Kronologi Anak Bupati Rokan Hilir Aniaya Seorang Pemuda, Ditetapkan Tersangka

Kompas.com - 15/02/2020, 05:30 WIB
ilustrasi penjara Shutterstockilustrasi penjara

KOMPAS.com - AS (33), anak kandung Bupati Rokan Hilir (Rohil) Suyatno, ditangkap polisi karena diduga melakukan penganiayaan terhadap seorang pemuda bernama Asep (37), hanya gara-gara wanita.

Peristiwa itu terjadi pada Kamis (13/2/2020) sekitar pukul 00.30 WIB di halaman belakang sebuah hotel Jalan HR Soebrantas, Kecamatan Tampan, Pekanbaru.

AS yang merupakan seorang aparatur sipil negara (ASN) ini, melakukan penganiyaan terhadap Asep bersama dua rekannya yang saat ini masih dalam daftar pencarian orang (DPO).

Baca juga: Aniaya Seorang Pemuda karena Cemburu, Anak Bupati Rokan Hilir Ditangkap

Motif penganiayaan yang dilakukan putra sulung Bupati Rohil itu dilatarbelakangi cemburu, karena pacarnya ditemukan sedang berduaan dengan korban.

Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru Kompol Awaluddin Syam menjelaskan, peristiwa itu berawal dari pelaku yang mendapat informasi kalau pacarnya berinisial RE, sedang berduaan dengan seorang pria di sebuah hotel.

 

Mendapat informasi itu, pelaku dan dua temannya langsung mendatangi hotel dan menemukan pacarnya bersama Asep.

"Melihat hal demikian, pelaku langsung emosi dan kalut sehingga melakukan pemukulan membabi buta terhadap korban," katanya.

Baca juga: Jadi Tersangka Penganiayaan, Anak Bupati Rokan Hilir Ditahan Polisi

Akibat pukulan pelaku, korban mengalami luka dibagian wajah, dahi dan kening.

Melihat aksi penganiayaan itu, kata Awaluddin, pacar pelaku sempat mencoba melerai. Namun, tidak bisa dihentikan.

Tak lama setelah itu dua orang karyawan hotel datang melerai pertengkaran dan mengamankan AS. Sedangkan dua pelaku lainnya kabur.

"Karyawan hotel menghubungi Polsek Tampan untuk melaporkan kejadian tersebut. Selanjutnya pelaku diamankan Polsek Tampan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," ungkapnya.

Baca juga: Pelaku Sengaja Minta Temannya Rekam Penganiayaan Siswi SMP di Purworejo

 

Setelah melakukan serangkai penyelidikan dan pemeriksaan, penyidik Polresta Pekanbaru menetapkan AS sebagai tersangka atas dugaan penganiayaan dan sudah ditahan.

"Si AS sudah tersangka. Dia salah satu anak pejabat daerah di Riau (Bupati Rohil)," katanya, saat dihubungi Kompas.com, Jumat malam.

Baca juga: Mayat Tanpa Identitas Diduga Korban Penganiayaan Ditemukan di Stasiun Cikampek

Selain tersangka AS, polisi masih memburu dua orang pelaku lainnya.

"Dua pelaku masih DPO (daftar pencarian orang)," katanya.

Atas perbuatannya, kata Awaluddin, tersangka AS dijerat dengan Pasal 170 KUHP tentang penganiayaan yang dilakukan secara bersama-sama.

 

(Penulis : Kontributor Pekanbaru, Idon Tanjung | Editor : Farid Assifa)

 

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tidak Ada Warga yang Terjangkit Corona, Ini Strategi Lampung Timur

Tidak Ada Warga yang Terjangkit Corona, Ini Strategi Lampung Timur

Regional
Haji Ditunda, 682 Jemaah asal Bali Gagal Berangkat

Haji Ditunda, 682 Jemaah asal Bali Gagal Berangkat

Regional
Cemburu Lihat Foto di Facebook, Pria di Bali Aniaya Pacarnya

Cemburu Lihat Foto di Facebook, Pria di Bali Aniaya Pacarnya

Regional
Tersesat Saat Turuni Gunung Awu, 2 Pendaki Diselamatkan Tim SAR

Tersesat Saat Turuni Gunung Awu, 2 Pendaki Diselamatkan Tim SAR

Regional
Begal Sadis yang Bunuh Pelajar Ditangkap, Sudah 15 Kali Beraksi

Begal Sadis yang Bunuh Pelajar Ditangkap, Sudah 15 Kali Beraksi

Regional
Pasien Positif Corona di Batam Bertambah 12 Orang

Pasien Positif Corona di Batam Bertambah 12 Orang

Regional
Perawat Diintimidasi Usai Periksa Pasien Covid-19, Polisi: Kami Selidiki

Perawat Diintimidasi Usai Periksa Pasien Covid-19, Polisi: Kami Selidiki

Regional
Tak Ingin Terus Bergantung pada Pariwisata, Bali Genjot Industri Kreatif dan Pertanian

Tak Ingin Terus Bergantung pada Pariwisata, Bali Genjot Industri Kreatif dan Pertanian

Regional
Tragis, Pria Terjepit Batu Besar Selama 10 Jam Saat Berburu Pohon Serut, Akhirnya Meninggal

Tragis, Pria Terjepit Batu Besar Selama 10 Jam Saat Berburu Pohon Serut, Akhirnya Meninggal

Regional
Tak Pernah Batasi Aktivitas Warga, Ini Kunci Sukses Boltim Nihil Corona

Tak Pernah Batasi Aktivitas Warga, Ini Kunci Sukses Boltim Nihil Corona

Regional
Pantai Canggu dan Labuan Sait Dibuka untuk Turis Asing yang Surfing, Kadis: Mereka Stres 3 Bulan di Rumah

Pantai Canggu dan Labuan Sait Dibuka untuk Turis Asing yang Surfing, Kadis: Mereka Stres 3 Bulan di Rumah

Regional
Penjelasan Polisi Soal Tas Misterius di Karawang yang Diduga Bom

Penjelasan Polisi Soal Tas Misterius di Karawang yang Diduga Bom

Regional
Detik-detik Polisi Tangkap Oniara Wonda, Anggota KKB Paling Dicari Sejak 2011

Detik-detik Polisi Tangkap Oniara Wonda, Anggota KKB Paling Dicari Sejak 2011

Regional
Peserta Pelantikan Kepala Sekolah di Jatim Mendadak Diwajibkan Rapid Test, Ini Penyebabnya

Peserta Pelantikan Kepala Sekolah di Jatim Mendadak Diwajibkan Rapid Test, Ini Penyebabnya

Regional
Perjuangan Siswa SD Naik Turun Bukit Cari Sinyal untuk Belajar Online

Perjuangan Siswa SD Naik Turun Bukit Cari Sinyal untuk Belajar Online

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X