Mahasiswa Makassar Negatif Virus Corona, Keluarga: Terima Kasih Warga Natuna

Kompas.com - 16/02/2020, 16:27 WIB
Salah aatu mahasiswa asal Makassar yang kuliah di Wuhan, Fitriani saat tiba di bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, Minggu (16/2/2020) dinihari KOMPAS.COM/HIMAWANSalah aatu mahasiswa asal Makassar yang kuliah di Wuhan, Fitriani saat tiba di bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, Minggu (16/2/2020) dinihari

MAKASSAR, KOMPAS.com - Hariati, bibi sekaligus orangtua asuh Fitriani, salah satu mahasiswa asal Makassar yang dikarantina di Natuna, mengucapkan terima kasih kepada warga Natuna. 

Hariati mengatakan, dampak dari observasi tersebut sangat bermanfaat demi menghindari stigma masyarakat akan penyebaran virus corona yang dikhawatirkan bakal dibawa mahasiswa yang berkuliah di China itu. 

"Jadi saya mewakili keluarga terima kasih sekali dengan pemerintah karena sudah evakuasi putri kami. Kami juga terima kasih dengan warga Natuna yang awalnya menolak," kata Hariati sambil menitikan air mata saat diwawancarai di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, Minggu (16/2/2020).

Baca juga: Kembali dari Natuna, Pasangan Ini Ingin Anaknya Tetap Melanjutkan Kuliah di China

Selama Fitriani berada di Wuhan, perasaan Hariati campur aduk.

Dia merasa bahagia ketika berhasil berkomunikasi dengan keponakannya dan mengetahui bahwa Fitriani baik-baik saja. 

Namun ia juga selalu takut dengan isu virus corona yang bisa saja menjangkiti keponakannya.

Kini, Hariati lega karena semua kekhawatiran dan ketakutannya tidak terbukti.

"Anaknya agak tomboi, jadi dia itu selalu kuat, bilang tidak usah khawatir di sini baik-baik. Cuma waktu pergi belanja sunyi sekali. Di situ muncul lagi ketakutan," ujar Hariati. 

Yang Hariati khawatirkan apabila keponakannya kembali mengikuti kuliah di China, virus corona kembali mengancam.  

"Kalau kembali ke sana lagi pasti khawatir," kata Hariati.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gempa 5,4 Magnitudo Guncang Mamuju Tengah, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa 5,4 Magnitudo Guncang Mamuju Tengah, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
4 Pencuri Relief Makam Ditangkap, Barang Curian Hendak Dijual ke Jakarta

4 Pencuri Relief Makam Ditangkap, Barang Curian Hendak Dijual ke Jakarta

Regional
Seorang Tukang Kayu Tewas Tersengat Listrik Saat Bikin Kerangka Jendela

Seorang Tukang Kayu Tewas Tersengat Listrik Saat Bikin Kerangka Jendela

Regional
Beredar Foto Diduga Hasil Putusan MA soal Gugatan Petahana, Ini Tanggapan KPU Ogan Ilir

Beredar Foto Diduga Hasil Putusan MA soal Gugatan Petahana, Ini Tanggapan KPU Ogan Ilir

Regional
23 Daerah di Jatim Jadi Zona Kuning, Khofifah: Kesembuhan Konsisten Dibanding Kasus Baru

23 Daerah di Jatim Jadi Zona Kuning, Khofifah: Kesembuhan Konsisten Dibanding Kasus Baru

Regional
Pembelajaran Tatap Muka di Solo Mulai November, Guru dan Siswa Harus Tes Swab

Pembelajaran Tatap Muka di Solo Mulai November, Guru dan Siswa Harus Tes Swab

Regional
Baru Lahir, Bayi Perempuan Ini Positf Corona Tertular dari Ibunya

Baru Lahir, Bayi Perempuan Ini Positf Corona Tertular dari Ibunya

Regional
Ingin Hidup Mandiri, Puluhan Mantan ODGJ Bercocok Tanam hingga Membatik

Ingin Hidup Mandiri, Puluhan Mantan ODGJ Bercocok Tanam hingga Membatik

Regional
Banjir Bandang Terjang Tujuh Desa di Trenggalek, Ratusan Rumah Terendam

Banjir Bandang Terjang Tujuh Desa di Trenggalek, Ratusan Rumah Terendam

Regional
Erick Thohir: 2022 Tak Lagi Beli Vaksin Impor

Erick Thohir: 2022 Tak Lagi Beli Vaksin Impor

Regional
Viral, Video Anggota TNI Masuk Gorong-gorong, Begini Ceritanya

Viral, Video Anggota TNI Masuk Gorong-gorong, Begini Ceritanya

Regional
Bahar bin Smith Kembali Jadi Tersangka, Ini Kronologi Dugaan Kasusnya

Bahar bin Smith Kembali Jadi Tersangka, Ini Kronologi Dugaan Kasusnya

Regional
2 Santri Lombok Tengah Terseret Air Bah, 1 Tewas, 1 Hilang

2 Santri Lombok Tengah Terseret Air Bah, 1 Tewas, 1 Hilang

Regional
Jadi Pasien Covid-19 Pertama, Sekda Kabupaten Taliabu: Saya Sudah Sembuh Total...

Jadi Pasien Covid-19 Pertama, Sekda Kabupaten Taliabu: Saya Sudah Sembuh Total...

Regional
Kisah Perawat Pasien Covid-19, Dimarahi hingga Dilarang Pulang ke Rumah

Kisah Perawat Pasien Covid-19, Dimarahi hingga Dilarang Pulang ke Rumah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X