Pratu Yanuarius akan Dimakamkan di TMP Seroja, Sang Ayah: Saya Bangga Punya Anak seperti Dia

Kompas.com - 18/02/2020, 11:50 WIB
Pelepasan 8 jenazah anggota TNI yang menjadi korban jatuhnya Heli MI17 di Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, pada 28 Juni 2020. Pelepasan tersebut dipimpin oleh Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III (Pangkogab Wilhan III), Letjen TNI Ganib Warsito di Hanggar Base Ops Lanud Silas Papare, Jayapura, Senin (18/02/2020) KOMPAS.COM/DHIAS SUWANDIPelepasan 8 jenazah anggota TNI yang menjadi korban jatuhnya Heli MI17 di Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, pada 28 Juni 2020. Pelepasan tersebut dipimpin oleh Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III (Pangkogab Wilhan III), Letjen TNI Ganib Warsito di Hanggar Base Ops Lanud Silas Papare, Jayapura, Senin (18/02/2020)

KUPANG, KOMPAS.com - Pratu Yanuarius Loe, yang menjadi korban kecelakaan helikopter MI-17 di Pegunungan Mandala, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, akan dimakamkan keluarga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Seroja, Atambua, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Ayah Yanuarius, Fransiskus Loe mengatakan, keluarga telah berembuk dan sepakat memakamkan anaknya di taman makam pahlawan yang berbatasan dengan Timor Leste itu.

"Kemarin kami keluarga besar, sudah berembuk dengan Dandim Belu dan sepakat bahwa anak kami akan dimakamkan di TMP itu," kata Fransiskus saat dihubungi Antara dari Kupang, Selasa (18/2/2020).

Baca juga: Diterima Secara Militer di Kupang, Jenazah Pratu Yanuarius Diantar lewat Jalur Darat ke Belu

Saat ini, keluarga telah menyiapkan penyambutan jenazah di rumah duka, Desa Rinbesihat, Kecamatan Rai Manuk, Kabupaten Belu.

Sejumlah keluarga besar Pratu Yanuarius juga dalam perjalanan menuju Kupang untuk menjemput jenazah yang diterbangkan dari Papua.

"Saat ini keluarga sudah dalam perjalanan menuju ke Kota Kupang. Nanti rencananya sore nanti akan tiba," ujar dia.

Dikenal Sebagai Sosok Ceria

Fransiskus mengenang Yanuarius sebagai sosok yang ceria. Selama bertugas di Papua, Yanuarius bisa tiga sampai empat kali menghubungi orangtuanya di Kabupaten Belu.

Ia bercerita tentang apa saja atau sekadar menanyakan kabar orangtuanya.

Fransiskus bangga dengan anaknya yang telah mengabdi kepada bangsa dan negara.

"Saya bangga, mempunyai anak seperti dia. Walaupun belum banyak yang dia perbuat buat bangsa ini, tetapi setidaknya ada hal-hal lain yang ia pertaruhkan untuk bangsa dan negara Indonesia," kata Fransiskus.

Baca juga: Pengendara Motor Nekat Lintasi Jalan yang Nyaris Putus Akibat Tanah Bergerak di Sukabumi

Jenazah Pratu Yanuarius akan tiba di Kupang sekitar pukul 17.00 WITA menggunakan pesawat khusus TNI Angkatan Udara. 

Jenazah akan diterima secara militer sebelum diantar ke kampung halaman di Kabupaten Belu melalui jalur darat.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber Antara
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

11 Pasien Positif Corona Meninggal di Jateng pada 3 April, Ini Penjelasan Ganjar

11 Pasien Positif Corona Meninggal di Jateng pada 3 April, Ini Penjelasan Ganjar

Regional
Kantor Kecamatan Ini Mendadak Bau, Penuh Sampah, Ternyata Dijadikan TPA oleh Warga yang Kesal

Kantor Kecamatan Ini Mendadak Bau, Penuh Sampah, Ternyata Dijadikan TPA oleh Warga yang Kesal

Regional
Baru 4 Jam Masuk Rumah Sakit, 1 PDP Covid-19 di Lamongan Meninggal

Baru 4 Jam Masuk Rumah Sakit, 1 PDP Covid-19 di Lamongan Meninggal

Regional
Detik-detik Pencuri Tepergok Pemilik Rumah Saat Panjat Atap

Detik-detik Pencuri Tepergok Pemilik Rumah Saat Panjat Atap

Regional
Anggaran Penanganan Wabah Covid-19 di Jatim Rp 2,3 Triliun

Anggaran Penanganan Wabah Covid-19 di Jatim Rp 2,3 Triliun

Regional
Fakta di Balik 18 Pasien Positif Covid-19 Meninggal di Jateng, Ganjar: Mereka Punya Penyakit Bawaan

Fakta di Balik 18 Pasien Positif Covid-19 Meninggal di Jateng, Ganjar: Mereka Punya Penyakit Bawaan

Regional
Perjuangan Wahib Melawan Virus Corona hingga Sembuh, Berawal dari Seminar di Bogor

Perjuangan Wahib Melawan Virus Corona hingga Sembuh, Berawal dari Seminar di Bogor

Regional
Sejumlah Jalan di Bandung Kembali Ditutup dari Jumat hingga Minggu

Sejumlah Jalan di Bandung Kembali Ditutup dari Jumat hingga Minggu

Regional
PDP Hamil yang Mengeluh via 'Live' Facebook Dirujuk ke RSUP Adam Malik

PDP Hamil yang Mengeluh via "Live" Facebook Dirujuk ke RSUP Adam Malik

Regional
Empati dari Banyuwangi, Bagikan Kupon Makan Gratis di Tengah Pandemi

Empati dari Banyuwangi, Bagikan Kupon Makan Gratis di Tengah Pandemi

Regional
Sederet Pesan Menggugah dari Para Pasien Corona yang Berhasil Sembuh..

Sederet Pesan Menggugah dari Para Pasien Corona yang Berhasil Sembuh..

Regional
Menyoal Pasien Corona Terlantar 3 Jam di RSUD Padang Sidempuan, Alasan Ruang Isolasi Belum Siap

Menyoal Pasien Corona Terlantar 3 Jam di RSUD Padang Sidempuan, Alasan Ruang Isolasi Belum Siap

Regional
Fakta Anak Bakar Rumah Orangtua karena Tak Diberi Uang, Sang Ayah Buta, Pelaku Sempat Putus Sekolah

Fakta Anak Bakar Rumah Orangtua karena Tak Diberi Uang, Sang Ayah Buta, Pelaku Sempat Putus Sekolah

Regional
6 Pasien Positif Corona Sembuh di Semarang, Kuncinya Tetap Semangat

6 Pasien Positif Corona Sembuh di Semarang, Kuncinya Tetap Semangat

Regional
Cerita di Balik Foto 2 'Pocong' Duduk di Depan Gapura, Berawal dari Foto 2019 yang Viral

Cerita di Balik Foto 2 "Pocong" Duduk di Depan Gapura, Berawal dari Foto 2019 yang Viral

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X