Upaya Ridwan Kamil Berantas Prostitusi di Jawa Barat

Kompas.com - 17/02/2020, 15:03 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil diwawancarai di Kampung Buricak Burinong, Waduk Jatigede, Sumedang, Jawa Barat, Sabtu (15/2/2020). AAM AMINULLAH/KOMPAS.com KOMPAS.COM/AAM AMINULLAHGubernur Jawa Barat Ridwan Kamil diwawancarai di Kampung Buricak Burinong, Waduk Jatigede, Sumedang, Jawa Barat, Sabtu (15/2/2020). AAM AMINULLAH/KOMPAS.com

BANDUNG, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil merancang sejumlah cara untuk memberantas praktik prostitusi di Jawa Barat menyusul pengungkapan praktik jaringan prostitusi di kawasan Puncak, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Sabtu (28/12/2019) lalu.

Pria yang akrab disapa Emil itu bakal berkoordinasi dengan kepolisian dan memerintahkan aparat pemerintahan untuk mengintensifkan razia di beberapa titik yang menjadi tempat prostitusi.

"Kan sudah kita koordinasi terus dengan Bareskrim sudah ditangkap. Kita teruskan dan rutinkan karena memang di Puncak Bogor dan Cianjur itu banyak, kita sudah arahkan ke dinas untuk melakukan pemberantasan kemaksiatan," ujar Emil saat ditemui di Kantor Bapenda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Senin (17/2/2020).

Baca juga: Bongkar Bisnis Prostitusi di Puncak, Polisi Amankan 2 Muncikari dan PSK

Emil juga akan memasang baligo atau spanduk sebagai pengingat.

Menurutnya, citra negatif karena praktik prostitusi harus segera ditangani meskipun kegiatan itu sudah ada sejak berpuluh tahun lalu.

"Kita juga akan tempel baliho untuk mengingatkan. Kita ingin hidup tenang, barokah, jauh dari maksiat. Karena branding negatif ini tidak bisa dibiarkan. Memang itu sudah ada dari saya zaman SD kalau lewat bogor," paparnya.

Berhasil tidaknya program tersebut, Emil enggan sesumbar.

 

Menurutnya, segala upaya harus dicoba untuk menghapus citra negatif terhadap daerah yang kental dengan aktivitas prostitusi di Jabar.

Baca juga: Prostitusi Anak di Kelapa Gading Sudah Beroperasi Selama 6 Bulan

"Minimal di zaman saya gubernur kita akan usahakan, berhasil tidak berhasil lihat nanti. Yang penting kita fight bebas dari citra negatif dan kegiatan mudarat. Kita sedang hitung juga dampak ekonominya supaya kita geser ke ekonomi alternatif," jelasnya. 

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Satu Pemasok Ikan Positif Covid-19, Pedagang Ikan Pasar Kranggan Yogya Jalani 'Rapid Test'

Satu Pemasok Ikan Positif Covid-19, Pedagang Ikan Pasar Kranggan Yogya Jalani "Rapid Test"

Regional
Tersangka Kasus Sabu 402 Kilogram Terancam Hukuman Mati

Tersangka Kasus Sabu 402 Kilogram Terancam Hukuman Mati

Regional
Sebanyak 30.700 Calon Jemaah Haji Jateng Batal Berangkat Ke Tanah Suci

Sebanyak 30.700 Calon Jemaah Haji Jateng Batal Berangkat Ke Tanah Suci

Regional
Viral Video Keluarga Mengamuk, Peti Jenazah PDP Covid-19 Terjungkal

Viral Video Keluarga Mengamuk, Peti Jenazah PDP Covid-19 Terjungkal

Regional
Pantura Jateng Darurat Rob, Ganjar: Bupati/Wali kota Bantu Masyarakat Dulu

Pantura Jateng Darurat Rob, Ganjar: Bupati/Wali kota Bantu Masyarakat Dulu

Regional
Penyebab Listrik Padam di Batam dan Bintan

Penyebab Listrik Padam di Batam dan Bintan

Regional
Jalan Pantura Semarang Diterjang Banjir Rob, Motor Mogok dan Bahayakan Pengendara

Jalan Pantura Semarang Diterjang Banjir Rob, Motor Mogok dan Bahayakan Pengendara

Regional
Sambut “New Normal”, Dompet Dhuafa Pasang Tempat Cuci Tangan di Fasilitas Umum

Sambut “New Normal”, Dompet Dhuafa Pasang Tempat Cuci Tangan di Fasilitas Umum

Regional
New Normal Masih Cukup Berat, PSBB Kabupaten Bogor Diperpanjang

New Normal Masih Cukup Berat, PSBB Kabupaten Bogor Diperpanjang

Regional
Diduga Positif Covid-19, Dokter RSUD Kardinah Kota Tegal Meninggal

Diduga Positif Covid-19, Dokter RSUD Kardinah Kota Tegal Meninggal

Regional
Kapolsek Nyaris Jadi Korban Penipuan Saat Ambil Uang di ATM

Kapolsek Nyaris Jadi Korban Penipuan Saat Ambil Uang di ATM

Regional
Dalam 2 Hari Wanita Ini Kehilangan Ayah, Ibu, dan Kakak, Salah Satu Terjangkit Covid-19

Dalam 2 Hari Wanita Ini Kehilangan Ayah, Ibu, dan Kakak, Salah Satu Terjangkit Covid-19

Regional
Tak Ada Merah Tua dan Hitam, Pemkot Surabaya: Protokol BNPB Hanya Ada 4 Warna

Tak Ada Merah Tua dan Hitam, Pemkot Surabaya: Protokol BNPB Hanya Ada 4 Warna

Regional
Terapkan Physical Distancing, Lampu Merah di Kota Ini Diatur ala Starting Grid MotoGP

Terapkan Physical Distancing, Lampu Merah di Kota Ini Diatur ala Starting Grid MotoGP

Regional
Lalai Saat Ambil Sampel Swab, Tenaga Analis Labkes Batam Terpapar Corona

Lalai Saat Ambil Sampel Swab, Tenaga Analis Labkes Batam Terpapar Corona

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X