siswi SMP Sempat Curiga dan Khawatir

Sebelum Dibunuh dan Diperkosa Oknum Pembina Pramuka, Orangtua Siswi SMP Sempat Curiga dan Khawatir

Regional
Bantu Penangan Corona, Singapura Berikan Bantuan 20.000 Test Kit ke Batam

Bantu Penangan Corona, Singapura Berikan Bantuan 20.000 Test Kit ke Batam

Regional
Wali Kota Salatiga Umumkan Pasien PDP Corona Meninggal

Wali Kota Salatiga Umumkan Pasien PDP Corona Meninggal

Regional
Siswi SMP Dibunuh dan Diperkosa Oknum Pembina Pramuka, Berikut Ini Penjelasan Pihak Sekolah

Siswi SMP Dibunuh dan Diperkosa Oknum Pembina Pramuka, Berikut Ini Penjelasan Pihak Sekolah

Regional
Beredar Video Warga Menolak Didata Petugas untuk Karantina Mandiri, Wali Kota Solo: Tidak Boleh Marah-marah

Beredar Video Warga Menolak Didata Petugas untuk Karantina Mandiri, Wali Kota Solo: Tidak Boleh Marah-marah

Regional
Cinta Bertepuk Sebelah Tangan Sang Pembina Pramuka Berujung Pembunuhan, Berawal dari Pesan Facebook

Cinta Bertepuk Sebelah Tangan Sang Pembina Pramuka Berujung Pembunuhan, Berawal dari Pesan Facebook

Regional
Lagi, Pasien PDP Virus Corona di Kota Tegal Meninggal Dunia

Lagi, Pasien PDP Virus Corona di Kota Tegal Meninggal Dunia

Regional
Longsor di Tanah Datar, Dua Warga Hilang dan Empat Rumah Rusak Berat

Longsor di Tanah Datar, Dua Warga Hilang dan Empat Rumah Rusak Berat

Regional
Wali Kota Bengkulu Kirim Parsel dan Surat Cinta untuk Hibur Keluarga Pasien Positif Covid-19

Wali Kota Bengkulu Kirim Parsel dan Surat Cinta untuk Hibur Keluarga Pasien Positif Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X