Longsor di Sejumlah Daerah, Tewaskan Warga Pasaman hingga Rumah di Kulon Progo Jebol

Kompas.com - 17/02/2020, 09:24 WIB
Tim SAR mencari korban banjir dan longsor yang hilang di Pasaman, Minggu (16/2/2020) lalu Dok: SAR PasamanTim SAR mencari korban banjir dan longsor yang hilang di Pasaman, Minggu (16/2/2020) lalu

KOMPAS.com- Bencana longsor kembali terjadi di sejumlah daerah di Indonesia, mulai dari Pasaman, Sumatera Barat hingga Sukabumi, Jawa Barat.

Longsor terjadi lantaran tingginya curah hujan di beberapa tempat.

Pasaman

Banjir dan longsor menerjang Nagari Muaro Sungai Lolo, Kecamatan Mapatunggul Selatan, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat, Sabtu (15/2/2020).

Akibatnya, lima warga menjadi korban. Tiga orang selamat, yakni Anton (33), Ruzi (18) dan Harapan (43) sedangkan satu orang bernama Minas (46) meninggal dunia.

Satu orang lainnya, Fatimah (49) dinyatakan hilang dan masih dalam pencarian.

Kepala SAR Pasaman Zulfahmi mengatakan, saat ini tim SAR fokus mencari satu korban yang hilang.

"Ini merupakan hari ketiga pencarian. Ada sekitar 200 orang tim dan warga yang terlibat di dalamnya," jelas dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Longsor Kembali Jebol Rumah Warga Kulon Progo

 

Tanah longsor menjebol rumah milik Mujiyono di Pedukuhan Tritis, Ngargosari, Kapanewon (kecamatan) Samigaluh, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Foto ini dokumentasi warga di TKP.DOKUMENTASI WARGA Tanah longsor menjebol rumah milik Mujiyono di Pedukuhan Tritis, Ngargosari, Kapanewon (kecamatan) Samigaluh, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Foto ini dokumentasi warga di TKP.

Kulon Progo

Rumah warga bernama Mujiyono di dataran Kelurahan Ngargosari, Kapanewon Samigaluh, Kulon Progo, DIY jebol akibat tanah longsor.

Peristiwa terjadi Minggu (16/2/2020) sekitar pukul 16.00 WIB saat hujan deras mengguyur Kulon Progo.

Anak kedua Mujiyono, Febri mengatakan saat material longsoran menjebol dinding dan jendela kamar, seluruh keluarga sedang berada di rumah.

Saat itu, tiba-tiba ada suara keras yang berasal dari gudang belakang.

Ketika diperiksa, dinding bangunan sudah jebol

"Kami akan membersihkan longsoran," kata Febri.

Ditaksir, kerugian Mujiyono akibat longsoran ini mencapai Rp 9 juta.

Menurut data BPBD Kulon Progo, tanah longsor juga terjadi di Kapanewon, Kokap, Kulon Progo beberapa waktu lalu.

Saat itu, dinding rumah seorang warga bernama Dulmanan juga jebol diterjang longsoran.

Adapun longsor terjadi bersamaan dengan hujan yang mengguyur Kulon Progo sepanjang Jumat (14/2/2020).

Baca juga: Dikepung Banjir dan Longsor, Wisatawan Geopark Ciletuh Terjebak Tidak Bisa Pulang

Sukabumi

Dua petugas  mengecek lokasi bencana tanah longsor di Kampung Cikiray, Desa Sirnaresmi, Cisolok, Sukabumi, Jawa Barat, Minggu (16/2/2020).DOK : DESA SIRNARESMI CISOLOK Dua petugas mengecek lokasi bencana tanah longsor di Kampung Cikiray, Desa Sirnaresmi, Cisolok, Sukabumi, Jawa Barat, Minggu (16/2/2020).
Minggu (16/2/2020) hujan deras mengguyur Sukabumi, Jawa Barat.

Akibatnya, tiga rumah di Kampung Cikiray, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok terdampak longsor, sekitar pukul 14.00 WIB.

Tak hanya itu, di Kecamatan Jampangtengah, tebing setinggi 10 meter longsor.

Sebagian materialnya mengenai sebagian bangunan rumah.

Kepala Desa Sirnaresmi Iwan Suwandri mengatakan, sejumlah KK diungsikan lantaran khawatir terjadi longsor susulan.

"Tidak semua rumah tertimbun, hanya sebagiannya kebanyakan pinggirnya. Tapi dikhawatirkan terjadi longsor susulan, tiga rumah akhirnya dikosongkan," ujar dia.

Sumber: Kompas.com (Penulis : Budiyanto, Dani Julius Zebua, Perdana Putra | Editor : Aprillia Ika, Teuku Muhammad Valdy Arief)



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Regional
Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar 'Jemput Bola' Vaksinasi Warga

Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar "Jemput Bola" Vaksinasi Warga

Regional
Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Regional
Lewat '1000 Baju Baru', Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Lewat "1000 Baju Baru", Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Regional
Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Regional
Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.