Praktik Ningsih Tinampi Diawasi, akan Dipidana jika Menista Agama

Kompas.com - 18/02/2020, 17:22 WIB
Wakil Ketua Tim Pakem yang juga Kasi Intel Kejari Pasuruan, Erfan Efendi KOMPAS.COM/A. FAIZALWakil Ketua Tim Pakem yang juga Kasi Intel Kejari Pasuruan, Erfan Efendi

SURABAYA, KOMPAS.com - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Pasuruan memantau aktivitas pengobatan alternatif Ningsih Tinampi di Desa Karang Jati, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.

Pengawasan dilakukan tim pengawasan aliran kepercayaan masyarakat (Pakem) yang berisi perwakilan kejaksaan, Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB), Majelis Ulama Indonesia (MUI), dan Kementerian Agama.

Baca juga: Bonek dan Aremania Bentrok, Sejumlah Kendaraan Dibakar Massa di Blitar

Tim pakem mengawasi aktivitas praktik alternatif itu karena dugaan penistaan agama. Ningsih sebelumnya menyebut bisa memanggil malaikat. 

"Jika kembali terjadi dugaan aksi penistaan agama seperti sebelumnya, kami akan serahkan ke pihak berwajib," kata Kepala Seksi Intel Kejari Pasuruan yang juga Wakil Ketua Tim Pakem Kejari Pasuruan, Erfan Efendi di Kantor Kejati Jatim, Selasa (18/2/2020).

Tim pakem telah mendatangi Ningsih Tinampi. Perempuan asal Pasuruan itu juga telah mengklarifikasi pernyataan yang diduga menista agama itu.

"Ningsih Tinampi juga menandatangani surat perjanjian untuk tidak mengulangi lagi perbuatannya," jelas Erfan.

Aktivitas pengobatan Ningsih Tinampi viral beberapa bulan terakhir. Praktik tersebut selalu dipenuhi banyak pasien hingga dari luar pulau.

Polisi sempat mengamankan lokasi pengobatan tersebut karena Ningsih Tinampi dalam video pengobatannya menyebut bisa mendatangkan malaikat.

Baca juga: Cerita Garin Anak Korban Bom Bali I, Lihat Jenazah Ayahnya Hangus dan Memilih Mengurung Diri

Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur menyebut, pengobatan Ningsih Tinampi bukan kategori pelayanan kesehatan. Masyarakat pun diimbau lebih bijaksana memilih layanan kesehatan untuk menyembuhkan penyakit. 

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ridwan Kamil Siapkan Hotel Grand Preanger untuk Tempat Tinggal Para Tenaga Medis

Ridwan Kamil Siapkan Hotel Grand Preanger untuk Tempat Tinggal Para Tenaga Medis

Regional
Cuek 'Dugem' Saat Wabah Corona, 71 Pengunjung Hotel di Batam Diamankan

Cuek "Dugem" Saat Wabah Corona, 71 Pengunjung Hotel di Batam Diamankan

Regional
Masuk Zona Merah Covid-19, Gubernur Sulsel Pikir-pikir Terapkan PSBB

Masuk Zona Merah Covid-19, Gubernur Sulsel Pikir-pikir Terapkan PSBB

Regional
3 Warga Tewas Tersambar Petir Saat Sedang Minum Kopi di Pondok

3 Warga Tewas Tersambar Petir Saat Sedang Minum Kopi di Pondok

Regional
2 Pasien Positif Corona Meninggal dalam 2 Hari, Salah Satunya PDP asal Mimika

2 Pasien Positif Corona Meninggal dalam 2 Hari, Salah Satunya PDP asal Mimika

Regional
Disidangkan Lewat Video Conference, Mantan Bupati Bengkayang Dituntut 6 Tahun Penjara

Disidangkan Lewat Video Conference, Mantan Bupati Bengkayang Dituntut 6 Tahun Penjara

Regional
Ringankan Dampak Corona, Bupati Natuna Tangguhkan Angsuran Pinjaman Koperasi hingga 30 April

Ringankan Dampak Corona, Bupati Natuna Tangguhkan Angsuran Pinjaman Koperasi hingga 30 April

Regional
KM Lambelu Dilarang Bersandar karena ABK Diduga Terjangkit Covid-19, Penumpang Teriak dan Lompat ke Laut

KM Lambelu Dilarang Bersandar karena ABK Diduga Terjangkit Covid-19, Penumpang Teriak dan Lompat ke Laut

Regional
Terharu Terima Bantuan, Mulyono Pengemudi Ojol: Saya Orang Kecil, Dapat Santunan dari Orang-orang Besar

Terharu Terima Bantuan, Mulyono Pengemudi Ojol: Saya Orang Kecil, Dapat Santunan dari Orang-orang Besar

Regional
Kepergok Curi Proyektor Kampus, Mahasiswa Ini Ditangkap Polisi

Kepergok Curi Proyektor Kampus, Mahasiswa Ini Ditangkap Polisi

Regional
Diduga Ada ABK Terjangkit Covid-19, Bupati Sikka Izinkan KM Lambelu Bersandar dengan Syarat

Diduga Ada ABK Terjangkit Covid-19, Bupati Sikka Izinkan KM Lambelu Bersandar dengan Syarat

Regional
Dagang di Jakarta Lalu Mudik ke Sumedang, Pria Ini Ternyata Positif Covid-19

Dagang di Jakarta Lalu Mudik ke Sumedang, Pria Ini Ternyata Positif Covid-19

Regional
Anak Gajah Sumatera Ditemukan Mati Membusuk di Hutan, Begini Kondisinya

Anak Gajah Sumatera Ditemukan Mati Membusuk di Hutan, Begini Kondisinya

Regional
31 Pasien Positif Corona di Papua, 5 Sembuh dan 4 Meninggal

31 Pasien Positif Corona di Papua, 5 Sembuh dan 4 Meninggal

Regional
Kronologi Bocah 4 Tahun Tewas Mengapung di Laut, Hilang 2 Jam Setelah Bermain Hujan

Kronologi Bocah 4 Tahun Tewas Mengapung di Laut, Hilang 2 Jam Setelah Bermain Hujan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X