Kompas.com - 17/02/2020, 06:06 WIB

KOMPAS.com- Seorang siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) Muhammadiyah Butuh, Purworejo berinisial CA (16) menjadi korban perundungan.

CA ditendang dan dipukuli oleh tiga siswa di SMP yang sama yakni TP (16), DF (15) dan UHA (15).

Kejadian itu terekam dalam sebuah video dan viral di media sosial.

Kini TP, DF dan UHA telah ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak kepolisian. Mereka terancam hukuman 3,6 tahun.

Berikut fakta-fakta mengenai perundungan siswi SMP di Purworejo yang dihimpun Kompas.com:

Baca juga: SMP di Samarinda Pasang CCTV untuk Pantau Bullying, Kehadiran Guru, hingga Ungkap Pencurian

1. Berawal dari dimintai uang

Ilustrasi uang.shutterstock Ilustrasi uang.
Perundungan tersebut terjadi pada Selasa (11/2/2020). Saat itu CA (16) mengerjakan tugas bersama teman-temannya.

Lalu masuk beberapa orang siswa yakni TP (16) dan DF (15).

TP kemudian memaksa CA memberikan uang Rp 2.000 padanya. CA pun menjawab 'ojo' (jangan).

Sebab, mereka sudah sering meminta uang pada CA.

Tak terima permintaannya ditolak, mereka memukul CA dengan tangan dan gagang sapu. UHA (15) yang awalnya mengerjakan tugas, ikut menganiaya CA.

Tak hanya memukul, mereka juga menendang tubuh CA sembari tersenyum semringah.

Pelaku juga meminta salah seorang siswa berinisial F merekam tindakan itu.

Sementara CA hanya diam dan merunduk, seperti menahan sakit saat ditendang dan dipukuli.

Setelah penganiayaan itu, TP mengambil paksa uang Rp 4.000 dan mengancam agar CA tak melapor.

Baca juga: 5 Hal yang Harus Dilakukan Orangtua saat Anak Mengalami Bullying

2. Terjadi saat jeda jam pelajaran

Ilustrasi sekolahKOMPAS.com/Junaedi Ilustrasi sekolah
Perundungan yang dialami CA terjadi pada Selasa (11/2/2020) saat pergantian jam pelajaran, yaitu sekitar pukul 08.30 WIB di kelas VIII SMP Muhammadiyah Butuh Purworejo.

Sehingga kejadian itu tidak diketahui oleh guru.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berkat Inovasi, Bupati Jekek Sebut Wonogiri Raih PPD Kabupaten Terbaik III Nasional 2022

Berkat Inovasi, Bupati Jekek Sebut Wonogiri Raih PPD Kabupaten Terbaik III Nasional 2022

Regional
Berhasil Dorong Pertumbuhan Pendidikan Vokasi, Gubernur Riau Terima Penghargaan dari Apvokasi

Berhasil Dorong Pertumbuhan Pendidikan Vokasi, Gubernur Riau Terima Penghargaan dari Apvokasi

Regional
Targetkan Percepatan Pembangunan di Medan, Walkot Bobby Dorong Dinas PMPTSP Jaring Investasi

Targetkan Percepatan Pembangunan di Medan, Walkot Bobby Dorong Dinas PMPTSP Jaring Investasi

Regional
Evaluasi Kinerja Pembangunan Pemkab Sumedang, Bupati Dony: IPM Sumedang Peringkat Ketiga Se-Jabar

Evaluasi Kinerja Pembangunan Pemkab Sumedang, Bupati Dony: IPM Sumedang Peringkat Ketiga Se-Jabar

Regional
Genap 4 Tahun Pimpin Sumedang, Dony-Erwan Paparkan Capaian Kinerja di Berbagai Bidang

Genap 4 Tahun Pimpin Sumedang, Dony-Erwan Paparkan Capaian Kinerja di Berbagai Bidang

Regional
Wujudkan Keinginan Pedagang, Bobby Nasution Resmikan Pasar Aksara di Deli Serdang

Wujudkan Keinginan Pedagang, Bobby Nasution Resmikan Pasar Aksara di Deli Serdang

Regional
Portal Media Center Riau Berhasil Raih Penghargaan Anugerah Media Center Daerah 2022

Portal Media Center Riau Berhasil Raih Penghargaan Anugerah Media Center Daerah 2022

Regional
Kejar Pembangunan Quran Center di Riau, Syamsuar Lakukan Kunker ke Maqari Quraniyah di Madinah

Kejar Pembangunan Quran Center di Riau, Syamsuar Lakukan Kunker ke Maqari Quraniyah di Madinah

Regional
Walkot Bobby Ajak Mahasiswa Beri Saran Terkait Energi Terbarukan Pengganti BBM

Walkot Bobby Ajak Mahasiswa Beri Saran Terkait Energi Terbarukan Pengganti BBM

Regional
Awasi Perkembangan Inflasi, Maidi Pilih 'Ngantor' di Pasar Besar Madiun

Awasi Perkembangan Inflasi, Maidi Pilih "Ngantor" di Pasar Besar Madiun

Regional
Bobby Berikan Subsidi Ongkos Angkot untuk Masyarakat Medan

Bobby Berikan Subsidi Ongkos Angkot untuk Masyarakat Medan

Regional
Luncurkan JSDDD, Jembrana Jadi Kebupaten Pertama yang Gunakan Data Desa untuk Pembangunan

Luncurkan JSDDD, Jembrana Jadi Kebupaten Pertama yang Gunakan Data Desa untuk Pembangunan

Regional
Di Masa Depan, Orang Papua Harus Mengelola 'Emas' Sendiri

Di Masa Depan, Orang Papua Harus Mengelola "Emas" Sendiri

Regional
Tekan Inflasi, Siswa SD dan SMP di Kota Madiun Tanam Cabai di Sekolah

Tekan Inflasi, Siswa SD dan SMP di Kota Madiun Tanam Cabai di Sekolah

Regional
BERITA FOTO: Tanah Bergerak, Akses Jalan Kampung Curug Rusak Parah

BERITA FOTO: Tanah Bergerak, Akses Jalan Kampung Curug Rusak Parah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.