Buntut Kasus Bully di Malang, Peraturan Wali Kota Dirumuskan Atur Sistem Pengaduan di Sekolah

Kompas.com - 17/02/2020, 14:55 WIB
Wali Kota Malang, Sutiaji usai menghadiri Musrenbang Lansia di kota Malang, Senin (17/2/2020). KOMPAS.COM/ANDI HARTIKWali Kota Malang, Sutiaji usai menghadiri Musrenbang Lansia di kota Malang, Senin (17/2/2020).

MALANG, KOMPAS.com – Pemerintah Kota Malang mengkaji pembentukan peraturan wali kota (Perwal) untuk membangun sistem pengaduan di sekolah.

Hal itu untuk mencegah aksi bully atau perisakan seperti yang terjadi di SMPN 16 Kota Malang, terulang.

Wali Kota Malang Sutiaji mengatakan, sistem pengaduan sebenarnya sudah diatur dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 82 Tahun 2015 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Tindak Kekerasan di Lingkungan Satuan Pendidikan.

Baca juga: Kondisi Mahasiswa Maluku yang Diduga Terjangkit Virus Corona Membaik

 

Namun, Permendikbud Nomor 82 Tahun 2015 itu belum diterapkan pihak sekolah.

Nantinya, perwal yang mengatur sistem pengaduan untuk seluruh sekolah di Kota Malang disesuaikan dengan Permendikbud tersebut.

“Permendikbud Nomor 82 Tahun 2015 sudah ada (sistem pengaduan). Mekanismenya sudah ada, nanti kita sesuaikan. Perlu atau tidak mekanisme pengaduan ditampakkan dalam Perda kita, apa cukup dengan Perwal saja,” kata Sutiaji usai menghadiri Musrenbang Lansia, Senin (17/2/2020).

Sutiaji masih mempertimbangkan sistem pengaduan di sekolah itu. Rumusan itu juga bakal dibahas bersama DPRD Kota Malang dan Dewan Pendidikan Kota Malang.

“Kita dengan DPR, Dewan Pendidikan Kota Malang, nanti coba rumuskan dulu,” jelasnya.

Sutiaji mengaku sekolah di Malang belum menerapkan sistem pengaduan sesuai aturan permendikbud tersebut.

Sutiaji telah memperingatkan Dinas Pendidikan Kota Malang karena lalai tak menerapkan sistem itu.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X