Jadi ART, Ibu dan Dua Anaknya Berkomplot Curi Emas Majikan

Kompas.com - 17/02/2020, 11:01 WIB
Ilustrasi pencurian SHUTTERSTOCKIlustrasi pencurian

GARUT, KOMPAS.com – Seorang ibu bersama dua orang anak perempuannya di Garut, berkomplot melakukan aksi pencurian emas dan uang tunai milik majikan anaknya.

Aksi tersebut bisa dilakukan setelah salahsatu anaknya bekerja menjadi Asisten Rumah Tangga ( ART).

Panit Reskrim Polsek Tarogong Kidul, Ipda Wahyono Aji kepada wartawan mengungkapkan, sebelumnya pihaknya menerima laporan aksi pencurian di sebuah rumah di kawasan Kelurahan Pataruman Kecamatan Tarogong Kidul.

Setelah mendapat laporan, pihaknya pun melakukan penyelidikan termasuk memeriksa saksi-saksi yang di antaranya adalah IK (24), yang bekerja menjadi ART di rumah yang mengalami pencurian.

Dari hasil pemeriksaan terhadap IK, kasus pencurian tersebut akhirnya terungkap.

“Mereka sempat tidak mengakui perbuatannya, tapi karena kejelian petugas, aksinya akhirnya terungkap,” jelas Aji saat paparan kasus, Senin (17/2/2020). 

Baca juga: Pagi Diterima Bekerja, Malamnya ART Bertato Hello Kitty Bawa Kabur Motor Majikan

Anak jadi ART, rencanakan aksi pencurian

Menurut Aji, pencurian tersebut diawali dari IK yang sehari-hari bekerja di rumah tersebut menemani majikannya di malam hari.

Selama bekerja, IK mengetahui majikannya menyimpan emas dalam jumlah banyak yang disimpan dalam sebuah dompet yang disimpan dalam lemari.

“IK yang merencanakan aksi pencurian, dia mengajak ibu dan kakaknya untuk melakukan aksi pencurian tersebut,” jelas Aji.

Dalam aksinya, menurut Aji para pelaku berbagi peran, EN (49) sang ibu bertugas mengalihkan perhatian majikannya dengan cara mengajak ngobrol.

Sementara, IK dan KK (24) kakak IK bertugas mengambil perhiasan milik majikannya yang ada di dalam kamar korban.

Aksinya dilakukan siang hari, dalam aksinya mereka saling berbagi tugas, ibunya ngajak ngobrol majikannya, dua anaknya masuk ke kamar korban mengambil perhiasan,” katanya.

Baca juga: Kronologi ART di Bandung Gasak Perhiasan Majikan Rp 80 Juta: Takut Jadi Tumbal Pesugihan hingga Aksi Terekam CCTV

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

2 Balita Tewas Terbakar Dalam Mobil Tetangga, Pemilik Kendaraan dan Orangtua Dinilai Lalai

2 Balita Tewas Terbakar Dalam Mobil Tetangga, Pemilik Kendaraan dan Orangtua Dinilai Lalai

Regional
Pelempar Bom Molotov di Rumah Pegawai Pengadilan Tinggi Pura-pura Silaturahim Lebaran

Pelempar Bom Molotov di Rumah Pegawai Pengadilan Tinggi Pura-pura Silaturahim Lebaran

Regional
Polisi dan TNI Akan Dampingi dan Awasi 'New Normal' di Jabar Selama 14 Hari

Polisi dan TNI Akan Dampingi dan Awasi "New Normal" di Jabar Selama 14 Hari

Regional
2 Balita Tewas Terbakar di Dalam Mobil Tetangga, Pemilik Halalbihalal, Orangtua Bekerja

2 Balita Tewas Terbakar di Dalam Mobil Tetangga, Pemilik Halalbihalal, Orangtua Bekerja

Regional
UPDATE Corona Maluku 27 Mei: 188 Positif, 8 Meninggal, 34 Pasien Sembuh

UPDATE Corona Maluku 27 Mei: 188 Positif, 8 Meninggal, 34 Pasien Sembuh

Regional
Tepergok Istri Saat Perkosa Tetangga, Bapak 2 Anak Ditangkap Polisi

Tepergok Istri Saat Perkosa Tetangga, Bapak 2 Anak Ditangkap Polisi

Regional
UPDATE Corona Kalsel 27 Mei: 703 Pasien Positif, 71 Meninggal, 81 Sembuh

UPDATE Corona Kalsel 27 Mei: 703 Pasien Positif, 71 Meninggal, 81 Sembuh

Regional
Oknum TNI Adu Jotos dan Tembak Warga Sipil di Nunukan

Oknum TNI Adu Jotos dan Tembak Warga Sipil di Nunukan

Regional
'Genting Berjatuhan, Saya Mengangkat Lemari Kayu Demi Menyelamatkan Ayah'

"Genting Berjatuhan, Saya Mengangkat Lemari Kayu Demi Menyelamatkan Ayah"

Regional
14 Tahun Gempa Yogya, Gotong Royong Jadi Modal untuk Bangkit

14 Tahun Gempa Yogya, Gotong Royong Jadi Modal untuk Bangkit

Regional
Protes Pembagian BLT, Warga di Maluku Tengah Segel Kantor Desa

Protes Pembagian BLT, Warga di Maluku Tengah Segel Kantor Desa

Regional
Dilempar Bom Molotov, Rumah Pegawai Pengadilan Tinggi Tanjung Karang Terbakar

Dilempar Bom Molotov, Rumah Pegawai Pengadilan Tinggi Tanjung Karang Terbakar

Regional
Pembuat Petasan Tewas Kena Ledakan Mercon, Dua Anak Terluka

Pembuat Petasan Tewas Kena Ledakan Mercon, Dua Anak Terluka

Regional
Update Covid-19 Papua: Total 652 Kasus Positif, 800 Sampel Antre Diperiksa di Lab

Update Covid-19 Papua: Total 652 Kasus Positif, 800 Sampel Antre Diperiksa di Lab

Regional
Tersesat di Permukiman, Ambulans Pasien Covid-19 Diamuk Massa, Ini Kronologinya

Tersesat di Permukiman, Ambulans Pasien Covid-19 Diamuk Massa, Ini Kronologinya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X