Kunjungi Mataram, Wapres akan Tinjau Pembangunan Rumah Tahan Gempa

Kompas.com - 18/02/2020, 18:08 WIB
Sejumlah pejabat Pemerintah Kota Mataram bersama TNI/Polri memantau persiapan kunjungan Wakil Presiden RI KH Maruf Amin di perumahan tahan gempa Gontoran, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, Selasa (18/2/2020). ANTARA/Nirkomala Kompas.comSejumlah pejabat Pemerintah Kota Mataram bersama TNI/Polri memantau persiapan kunjungan Wakil Presiden RI KH Maruf Amin di perumahan tahan gempa Gontoran, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, Selasa (18/2/2020). ANTARA/Nirkomala

MATARAM, KOMPAS.com - Wakil Presiden (Wapres) KH Ma'ruf Amin akan mengunjungi perumahan tahan gempa di Lingkungan Gontoran Barat, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, pada Rabu (19/2/2020).

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Mataram, Lalu Martawang mengatakan, Ma'ruf ingin melihat pembangunan rumah tahan gempa (RTG) itu.

"Wapres dijadwalkan tiba di lokasi sekitar pukul 15.45 WITA, dan akan berada di lokasi sekitar 30 menit," kata Martawang usai meninjau lokasi persiapan kedatangan Wapres di Mataram, Selasa (18/2/2020).

Baca juga: Delapan Bulan Menanti, Keluarga Korban Helikopter MI 17 Berterima Kasih kepada Tim Evakuasi

Lingkungan Gontoran Barat merupakan wilayah terdampak parah gempa bumi 2018. Sehingga, wilayah itu menjadi lokasi pembangunan RTG terbanyak, baik rumah instan sederhana sehat (Risha) dan rumah konvensional (Riko).

"Alhamdulillah, untuk proges pembangunan RTG di Gontoran sudah rampung dan warga sangat antusias ketika tahu kalau besok akan dikunjungi Wapres RI," katanya.

Masyarakat, kata dia, akan mengenakan pakaian adat saat menyambut kedatangan Wapres. 

"Hal itu sebagai bentuk atusias warga menyambut kedatangan Wapres ke perumahan mereka yang dibangun dari bantuan pemerintah," katanya.

Martawang mengatakan, Wapres akan berbincang dengan warga dan meninjau penyelesaian pembangunan RTG.

Baca juga: Jatuh dari Kursi karena Dijahili Temannya, Siswi Ini Dirawat di Rumah Sakit

"Artinya, kedatangan Wapres murni untuk bersilaturahmi dan memantau program RTG di Gontoran. Berbagai atribut menyambut kedatangan Wapres sudah kita siapkan," katanya.

Sebelum ke Gontoran, katanya, Wapres dijadwalkan membuka kuliah umum di Universitas Mataram (Unram).

"Semoga kedatangan Wapres memberikan kebaikan bagi kita semua," katanya.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber Antara
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Alasan Siswa SMA Curi Mobil Mantan Kapolda Jabar, untuk Pamer ke Teman Sekolah

Alasan Siswa SMA Curi Mobil Mantan Kapolda Jabar, untuk Pamer ke Teman Sekolah

Regional
2 Lansia Positif Corona di Cilacap, Punya Riwayat Perjalanan ke Lembang

2 Lansia Positif Corona di Cilacap, Punya Riwayat Perjalanan ke Lembang

Regional
Viral Foto Nelayan Kubur 2 Ton Tuna Hasil Tangkapan, Ini Penjelasannya

Viral Foto Nelayan Kubur 2 Ton Tuna Hasil Tangkapan, Ini Penjelasannya

Regional
Upaya Jawa Barat Cegah dan Tangani Penyebaran Covid-19 di Desa-desa

Upaya Jawa Barat Cegah dan Tangani Penyebaran Covid-19 di Desa-desa

Regional
Bekas Penampungan Rohingya Jadi Tempat Karantina ODP Corona

Bekas Penampungan Rohingya Jadi Tempat Karantina ODP Corona

Regional
Harga Ayam Anjlok Diduga Ulah Mafia, Peternak: Tolong Kami Satgas Pangan

Harga Ayam Anjlok Diduga Ulah Mafia, Peternak: Tolong Kami Satgas Pangan

Regional
Kronologi 2 Kelompok Pelajar Tawuran di Karawang, 1 Luka Berat

Kronologi 2 Kelompok Pelajar Tawuran di Karawang, 1 Luka Berat

Regional
Dampak Corona di Bali, 17.000 Ribu Pekerja Dirumahkan dan 400 Kena PHK

Dampak Corona di Bali, 17.000 Ribu Pekerja Dirumahkan dan 400 Kena PHK

Regional
Pemkot Salatiga Wacanakan Denda untuk Warga yang Tak Tertib Kenakan Masker

Pemkot Salatiga Wacanakan Denda untuk Warga yang Tak Tertib Kenakan Masker

Regional
Pesan Pengemudi Ojol untuk Penumpang yang Menipunya Setelah Diantar dari Purwokerto ke Solo

Pesan Pengemudi Ojol untuk Penumpang yang Menipunya Setelah Diantar dari Purwokerto ke Solo

Regional
Selama Pandemi Corona, Angka Kriminalitas di Makassar Menurun

Selama Pandemi Corona, Angka Kriminalitas di Makassar Menurun

Regional
Mengenal Astuti, Pos Polisi Digital untuk Mencegah Pertemuan Tatap Muka Saat Pandemi Corona

Mengenal Astuti, Pos Polisi Digital untuk Mencegah Pertemuan Tatap Muka Saat Pandemi Corona

Regional
Hasil 'Rapid Test' 6 Karyawan Kahatex Reaktif, Wabup Sumedang Minta Buruh Dirumahkan

Hasil "Rapid Test" 6 Karyawan Kahatex Reaktif, Wabup Sumedang Minta Buruh Dirumahkan

Regional
Tak Pakai Masker Saat Keluar Rumah, Warga Padang Didenda Sediakan 2 Masker

Tak Pakai Masker Saat Keluar Rumah, Warga Padang Didenda Sediakan 2 Masker

Regional
Pemprov Kaltara Minta Bantuan Pemerintah Pusat untuk Karantina TKI yang Pulang dari Malaysia

Pemprov Kaltara Minta Bantuan Pemerintah Pusat untuk Karantina TKI yang Pulang dari Malaysia

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X