Kompas.com - 16/02/2020, 13:19 WIB
Kepala Dinas Kesehatan NTB Dr Nurhandini Eka Dewi usai menjemput 3 mahasiswa dari Jakarta yang sempat dikarantina di Natuna KOMPAS.COM/IDHAM KHALIDKepala Dinas Kesehatan NTB Dr Nurhandini Eka Dewi usai menjemput 3 mahasiswa dari Jakarta yang sempat dikarantina di Natuna

LOMBOK TENGAH, KOMPAS.com - Sebanyak 3 mahasiswa asal Nusa Tenggara Barat (NTB) yang baru selesai dikarantina di Natuna tiba di Bandara Internasional Lombok (BIL), Minggu (16/2/2020).

Ketiga mahasiswa tersebut yakni Dewi Putri Pujut Aririen asal Kabupaten Lombok Tengah, Noval asal Kota Mataram, dan Vrichca asa Sumbawa.

Kepala Dinas Kesehatan NTB Nurhandini Eka Dewi mengatakan, mahasiswa yang di Karantina di Natuna sudah sampai menggunakan pesawat Citilink.

Kendati demikian, kata Eka, ketiga mahasiswa tersebut masih belum berkenan ditemui.

"Karena mereka tidak mau diekspose, jadi kami menghormati keinginan mereka," kata Eka.

Baca juga: Pertemuan Haru Nenek dan Cucu Sepulang dari Karantina di Natuna

Dia mengklaim, pembiayaan kepulangan mereka dari Jakarta ke Lombok ditanggung sepenuhnya oleh Pemerintah Provinsi, sedangkan dari Natuna ke Jakarta dibiayai oleh pihak Pemerintah Pusat.

Dikabarkan kondisi ke tiga mahasiswa tersebut dalam keadaan sehat dan tidak perlu ada kehawatiran bagi warga lain.

Diberitakan sebelumnya, sebanyak 285 warga negara Indonesia ( WNI) yang sudah menjalani observasi selama 14 hari di Natuna, Kepulauan Riau, akhirnya diterbangkan ke Jakarta.

Observasi dilakukan untuk mencegah virus corona yang berasal di China, khususnya Hubei yang menjadi lokasi tempat para WNI itu tinggal sebelumnya.

Baca juga: Satu warga Tasikmalaya Usai Dikarantina di Natuna, Kades Sebut Anugerah Besar Bisa Selamat

Pesawat pertama Boeing 737 yang membawa para WNI tiba di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Sabtu (15/2/2020) sore.

Pesawat pertama itu turut ditumpangi oleh Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto.

Terawan memastikan semua WNI yang dipulangkan dalam kondisi sehat, bebas dari virus corona. Pemulangan WNI yang dikarantina di Natuna berlangsung dengan tiga kali keberangkatan.

Mereka dibawa pesawat Boeing 737 dan Hercules milik TNI AU. Pesawat pertama berangkat pada pukul 13.15 WIB. Disusul dua pesawat lain setelahnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Regional
Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: 'Cash Ojo Nyicil'

Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: "Cash Ojo Nyicil"

Regional
Dapat Bantuan 'Bedah Rumah' dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Dapat Bantuan "Bedah Rumah" dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Regional
Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Regional
Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X