Makam Balita Tanpa Kepala di Samarinda Dibongkar, Orangtua Harap Hasilnya Dibuka Terang Benderang

Kompas.com - 18/02/2020, 10:09 WIB
Pembongkaran makam Yusuf Achmad Ghazali berlokasi di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Muslim, Jalan Damanhuri, Samarinda, Kaltim, Selasa (18/2/2020). KOMPAS.com/ZAKARIAS DEMON DATONPembongkaran makam Yusuf Achmad Ghazali berlokasi di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Muslim, Jalan Damanhuri, Samarinda, Kaltim, Selasa (18/2/2020).

SAMARINDA, KOMPAS.com - Makam Yusuf Achmad Ghazali (4) balita yang ditemukan tewas tanpa kepala di Samarinda, Kalimantan Timur, dibongkar, Selasa (18/2/2020).

Berlokasi di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Muslim Jalan Damanhuri, Samarinda, Kalimantan Timur, Selasa (18/2/2020).

Sekitar 09.00 WITA makam Yusuf digali setelah penyidik dari Polresta Samarinda meminta izin keluarga juga surat penyitaan dari Kejaksaan Negeri Samarinda untuk penggalian makam tersebut.

Baca juga: Ingin Ungkap Sebab Kematian, Orangtua Balita Tanpa Kepala Datangi Mabes Polri dan Hotman Paris

Tak sampai 30 menit jasad Yusuf berhasil diambil. Jasad Yusuf dibungkus dalam kantong jenazah warna kuning. Kini sedang dalam pemeriksaan tim forensik di lokasi kuburan.

Tim forensik yang ditangani Polwan ahli forensik dari Mabes Polri, Kombes Sumy Hastry Purwanti, turun langsung memimpin otopsi ini.

Ayah Yusuf, Bambang Sulistyo didampingi keluarga turut hadir dalam proses ini. Bambang berharap hasil dari proses ini dibuka terang benderang.

"Kalau saya berharap semua mengatasnamakan keadilan semoga hasil dibuka terang benderang. Semoga proses ini menemukan hasil yang sebenarnya," ungkap dia saat ditemui Kompas.com di lokasi, Selasa pagi.

Baca juga: Balita Ditemukan Tanpa Kepala, Dokter Forensik: Penyebab Kematian Tak Dapat Dinilai

Dalam proses ini, kata Bambang, istrinya atau ibu dari Yusuf tak dapat hadir karena tidak tega melihat makam anaknya dibongkar.

"Namanya ibu tidak tahan melihat bongkar. Tapi kebetulan istri saya juga masih di Jakarta untuk urusan ini juga," kata dia.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jual Cincin Emas, Wanita di Aceh Sumbangkan Masker dan Hand Sanitizer ke Driver Ojol

Jual Cincin Emas, Wanita di Aceh Sumbangkan Masker dan Hand Sanitizer ke Driver Ojol

Regional
Siswi SD Dicabuli di Bukit Cinta Kupang oleh Kenalan dari Medsos

Siswi SD Dicabuli di Bukit Cinta Kupang oleh Kenalan dari Medsos

Regional
Kisah PDP Hamil di Padang Sidempuan, Sempat 'Live' Facebook dan Meninggal di Perjalanan Rujuk ke Medan

Kisah PDP Hamil di Padang Sidempuan, Sempat "Live" Facebook dan Meninggal di Perjalanan Rujuk ke Medan

Regional
Sembuh dari Virus Corona, Kajari Bantul Sampaikan Permintaan Maaf

Sembuh dari Virus Corona, Kajari Bantul Sampaikan Permintaan Maaf

Regional
Sebelum Dibunuh dan Diperkosa Oknum Pembina Pramuka, Orangtua Siswi SMP Sempat Curiga dan Khawatir

Sebelum Dibunuh dan Diperkosa Oknum Pembina Pramuka, Orangtua Siswi SMP Sempat Curiga dan Khawatir

Regional
Bantu Penangan Corona, Singapura Berikan Bantuan 20.000 Test Kit ke Batam

Bantu Penangan Corona, Singapura Berikan Bantuan 20.000 Test Kit ke Batam

Regional
Wali Kota Salatiga Umumkan Pasien PDP Corona Meninggal

Wali Kota Salatiga Umumkan Pasien PDP Corona Meninggal

Regional
Siswi SMP Dibunuh dan Diperkosa Oknum Pembina Pramuka, Berikut Ini Penjelasan Pihak Sekolah

Siswi SMP Dibunuh dan Diperkosa Oknum Pembina Pramuka, Berikut Ini Penjelasan Pihak Sekolah

Regional
Beredar Video Warga Menolak Didata Petugas untuk Karantina Mandiri, Wali Kota Solo: Tidak Boleh Marah-marah

Beredar Video Warga Menolak Didata Petugas untuk Karantina Mandiri, Wali Kota Solo: Tidak Boleh Marah-marah

Regional
Cinta Bertepuk Sebelah Tangan Sang Pembina Pramuka Berujung Pembunuhan, Berawal dari Pesan Facebook

Cinta Bertepuk Sebelah Tangan Sang Pembina Pramuka Berujung Pembunuhan, Berawal dari Pesan Facebook

Regional
Lagi, Pasien PDP Virus Corona di Kota Tegal Meninggal Dunia

Lagi, Pasien PDP Virus Corona di Kota Tegal Meninggal Dunia

Regional
Longsor di Tanah Datar, Dua Warga Hilang dan Empat Rumah Rusak Berat

Longsor di Tanah Datar, Dua Warga Hilang dan Empat Rumah Rusak Berat

Regional
Wali Kota Bengkulu Kirim Parsel dan Surat Cinta untuk Hibur Keluarga Pasien Positif Covid-19

Wali Kota Bengkulu Kirim Parsel dan Surat Cinta untuk Hibur Keluarga Pasien Positif Covid-19

Regional
Positif Corona Bupati Morowali Meninggal, Sempat 2 Minggu di Jakarta dan Hasil Rapid Tes Negatif

Positif Corona Bupati Morowali Meninggal, Sempat 2 Minggu di Jakarta dan Hasil Rapid Tes Negatif

Regional
Cara Lapas di Ngawi Perangi Corona: Napi Berjemur, Penjara Disemprot Kapur Barus Campur Minyak Tanah

Cara Lapas di Ngawi Perangi Corona: Napi Berjemur, Penjara Disemprot Kapur Barus Campur Minyak Tanah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X