Baru Kumpulkan 10.000 KTP, Calon Perseorangan Pilkada Kabupaten Semarang Berharap Ada Keajaiban

Kompas.com - 18/02/2020, 18:33 WIB
Hanny David Senduk, bakal calon Bupati Kabupaten Semarang jalur perseorangan. KOMPAS.com/DIAN ADE PERMANAHanny David Senduk, bakal calon Bupati Kabupaten Semarang jalur perseorangan.

UNGARAN, KOMPAS.com - Pasangan bakal calon bupati-wakil bupati Kabupaten Semarang jalur perseorangan, Hanny David Senduk-Sajuri mengharap keajaiban untuk mengikuti Pilkada Kabupaten 2020.

Sebab, hingga saat ini atau satu hari jelang pendaftaran, mereka hanya mampu mengumpulkan sekira 10.000 bukti dukungan melalui Kartu Tanda Penduduk (KTP).

"Kami menanti keajaiban karena saat ini baru bisa mengumpulkan 10.000 KTP. Dari jumlah tersebut, yang sudah masuk ke Silon baru sekitar 1.000. Padahal yang dibutuhkan untuk menjadi pasangan perseorangan setidaknya 59.000," jelasnya di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Semarang, Selasa (18/2/2020).

Baca juga: KPU Beri Waktu 5 Hari Bakal Paslon Perseorangan Serahkan Surat Pernyataan Dukungan Pilkada Solo 2020

David mengatakan, timnya telah bekerja optimal sejak September 2019.

Namun, setelah melakukan sosialisasi dan pencarian data dukungan, hanya bisa membentuk tim di 10 kecamatan dan lima desa.

"Kami sudah sosialisasi dan melakukan pengenalan, dalam setiap alat sosialisasi kami sampaikan visi-misi yang intinya bertujuan untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Semarang," papar David.

Ditambahkan, karena waktu pendaftaran sudah sangat mepet dan bukti dukungan yang dikumpulkan masih jauh dari cukup, maka dirinya akan mengambil keputusan bersama tim mengenai langkah selanjutnya.

"Nanti kami putuskan segera, apakah dukungan untuk pasangan David Senduk-Sajuri mau dikemanakan, saya serahkan kepada tim," paparnya.

Jika tahun ini belum bisa mengikuti kontestasi Pilkada 2020, maka dukungan yang dikumpulkan bisa menjadi modal untuk pilkada selanjutnya.

Baca juga: Jawaban Aulia Saat Diminta Jadi Wakil Bobby Nasution di Pilkada Medan

Ketua KPU Kabupaten Semarang, Maskup Asyadi mengatakan, calon perseorangan setidaknya membutuhkan dukungan 58.425 yang tersebar di 50 persen dari jumlah kecamatan yang ada.

"Jumlah tersebut adalah 7,5 persen dari Daftar Pemilih Tetap (DPT) dalam pemilu sebelumnya," jelasnya.

Syarat dukungan tersebut harus diserahkan pada 19-23 Februari 2020.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ramai-ramai Pejabat dan Dewan Kota Bengkulu Sumbang Gaji Perangi Covid-19

Ramai-ramai Pejabat dan Dewan Kota Bengkulu Sumbang Gaji Perangi Covid-19

Regional
Stok Masker Puskesmas Dicuri Sopir Ambulans, oleh Pelaku Dijual di Situs Online Seharga Rp 5 Juta

Stok Masker Puskesmas Dicuri Sopir Ambulans, oleh Pelaku Dijual di Situs Online Seharga Rp 5 Juta

Regional
Tak Liburkan Sekolah Saat Wabah Corona, Kini Wali Kota Prabumulih Minta Siswa Belajar di Rumah

Tak Liburkan Sekolah Saat Wabah Corona, Kini Wali Kota Prabumulih Minta Siswa Belajar di Rumah

Regional
Siswi SMP di OKU yang Dibunuh dan Diperkosa Dimakamkan, Kepsek : Murid Pendiam dan Rajin

Siswi SMP di OKU yang Dibunuh dan Diperkosa Dimakamkan, Kepsek : Murid Pendiam dan Rajin

Regional
Warga Bantul Positif Virus Corona Meninggal Dunia

Warga Bantul Positif Virus Corona Meninggal Dunia

Regional
Jual Cincin Emas, Wanita di Aceh Sumbangkan Masker dan Hand Sanitizer ke Driver Ojol

Jual Cincin Emas, Wanita di Aceh Sumbangkan Masker dan Hand Sanitizer ke Driver Ojol

Regional
Siswi SD Dicabuli di Bukit Cinta Kupang oleh Kenalan dari Medsos

Siswi SD Dicabuli di Bukit Cinta Kupang oleh Kenalan dari Medsos

Regional
Kisah PDP Hamil di Padang Sidempuan, Sempat 'Live' Facebook dan Meninggal di Perjalanan Rujuk ke Medan

Kisah PDP Hamil di Padang Sidempuan, Sempat "Live" Facebook dan Meninggal di Perjalanan Rujuk ke Medan

Regional
Sembuh dari Virus Corona, Kajari Bantul Sampaikan Permintaan Maaf

Sembuh dari Virus Corona, Kajari Bantul Sampaikan Permintaan Maaf

Regional
Sebelum Dibunuh dan Diperkosa Oknum Pembina Pramuka, Orangtua Siswi SMP Sempat Curiga dan Khawatir

Sebelum Dibunuh dan Diperkosa Oknum Pembina Pramuka, Orangtua Siswi SMP Sempat Curiga dan Khawatir

Regional
Bantu Penangan Corona, Singapura Berikan Bantuan 20.000 Test Kit ke Batam

Bantu Penangan Corona, Singapura Berikan Bantuan 20.000 Test Kit ke Batam

Regional
Wali Kota Salatiga Umumkan Pasien PDP Corona Meninggal

Wali Kota Salatiga Umumkan Pasien PDP Corona Meninggal

Regional
Siswi SMP Dibunuh dan Diperkosa Oknum Pembina Pramuka, Berikut Ini Penjelasan Pihak Sekolah

Siswi SMP Dibunuh dan Diperkosa Oknum Pembina Pramuka, Berikut Ini Penjelasan Pihak Sekolah

Regional
Beredar Video Warga Menolak Didata Petugas untuk Karantina Mandiri, Wali Kota Solo: Tidak Boleh Marah-marah

Beredar Video Warga Menolak Didata Petugas untuk Karantina Mandiri, Wali Kota Solo: Tidak Boleh Marah-marah

Regional
Cinta Bertepuk Sebelah Tangan Sang Pembina Pramuka Berujung Pembunuhan, Berawal dari Pesan Facebook

Cinta Bertepuk Sebelah Tangan Sang Pembina Pramuka Berujung Pembunuhan, Berawal dari Pesan Facebook

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X