Kadinkes Sumut: Penyebar Hoaks Ada Pasien Corona di Medan Sama Jahatnya dengan Teroris

Kompas.com - 18/02/2020, 13:03 WIB
Tangkapan video berdurasi 49 detik seorang pria menyebut sudah ada pasien Corona di Medan dan dirawat di RSUP Haji Adam Malik. Video tersebut beredar di group aplikasi percakapan WhatsApp. Pihak RSUP Haji Adam Malik membantah dan menyebutnya sebagai hoax. IstimewaTangkapan video berdurasi 49 detik seorang pria menyebut sudah ada pasien Corona di Medan dan dirawat di RSUP Haji Adam Malik. Video tersebut beredar di group aplikasi percakapan WhatsApp. Pihak RSUP Haji Adam Malik membantah dan menyebutnya sebagai hoax.

 

Isi video hoaks

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Medan Talk (@medantalk) on Feb 17, 2020 at 2:31am PST

Berikut ini yang diucapkannya:

"Assalamualaikum buat teman-teman semuanya. Saya mendapat informasi dari rekan medis, bahwa penyakit corona sudah masuk ke wilayah Medan, Sumatera Utara. Tepatnya pasien tersebut sedang di Rumah Sakit Haji Adam Malik Medan.

Buat seluruh teman-teman yang mendengar pesan ini, tolong keluar rumah tetap waspada menggunakan masker kurangi kontak fisik saat menjenguk keluarga Anda di rumah sakit atau kerabat Anda di rumah sakit.

Lantas yang kedua kurangi kontak fisik juga di saat Anda berteguran dengan teman-teman Anda yang baik itu bertemu saat berkunjung di rumah atau di tengah jalan. Dan yang paling penting adalah utamakan keluar rumah dengan mengingat ke Tuhan Yang Maha Esa agar kita dilindungi dari penyakit yang mencekam dan segala mara bahaya. amin allohuma amin (tidak terdengar jelas) kingdom out,".

Baca juga: Polisi Tahan Penyebar Hoaks Penculikan Anak di Singkawang

Bantahan RSUP Haji Adam Malik

Ketika dikonfirmasi mengenai video tersebut, Kepala Sub Bagian Humas RSUP HAM Rosario Dorothy Simanjuntak langsung membagikan tautan Facebook dari akun RSUP Haji Adam Malik.

Di akun tersebut, lanjutnya, merupakan pernyataan resmi pihaknya dan dapat dikutip.

"Sejak semalam (Kamis) pagi saya sudah lihat videonya. Itu hoaks," katanya. 

Menurutnya, hingga saat ini RSUP Haji Adam Malik belum ada merawat pasien suspect nCoV atau yang sekarang disebut COVID-19.

"Untuk itu, bagi pihak-pihak yang sering  menyebarkan hoax  kami minta untuk berhenti menyebarkan informasi tidak benar yang dapat meresahkan dan menimbulkan kepanikan masyarakat," katanya, Jumat sore (14/2/2020).

"Sampai saat ini RSUP Haji Adam Malik sedang mengkaji opsi menempuh jalur hukum dengan melihat situasi dan kondisi sejauh mana video tersebut menimbulkan keresahan di masyarakat," katanya.

Baca juga: KPAID Tasikmalaya Bantah Hoaks Rekaman CCTV Pria Bermasker yang Ajak Siswi SD Berhubungan Badan

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berzina dengan Istri Orang, Oknum Anggota DPRD di Maluku Jadi Tersangka

Berzina dengan Istri Orang, Oknum Anggota DPRD di Maluku Jadi Tersangka

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 28 Januari 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 28 Januari 2021

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 28 Januari 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 28 Januari 2021

Regional
Banjir Bandang di Bogor, Komisi IV Minta 220 Rumah di Gunung Mas Direlokasi

Banjir Bandang di Bogor, Komisi IV Minta 220 Rumah di Gunung Mas Direlokasi

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 28 Januari 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 28 Januari 2021

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 28 Januari 2021

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 28 Januari 2021

Regional
Lakukan Vaksinasi Massal, RSUD dr Sardjito Catatkan Rekor Muri

Lakukan Vaksinasi Massal, RSUD dr Sardjito Catatkan Rekor Muri

Regional
Hujan Deras Disertai Angin Kencang Rusak 27 Bangunan di Kulon Progo

Hujan Deras Disertai Angin Kencang Rusak 27 Bangunan di Kulon Progo

Regional
Setahun Pandemi, Banten Akhirnya Punya Perda Sanksi Pelanggar Prokes Covid-19

Setahun Pandemi, Banten Akhirnya Punya Perda Sanksi Pelanggar Prokes Covid-19

Regional
Baru Kenal dan Ingin Menjadi Pacar, Pemuda Ini Bunuh Siswi SMP yang Menolaknya

Baru Kenal dan Ingin Menjadi Pacar, Pemuda Ini Bunuh Siswi SMP yang Menolaknya

Regional
Kata Wagub Jabar Usai Suntik Kedua Vaksin Covid-19: Alhamdulillah, Tidak Ada Gejala Apa Pun...

Kata Wagub Jabar Usai Suntik Kedua Vaksin Covid-19: Alhamdulillah, Tidak Ada Gejala Apa Pun...

Regional
Terlilit Utang, Seorang Pegawai Minimarket Curi Uang di Brankas Lalu Bakar Toko

Terlilit Utang, Seorang Pegawai Minimarket Curi Uang di Brankas Lalu Bakar Toko

Regional
Vaksinasi bagi Tenaga Kesehatan di Karawang Ditargetkan Rampung Maret

Vaksinasi bagi Tenaga Kesehatan di Karawang Ditargetkan Rampung Maret

Regional
Pengakuan Suami yang Memerkosa Rekan Kerja Dibantu Istri Pelaku

Pengakuan Suami yang Memerkosa Rekan Kerja Dibantu Istri Pelaku

Regional
Kisah Pilu Indri dan Dani, Orangtua Terkubur Longsor Beberapa Jam Sebelum Akad Nikah

Kisah Pilu Indri dan Dani, Orangtua Terkubur Longsor Beberapa Jam Sebelum Akad Nikah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X