Dua Ibu yang Ditangkap karena Suruh Anak Kandungnya Mengemis Dilepaskan

Kompas.com - 18/02/2020, 16:44 WIB
Dua perempuan yang diamankan karena kedapatan menyuruh anaknya mengemis di perempatan diperiksa aparat kepolisian, Senin (17/2/2020) malam. istimewaDua perempuan yang diamankan karena kedapatan menyuruh anaknya mengemis di perempatan diperiksa aparat kepolisian, Senin (17/2/2020) malam.

PONTIANAK, KOMPAS.com - Dua orang perempuan paruh baya yang diamankan karena kedapatan menyuruh anak kandungnya mengemis di perempatan akhirnya dilepaskan.

Mereka dilepaskan atas dasar pertimbangan kemanusian, lantaran keduanya masih akan bertanggung jawab mengasuh masing-masing anaknya.

"Karena pertimbangan kemanusiaan, dan adanya anak yang harus diasuh, maka kami sepakat tidak diteruskan ke proses hukum," kata Komisioner Komisi Pengawasan dan Perlindungan Anak Daerah Kalimantan Barat (KPPAD Kalbar), Alik R Rosyad, Selasa (18/2/2020).

Baca juga: Dua Ibu Ditangkap karena Suruh Anak Kandungnya Mengemis

Namun demikian, tegas Alik, kedua perempuan terlebih dulu membuat surat pernyataan yang menyebutkan tidak akan mengulangi perbuatannya lagi.

"Setelah diamankan tadi malam, kita mintai keterangan, tetapi dalam perkembangannya, kedua orangtua ini minta maaf dan berjanji tidak mengulangi lagi," ujar Alik.

Dari pemeriksaan, masing-masing anak yang mereka suruh mengemis itu masih sekolah di salah satu sekolah dasar negeri di Kota Pontianak.

Keduanya telah disuruh mengemis sejak Juli 2019 sampai kini. Dalam sepekan, dua sampai empat hari mereka disuruh mengemis, dari 18.00 WIB sampai 22.00 WIB.

"Hasil mereka per hari rata-rata Rp 80.000 ribu," ungkap Alik.

Alik menjelaskan, kedua perempuan ini masih bersuami, tapi bekerja serabutan.

"Jelas eksploitasinya, karena anak ini masih dalam usia sekolah dan disuruh minta-minta di perempatan, sehingga berpengaruh terhadap kesehatannya," sebut Alik.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bupati Positif Covid-19, Puluhan Pejabat Pemkab Bantaeng Jalani 'Swab Test'

Bupati Positif Covid-19, Puluhan Pejabat Pemkab Bantaeng Jalani "Swab Test"

Regional
Bayi Laki-laki Ditemukan Tewas Terbungkus Plastik di Pinggir Jalan

Bayi Laki-laki Ditemukan Tewas Terbungkus Plastik di Pinggir Jalan

Regional
Strategi Paslon Majukan Daerah, Gibran Fokus Pemulihan Ekonomi, Bajo Gandeng Koalisi Rakyat

Strategi Paslon Majukan Daerah, Gibran Fokus Pemulihan Ekonomi, Bajo Gandeng Koalisi Rakyat

Regional
8 Demonstran Terlibat Ricuh di Depan KPU Sulsel Dikenakan Wajib Lapor

8 Demonstran Terlibat Ricuh di Depan KPU Sulsel Dikenakan Wajib Lapor

Regional
Satgas Sebut Pemerintah Pusat Keliru Sampaikan Data Covid-19 di Papua karena Masalah Sistem

Satgas Sebut Pemerintah Pusat Keliru Sampaikan Data Covid-19 di Papua karena Masalah Sistem

Regional
Imbas Kerumunan Penonton Sepak Bola di Serang, Seorang Kapolsek Dicopot

Imbas Kerumunan Penonton Sepak Bola di Serang, Seorang Kapolsek Dicopot

Regional
7 Kabupaten yang Gelar Pilkada di NTT Kekurangan Surat Suara

7 Kabupaten yang Gelar Pilkada di NTT Kekurangan Surat Suara

Regional
Video Viral Sebuah Bus Lawah Arah Saat Macet, Sopir Akhirnya Kabur karena Dipukuli Massa

Video Viral Sebuah Bus Lawah Arah Saat Macet, Sopir Akhirnya Kabur karena Dipukuli Massa

Regional
22 Nakes Positif Covid-19, Poli Rawat Jalan RSUD dr Moh Saleh Tutup 2 Hari

22 Nakes Positif Covid-19, Poli Rawat Jalan RSUD dr Moh Saleh Tutup 2 Hari

Regional
Menkopolhukam Perintahkan Aparat Tangkap Ali Kalora dan Pengikutnya Sebelum Natal

Menkopolhukam Perintahkan Aparat Tangkap Ali Kalora dan Pengikutnya Sebelum Natal

Regional
Ganjar Minta Warga Tak Bepergian ke Luar Kota Saat Libur Natal dan Tahun Baru

Ganjar Minta Warga Tak Bepergian ke Luar Kota Saat Libur Natal dan Tahun Baru

Regional
Penyebab Sungai di Banyumas Dipenuhi Busa karena Limbah Kimia

Penyebab Sungai di Banyumas Dipenuhi Busa karena Limbah Kimia

Regional
Komisi IV Minta 6 Ketua RT di Babel Tak Ditahan dan Kegiatan Kapal Isap Dihentikan

Komisi IV Minta 6 Ketua RT di Babel Tak Ditahan dan Kegiatan Kapal Isap Dihentikan

Regional
Terperosok di Bekas Sumur yang Tertutup Banjir, Nenek 70 Tahun Tewas

Terperosok di Bekas Sumur yang Tertutup Banjir, Nenek 70 Tahun Tewas

Regional
Pelajar SMA Dibegal, Diancam Ditembak oleh Pelaku

Pelajar SMA Dibegal, Diancam Ditembak oleh Pelaku

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X