Tebing Longsor di Sukabumi, 5 Kepala Keluarga Diungsikan

Kompas.com - 17/02/2020, 08:05 WIB
Dua petugas  mengecek lokasi bencana tanah longsor di Kampung Cikiray, Desa Sirnaresmi, Cisolok, Sukabumi, Jawa Barat, Minggu (16/2/2020). DOK : DESA SIRNARESMI CISOLOKDua petugas mengecek lokasi bencana tanah longsor di Kampung Cikiray, Desa Sirnaresmi, Cisolok, Sukabumi, Jawa Barat, Minggu (16/2/2020).

SUKABUMI, KOMPAS.com - Hujan dengan intensitas deras beberapa jam di Sukabumi, Jawa Barat, Minggu (16/2/2020) juga mengakibatkan tiga rumah terdampak tanah longsor.

Bencana ini menerjang di Kampung Cikiray, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok sekitar pukul 14:00 WIB.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa yang berlangsung saat hujan mengguyur wilayah desa ada tersebut.

"Tiga rumah yang terdampak longsor ini dihuni empat kepala keluarga. Sekarang mereka sudah mengungsi di rumah keluarganya," kata Kepala Desa Sirnaresmi Iwan Suwandri saat dikonfirmasi Kompas.com lewat pesan WhatsApp, Minggu malam.

Baca juga: Dikepung Banjir dan Longsor, Wisatawan Geopark Ciletuh Terjebak Tidak Bisa Pulang

Jaro Iwan sapaan akrabnya ini menuturkan bencana tanah longsor diawali hujan mengguyur deras di wilayahnya beberapa jam

Lalu tebing.tanah di pinggiran rumah longsor  menggerus sebagian bangunan rumah.

"Tidak semua rumah tertimbun, hanya sebagiannya kebanyakan pinggirnya.Tapi dikhawatirkan terjadi longsor susulan, tiga rumah akhirnya dikosongkan," ujar dia.

Baca juga: Diguyur Hujan Deras, Banjir dan Longsor Terjadi di Geopark Ciletuh

Tebing setinggi 10 meter longsor

Sementara di Kecamatan Jampangtengah, bencana tanah longsor mengancam satu  rumah dihuni satu kepala keluarga di Kampung Rawaseel, Desa Tanjungsari.

Peristiwa ini terjadi saat hujan deras sekitar pukul 17:00 WIB.

Tebing tanah setinggi 10 meter dengan lebar 8 meter longsor di sekitar rumah warga. Sebagian materialnya mengenai sebagian bangunan rumah warga.

Baca juga: Saat Kerja Bakti, Warga Temukan Tarsius di Tebing Gowa Jepang Kiawa

 

Karena dikhawatirkan terjadi longsor susulan penghuni rumah diungsikan ke keluarga.

"Tanah longsor mengancam satu rumah, tapi khawatir ada susulan makanya diungsikan ke rumah saudaranya," kata Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Jampangtengah Dadi Supardi dalam pesan WhatsApp, Minggu malam.

Baca juga: Detik-detik Evakuasi Korban Heli MI-17, Tebing Sakral, Medan Ekstrem, hingga Libatkan Warga Setempat



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Covid-19 Meningkat, Gubernur Banten Ingatkan Pandemi Masih Jadi Ancaman

Kasus Covid-19 Meningkat, Gubernur Banten Ingatkan Pandemi Masih Jadi Ancaman

Regional
Pangdam Siliwangi dan Kapolda Banten Akan Turunkan Baliho Tak Berizin

Pangdam Siliwangi dan Kapolda Banten Akan Turunkan Baliho Tak Berizin

Regional
Pengungsi Gunung Merapi di Sleman Dibekali Pelatihan Keterampilan

Pengungsi Gunung Merapi di Sleman Dibekali Pelatihan Keterampilan

Regional
Gubernur Banten Sebut Sekolah Tatap Muka Dimulai pada Januari 2021

Gubernur Banten Sebut Sekolah Tatap Muka Dimulai pada Januari 2021

Regional
Permudah Akses Pelayanan Publik Lewat Inovasi, Diskominfo Babel Raih 4 Penghargaan

Permudah Akses Pelayanan Publik Lewat Inovasi, Diskominfo Babel Raih 4 Penghargaan

Regional
Cerita Kapolsek Takut Menangis Saat Anak Seorang Tahanan Menikah di Kantor Polisi

Cerita Kapolsek Takut Menangis Saat Anak Seorang Tahanan Menikah di Kantor Polisi

Regional
Debat Pilkada Karawang, Adu Canggih Teknologi hingga Janji Calon Bupati

Debat Pilkada Karawang, Adu Canggih Teknologi hingga Janji Calon Bupati

Regional
Aplikasi Fight Covid-19 Babel Raih Penghargaan dari Kemenpan RB

Aplikasi Fight Covid-19 Babel Raih Penghargaan dari Kemenpan RB

Regional
Limbah Sungai Ciujung Jadi Topik Debat, Ini Kata 2 Paslon Pilkada Serang

Limbah Sungai Ciujung Jadi Topik Debat, Ini Kata 2 Paslon Pilkada Serang

Regional
Ratusan Rumah di Kabupaten Tasikmalaya Terendam Banjir

Ratusan Rumah di Kabupaten Tasikmalaya Terendam Banjir

Regional
Ditegur Tak Pakai Helm, Ibu Ini Marahi Polisi di Tengah Jalan, Ini Ceritanya

Ditegur Tak Pakai Helm, Ibu Ini Marahi Polisi di Tengah Jalan, Ini Ceritanya

Regional
Dalam Hitungan Menit Setelah Berikan Kode OTP, Ratusan Juta Tabungan Nasabah Bank Raib

Dalam Hitungan Menit Setelah Berikan Kode OTP, Ratusan Juta Tabungan Nasabah Bank Raib

Regional
Sumbangkan Warisan Naskah Kuno Diduga Berusia 200 Tahun, Ini Harapan Rasiti

Sumbangkan Warisan Naskah Kuno Diduga Berusia 200 Tahun, Ini Harapan Rasiti

Regional
KPK Tangkap Menteri Edhy, Pukat UGM Sebut Penangkapan Level Tinggi

KPK Tangkap Menteri Edhy, Pukat UGM Sebut Penangkapan Level Tinggi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Siswi SMP Diperkosa 10 Pria, 2 Pelaku Tokoh Masyarakat | Mobil Avanza Dibarter Bunga Keladi

[POPULER NUSANTARA] Siswi SMP Diperkosa 10 Pria, 2 Pelaku Tokoh Masyarakat | Mobil Avanza Dibarter Bunga Keladi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X