PDI-P Umumkan Rekomendasi Kandidat yang Diusung di Pilkada 2020 Secara Bertahap

Kompas.com - 16/02/2020, 17:34 WIB
Ketua DPP PDIP Bidang Politik dan Keamanan, Puan Maharani saat ditemui awak media di Panti Marhaen Semarang,Sabtu (15/2/2020). KOMPAS.com/RISKA FARASONALIAKetua DPP PDIP Bidang Politik dan Keamanan, Puan Maharani saat ditemui awak media di Panti Marhaen Semarang,Sabtu (15/2/2020).

KOMPAS.com - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ( PDI-P) bakal mengumumkan rekomendasi bakal calon kepala daerah yang akan mereka usung di 270 pilkada tingkat provinsi dan kabupaten/kota, secara bertahap.

"270 rekomendasi di provinsi dan kabupaten/kota akan dikeluarkan secara bertahap mulai minggu depan. Berapa jumlahnya tergantung fit and proper test dan mekanisme yang sudah diselesaikan secara administrasi, kita tunggu saja," kata Ketua Bidang Politik dan Keamanan DPP PDI-P Puan Maharani di Semarang, Sabtu (15/2/2020).

Hal tersebut disampaikan Puan usai membuka Rapat Kerja Daerah di kantor DPD PDI-P Jawa Tengah.

Baca juga: Minggu Depan PDI-P Keluarkan Rekomendasi Pilkada, Optimistis Menang di Jateng

Khusus untuk 21 daerah di Provinsi Jawa Tengah, Puan berharap semua kandidat yang diusung PDI-P bisa menang atau paling tidak mencapai target pemenangan sebesar 70 persen.

"Tapi yang namanya politik itu berdinamika, bisa naik bisa turun. Namun, kita tetap solid berjuang bersama dan bergotong royong untuk memenangkan calon-calon PDI-P. Saya optimistia Jateng akan tetap jadi kandang banteng," ujarnya.

Ketua Bidang Pemenangan Pemilu DPP PDI-P sekaligus Ketua DPD PDI-P Jateng Bambang Wuryanto menambahkan, pengumuman rekomendasi bakal calon kepala daerah dari PDI-P akan terbagi menjadi tiga tahap.

Pengumuman rekomendasi tahap pertama akan disampaikan pekan depan, tahap kedua pada pekan pertama Maret 2020, dan tahap ketiga pada akhir Maret 2020.

"Kalau di PDI-P, rekomendasi yang dikeluarkan itu satu paket (kepala daerah dan wakil kepala daerah) atau langsung ditunjuk," katanya.

Pria yang akrab disapa Bambang Pacul itu memastikan, rekomendasi kandidat pilkada yang diusung PDI-P akan selesai pada enam bulan sebelum pemungutan suara pilkada.

"Setelah itu kita berpikir ke depan untuk menyiapkan pemenangan bagi pasangan calon kepala daerah atau dengan waktu efektif selama 5,5 bulan," ujarnya.

Baca juga: Fraksi PDI-P Sebut Pengaspalan untuk Formula E Bikin Kawasan Monas dan Istana Banjir

Dirinya belum dapat memastikan apakah kandidat di Pilkada Kota Semarang dan Solo 2020 akan disampaikan juga oleh DPP PDI-P pada pengumuman rekomendasi tahap pertama.

"Tahap pertama Jateng pasti ikut, tapi jumlahnya saya tidak tahu dan tidak mau mendahului DPP PDI-P. Saya kira petahana yang sudah kuat akan diumumkan pada tahap pertama," katanya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Serka Silvi, Tentara Wanita yang Lolos Ikut Misi PBB ke Lebanon, Rela Tinggalkan 2 Anak Kecil demi Tugas Mulia

Serka Silvi, Tentara Wanita yang Lolos Ikut Misi PBB ke Lebanon, Rela Tinggalkan 2 Anak Kecil demi Tugas Mulia

Regional
6.868 Surat Suara Pilkada Kabupaten Kediri Rusak, Ada yang Robek dan Gambarnya Tembus

6.868 Surat Suara Pilkada Kabupaten Kediri Rusak, Ada yang Robek dan Gambarnya Tembus

Regional
Menyamar Jadi Petugas Telkom, Kawanan Pencuri Kabel Lintas Provinsi Diringkus Polisi

Menyamar Jadi Petugas Telkom, Kawanan Pencuri Kabel Lintas Provinsi Diringkus Polisi

Regional
Bantu Sewa Posko Cagub Sumbar, Kasatpol PP Padang Dilaporkan ke Bawaslu

Bantu Sewa Posko Cagub Sumbar, Kasatpol PP Padang Dilaporkan ke Bawaslu

Regional
Detik-detik Seorang Wanita Tersambar Petir, Suami Gendong Mayat Korban Sambil Cari Bantuan

Detik-detik Seorang Wanita Tersambar Petir, Suami Gendong Mayat Korban Sambil Cari Bantuan

Regional
Puluhan Warga Desa di Buton Keracunan Diduga karena Santap Makanan Pesta Pernikahan

Puluhan Warga Desa di Buton Keracunan Diduga karena Santap Makanan Pesta Pernikahan

Regional
15 ASN Reaktif, Pemkot Malang Berlakukan WFH

15 ASN Reaktif, Pemkot Malang Berlakukan WFH

Regional
Seorang Wanita Tewas Disambar Petir Saat Hendak Berteduh di Pondok Dekat Sawah

Seorang Wanita Tewas Disambar Petir Saat Hendak Berteduh di Pondok Dekat Sawah

Regional
Demo Buruh Langgar Protokol Kesehatan, Polisi Periksa Pjs Bupati Cianjur

Demo Buruh Langgar Protokol Kesehatan, Polisi Periksa Pjs Bupati Cianjur

Regional
3 Korban Tewas Kecelakaan di Tol Cipali Gagal Peringati Setahun Ayah Meninggal

3 Korban Tewas Kecelakaan di Tol Cipali Gagal Peringati Setahun Ayah Meninggal

Regional
Jabar Kaji Kebijakan Pemilih Jalani 'Rapid Test' Sebelum Mencoblos

Jabar Kaji Kebijakan Pemilih Jalani "Rapid Test" Sebelum Mencoblos

Regional
Innova Ringsek usai Tabrak Kereta yang Melintas, 2 Orang Dilarikan ke RS

Innova Ringsek usai Tabrak Kereta yang Melintas, 2 Orang Dilarikan ke RS

Regional
Bagi-bagi Beras di Momen Pilkada, Pria Cianjur Divonis 3 Tahun Penjara

Bagi-bagi Beras di Momen Pilkada, Pria Cianjur Divonis 3 Tahun Penjara

Regional
Ada Pelajar Positif Corona, Rencana Sekolah Tatap Muka Jenjang SMP di Surabaya Dievaluasi

Ada Pelajar Positif Corona, Rencana Sekolah Tatap Muka Jenjang SMP di Surabaya Dievaluasi

Regional
Jateng Tertinggi Covid-19, Pemprov Jateng Klaim Satgas Pusat Masukkan Data Ganda

Jateng Tertinggi Covid-19, Pemprov Jateng Klaim Satgas Pusat Masukkan Data Ganda

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X