Iming-iming Rp 2.000, Pria Paruh Baya Cabuli Remaja Keterbelakangan Mental di Magetan

Kompas.com - 17/02/2020, 10:50 WIB
Nekat melakukan pencbulan terhadap gadis dengan Keterbelakangan Mental, Pria di Magetan Terancam Hukuman 7 tahun penjara. KOMPAS.COM/SUKOCONekat melakukan pencbulan terhadap gadis dengan Keterbelakangan Mental, Pria di Magetan Terancam Hukuman 7 tahun penjara.

MAGETAN, KOMPAS.com - Polres Magetan menangkap Paing (55), warga Kawedanan, Kabupaten Magetan, karena diduga mencabuli Siti Umisaroh (26), tetangganya yang mengalami keterbelakangan mental.

Kapolres Magetan AKBP Vesto Aripermana mengakatan, pelaku nekat melakukan tindakan itu karena orangtua korban tak ada di rumah.

"Pelaku bertamu dan menanyakan keberadaan kedua orangtua korban, dijawab tidak ada di rumah," kata Vesto di Polres Magetan, Senin, (17/2/2020).

Baca juga: Terbawa Arus Saat Berenang, Seorang Anak Tenggelam di Sungai Ciamis

Paing mengelabui Siti dengan uang Rp 2.000. Ia berjanji memberikan uang itu asal Siti mau membuka celana.

"Pelaku memberikan uang Rp 2.000 kepada korban untuk membuka celana," kata Vesto.

Saat korban membuka celana, pelaku meraba kemaluan korban. Aksi bejat Paing diketahui adik korban yang sedang bermain di sekitar rumah.

Sang adik yang kebetulan pulang, langsung mengajak kakaknya menjauhi pelaku.

Baca juga: Keluarga Sambut Jenazah Prada Sujono, Korban Kecelakaan Heli MI-17 TNI

Atas kejadian itu, orangtua korban melaporkan tindakan bejat Paing ke Polres Magetan.

"Kita akan jerat pelaku dengan pasal 290 ayat 1e KUHP dengan ancaman 7 tahun penjara," jelas Vesto.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Geger, Sesosok Mayat Ditemukan di Kebun Teh Kayo Aro Kerinci

Geger, Sesosok Mayat Ditemukan di Kebun Teh Kayo Aro Kerinci

Regional
Cerita Warga Berlebaran Lewat 'Video Call', Kadang Kesal Lantaran Hilang Sinyal

Cerita Warga Berlebaran Lewat "Video Call", Kadang Kesal Lantaran Hilang Sinyal

Regional
Kisah Perwira Polda Bengkulu Berjuang Sembuh dari Covid-19, Lari-lari Kecil Agar Berkeringat

Kisah Perwira Polda Bengkulu Berjuang Sembuh dari Covid-19, Lari-lari Kecil Agar Berkeringat

Regional
Kepada Warga, Pemudik Asal Jakarta yang Telantar 3 Hari di Tasikmalaya Sempat Mencari Neneknya hingga Pasar Cikurubuk

Kepada Warga, Pemudik Asal Jakarta yang Telantar 3 Hari di Tasikmalaya Sempat Mencari Neneknya hingga Pasar Cikurubuk

Regional
Video Ucapan Selamat Idul Fitri Berbahasa Arab Uskup Purwokerto Viral

Video Ucapan Selamat Idul Fitri Berbahasa Arab Uskup Purwokerto Viral

Regional
Potret Kacaunya Data Bansos di NTT, ASN dan 2 Anaknya Masuk Daftar, Ketua RT Protes Keras

Potret Kacaunya Data Bansos di NTT, ASN dan 2 Anaknya Masuk Daftar, Ketua RT Protes Keras

Regional
Kasus Positif Covid-19 dari Klaster Baru Salatiga Bertambah 6

Kasus Positif Covid-19 dari Klaster Baru Salatiga Bertambah 6

Regional
Rayakan Idul Fitri di Tengah Pandemi, Warga Semarang Tetap Jalankan Tradisi Ziarah Makam

Rayakan Idul Fitri di Tengah Pandemi, Warga Semarang Tetap Jalankan Tradisi Ziarah Makam

Regional
Duduk Perkara Ibu dan Anak Sewa Ambulans untuk Mudik, Ternyata Bukan Sakit Covid-19

Duduk Perkara Ibu dan Anak Sewa Ambulans untuk Mudik, Ternyata Bukan Sakit Covid-19

Regional
[POPULER NUSANTARA] Ganjar Puji Suster Katolik Nyanyi Idul Fitri | Ibu dan Anak Sewa Ambulans untuk Mudik

[POPULER NUSANTARA] Ganjar Puji Suster Katolik Nyanyi Idul Fitri | Ibu dan Anak Sewa Ambulans untuk Mudik

Regional
Kisah Pilu Mbah Deman, Belasan Tahun Hidup Segubuk Bareng Ayam dan Bebek

Kisah Pilu Mbah Deman, Belasan Tahun Hidup Segubuk Bareng Ayam dan Bebek

Regional
Fakta di Balik Benda Misterius di Langit Gunungkidul dan Solo Saat Idul Fitri, Ternyata...

Fakta di Balik Benda Misterius di Langit Gunungkidul dan Solo Saat Idul Fitri, Ternyata...

Regional
Pasien Covid-19 Klaster Pasar Pinasungkulan Manado Bertambah 5 Orang

Pasien Covid-19 Klaster Pasar Pinasungkulan Manado Bertambah 5 Orang

Regional
Tambah 12, Jumlah Pasien Sembuh Covid-19 di Kaltim Jadi 117 Orang

Tambah 12, Jumlah Pasien Sembuh Covid-19 di Kaltim Jadi 117 Orang

Regional
Warga Kerap Salah Paham dengan Petugas, Posko Covid-19 ini Dibongkar Kepala Desa

Warga Kerap Salah Paham dengan Petugas, Posko Covid-19 ini Dibongkar Kepala Desa

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X