Dua Desa di Sumbawa Terdampak Banjir Bandang

Kompas.com - 18/02/2020, 15:45 WIB
Banjir bandang merendam dua Desa di Kabupaten Sumbawa, Senin (17/02/2020). BPBD mencatat ada 32 rumah terdampak. KOMPAS.COM/Dok.BPBD SumbawaBanjir bandang merendam dua Desa di Kabupaten Sumbawa, Senin (17/02/2020). BPBD mencatat ada 32 rumah terdampak.

BIMA, KOMPAS.com - Hujan deras yang mengguyur Kecamatan Lantung, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat ( NTB), menyebabkan dua desa terendam banjir, Senin (17/2/2020).

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencatat, ada 32 rumah yang terdampak banjir.

"Rinciannya, 17 rumah di Desa Lantung dan 15 rumah di Desa Sepukur," kata Operator Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana  BPBD Sumbawa Adam Muwijul Dzaariaat dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Selasa (18/2/2020).

Baca juga: Terungkap, Pelaku Mutilasi Ibu di Sumbawa yang Potongan Tubuhnya Disimpan Dalam Kulkas

Ia mengatakan, banjir terjadi pada Senin, sekitar pukul 15.30 WITA. 

Banjir tersebut disebabkan meluapnya sungai Desa Rhee, karena tidak mampu menampung debit air akibat tingginya intensitas hujan.

Luapan air sungai itu meluber ke pemukiman warga dan merendam puluhan rumah dengan ketinggian air hingga mencapai 1 meter.

"Selain itu, hujan yang lebat juga mengakibatkan air gunung yang turun menggenangi jalan raya di Desa Luk, Kecamatan Rhee," ujar Adam.

Baca juga: Siswi SMA Diperkosa Usai Dicekoki Miras, Dua Siswi Lain Malah Merekam

Saat ini, banjir yang merendam dua desa tersebut telah berangsur surut.

Warga dua desa tersebut mulai membersihkan sisa lumpur yang dibawa banjir.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

Sementara, petugas BPBD terus melakukan pendataan dan membantu warga membersihkan sisa banjir.

"Selain membantu warga untuk membersihkan sisa banjir, kami juga telah mengirimkan bantuan logistik untuk kebutuhan dasar warga terdampak banjir di Desa Lantung dan Sepukur," kata Adam.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Satu Jemaah Tabligh Asal Lampung Positif Covid-19 di Bengkulu

Satu Jemaah Tabligh Asal Lampung Positif Covid-19 di Bengkulu

Regional
Seorang Pria di Kupang Cabuli Calon Anak Tirinya, Kepergok Ibu Korban

Seorang Pria di Kupang Cabuli Calon Anak Tirinya, Kepergok Ibu Korban

Regional
Upaya Pemkot Balikpapan Cegah Corona, Penutupan Ruas Jalan hingga Penerapan Jam Malam

Upaya Pemkot Balikpapan Cegah Corona, Penutupan Ruas Jalan hingga Penerapan Jam Malam

Regional
Rumah Zakat Kirim Paket Makanan ke Warga Terdampak Corona, Dibeli dari Warung Kecil dan Diantar Ojek Online

Rumah Zakat Kirim Paket Makanan ke Warga Terdampak Corona, Dibeli dari Warung Kecil dan Diantar Ojek Online

Regional
Fakta Karantina Wilayah Surabaya, Akses Khusus Pelat L, Orang yang Masuk Disterilkan

Fakta Karantina Wilayah Surabaya, Akses Khusus Pelat L, Orang yang Masuk Disterilkan

Regional
Khawatir Terjangkit Corona, Puluhan Warga Manggarai Timur Memilih Tinggal di Kebun

Khawatir Terjangkit Corona, Puluhan Warga Manggarai Timur Memilih Tinggal di Kebun

Regional
UPDATE: 1 PDP Corona di Batam Meninggal, Pasien Punya Riwayat Pergi ke Malaysia

UPDATE: 1 PDP Corona di Batam Meninggal, Pasien Punya Riwayat Pergi ke Malaysia

Regional
40 Akses Masuk ke Trenggalek Ditutup, Bupati Sebut Bukan 'Lockdown'

40 Akses Masuk ke Trenggalek Ditutup, Bupati Sebut Bukan "Lockdown"

Regional
Polres Salatiga Patroli Siber Buru Penyebar Hoaks Corona

Polres Salatiga Patroli Siber Buru Penyebar Hoaks Corona

Regional
TKI Berpotensi Menumpuk di Kepri jika Daerah Lain 'Lockdown' Lokal, Gubernur: Pak Menteri Kami Mohon Solusi

TKI Berpotensi Menumpuk di Kepri jika Daerah Lain "Lockdown" Lokal, Gubernur: Pak Menteri Kami Mohon Solusi

Regional
Cegah Penyebaran Corona, 19 Pintu Masuk ke Surabaya Dipekerkat

Cegah Penyebaran Corona, 19 Pintu Masuk ke Surabaya Dipekerkat

Regional
Ini Kriteria Kendaraan yang Boleh Masuk ke Surabaya Saat Karantina Wilayah Diterapkan

Ini Kriteria Kendaraan yang Boleh Masuk ke Surabaya Saat Karantina Wilayah Diterapkan

Regional
Wali Kota: Hingga Hari Ini, Tidak Ada Warga Sukabumi Positif Covid-19

Wali Kota: Hingga Hari Ini, Tidak Ada Warga Sukabumi Positif Covid-19

Regional
Surabaya Segera Karantina Wilayah, 19 Pintu Masuk Dijaga, Pengendara Di-screening

Surabaya Segera Karantina Wilayah, 19 Pintu Masuk Dijaga, Pengendara Di-screening

Regional
Cerita Wabup soal Profesor Terjangkit Corona hingga Pemakaman Ditolak Warga

Cerita Wabup soal Profesor Terjangkit Corona hingga Pemakaman Ditolak Warga

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X