Minggu Depan PDI-P Keluarkan Rekomendasi Pilkada, Optimistis Menang di Jateng

Kompas.com - 15/02/2020, 17:24 WIB
Ketua DPP PDIP Bidang Politik dan Keamanan, Puan Maharani saat ditemui awak media di Panti Marhaen Semarang,Sabtu (15/2/2020). KOMPAS.com/RISKA FARASONALIAKetua DPP PDIP Bidang Politik dan Keamanan, Puan Maharani saat ditemui awak media di Panti Marhaen Semarang,Sabtu (15/2/2020).

SEMARANG,KOMPAS.com - PDI-P memastikan rekomendasi untuk bakal calon pilkada serentak 2020 akan diberikan oleh Ketua Umum Megawati Soekarnoputri pada pekan depan. 

Ketua DPP PDI-P Bidang Politik dan Keamanan Puan Maharani mengatakan, rekomendasi tersebut akan diberikan secara bertahap dan dimulai pada minggu depan.

Dengan mengenakan kemeja hitam berlogo kepala banteng, Puan yang juga menjabat sebagai Ketua DPR RI ini menemui awak media selepas acara Rakerda DPD PDI-P Jateng di Panti Marhaen Semarang.

"Rekomendasi baru akan dikeluarkan minggu depan secara bertahap. Jadi nanti kita tunggu saja sesuai mekanismenya," jelas Puan saat ditemui seusai Rakerda DPD PDI-P Jateng di Panti Marhaen Semarang, Sabtu (15/2/2020).

Baca juga: Persilakan Partai Lain Mengusung, PDI-P Yakin Gibran Tetap Setia

Puan berharap, PDI-P di Jateng dapat mendulang perolehan suara dengan target 70 persen untuk memenangi pilkada serentak di 21 kabupaten/kota.

"Saya berharap PDI-P di Jateng dapat memenangi pilkada di 21 kabupaten/kota. Tapi, paling tidak targetnya lebih kurang 70 persen dari 21 kabupaten/kota. Namun, namanya politik, pasti berdinamika, bisa naik, bisa turun," kata Puan.

Kendati demikian, pihaknya optimistis PDI-P di Jateng akan memenangi perolehan suara untuk calon yang direkomendasikan pada Pilkada 2020.

"Kita tetap solid bergerak dan berjuang bersama untuk memenangi pilkada dengan calon-calonnya yang direkomendasikan," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) PDI-P Bambang Wuryanto mengatakan, rekomendasi akan diberikan tiga tahapan.

Untuk bulan ini, akan diturunkan 45 rekomendasi bagi para pasangan calon (paslon) wali kota, wakil wali kota, ataupun bupati seluruh Indonesia. 

"Minggu depan ini akan diberikan rekomendasi dari DPP. Ada 45 kandidat. Kemudian rekomendasi kedua minggu pertama Maret dan tahap ketiga akhir Maret," ujar Bambang Pacul, sapaan akrabnya.

Baca juga: Pilkada Solo Jadi Ujian bagi PDI-P, Antara Kader Instan dan Loyalitas Kader Inti

Kendati demikian, pihaknya masih merahasiakan jumlah rekomendasi yang akan diturunkan untuk kandidat di Jateng.

Namun, dia bilang, di tahap pertama rekomendasi, salah satunya akan diberikan bagi Jawa Tengah.

"Kalau untuk Semarang mudah-mudahan masuk rekomendasi tahap satu. Karena dari kinerja petahana cukup bagus. Lalu, untuk Surakarta tidak bisa dibocorkan," terangnya.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

RSU dr Slamet Garut Minta Tempat Tinggal Sementara untuk Tenaga Medis

RSU dr Slamet Garut Minta Tempat Tinggal Sementara untuk Tenaga Medis

Regional
Hadapi Corona, Ganjar Minta Desa Hidupkan Lagi Tradisi Jimpitan untuk Lumbung Pangan

Hadapi Corona, Ganjar Minta Desa Hidupkan Lagi Tradisi Jimpitan untuk Lumbung Pangan

Regional
9 Kasus Positif Covid-19 di Jayapura, Pemda Pertimbangkan Karantina Wilayah

9 Kasus Positif Covid-19 di Jayapura, Pemda Pertimbangkan Karantina Wilayah

Regional
Meski Ditolak Warga, Pasien Positif Covid-19 Tetap Dimakamkan di Lahan Pemprov Sulsel di Gowa

Meski Ditolak Warga, Pasien Positif Covid-19 Tetap Dimakamkan di Lahan Pemprov Sulsel di Gowa

Regional
Gedung Bekas Rumah Sakit di Kota Kediri Kembali Difungsikan Rawat ODP

Gedung Bekas Rumah Sakit di Kota Kediri Kembali Difungsikan Rawat ODP

Regional
Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sebut Anggaran untuk Corona Sekitar Rp 200 Miliar

Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sebut Anggaran untuk Corona Sekitar Rp 200 Miliar

Regional
Masker Langka dan Mahal, Alumni BLK di Pekalongan Jahit 1000 Lembar

Masker Langka dan Mahal, Alumni BLK di Pekalongan Jahit 1000 Lembar

Regional
Mayoritas Pasien Corona di RSHS Berusia 50 Tahun dan Punya Riwayat Penyakit

Mayoritas Pasien Corona di RSHS Berusia 50 Tahun dan Punya Riwayat Penyakit

Regional
Pemkot Pontianak Kucurkan Dana Rp 37 Miliar untuk Tangani Virus Corona

Pemkot Pontianak Kucurkan Dana Rp 37 Miliar untuk Tangani Virus Corona

Regional
5 Hal Penting Soal Dua Pocong yang Viral hingga Korea Selatan, Foto Tahun 2019 dan Hanya Iseng

5 Hal Penting Soal Dua Pocong yang Viral hingga Korea Selatan, Foto Tahun 2019 dan Hanya Iseng

Regional
Cegah Corona di Lapas Tegal, 57 Narapidana Dibebaskan

Cegah Corona di Lapas Tegal, 57 Narapidana Dibebaskan

Regional
KNPI Jabar Siapkan Pilot untuk Drone Penyemprot Disinfektan

KNPI Jabar Siapkan Pilot untuk Drone Penyemprot Disinfektan

Regional
ODP Covid-19 yang Meninggal Saat Hendak Melahirkan Diduga Keracunan, Bukan Positif Corona

ODP Covid-19 yang Meninggal Saat Hendak Melahirkan Diduga Keracunan, Bukan Positif Corona

Regional
Sempat Ingin Lari, Pasien Sembuh Covid-19: Saya Harus Menyelamatkan Diri, Keluarga, Masyarakat

Sempat Ingin Lari, Pasien Sembuh Covid-19: Saya Harus Menyelamatkan Diri, Keluarga, Masyarakat

Regional
Pemda DIY Siapkan Dua lokasi untuk Karantina Pasien Covid-19

Pemda DIY Siapkan Dua lokasi untuk Karantina Pasien Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X