Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ridwan Kamil Akan Fasilitasi Kepulangan Warga Jabar di Natuna

Kompas.com - 14/02/2020, 17:48 WIB
Dendi Ramdhani,
Farid Assifa

Tim Redaksi

BANDUNG, KOMPAS.com - Sembilan warga Jawa Barat akan dipulangkan dari Kepulauan Natuna setelah dua pekan menjalani masa observasi Covid-19, Sabtu (15/2/2020) besok.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memastikan bakal memfasilitasi kepulangan mereka.

"Itu sedang dikoordinasikan sama Dinkes Jabar. Nanti para orangtua diatur sehingga proses kepulangannya mudah-mudahan lancar. Difasilitasi dan kita monitor kalau setelah pulang ada gejala-gejala seperti apa. Kita tetap harus waspada" ucap Emil, sapaan akrabnya di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Jumat (14/2/2020).

Baca juga: Karantina Corona Selesai, Khofifah akan Kawal Kepulangan 65 Warganya

Kabar baiknya, kata Emil, seluruh warga Jabar yang dipulangkan dari Wuhan, China, dipastikan negatif virus corona.

Ia pun meminta seluruh rumah sakit di Jawa Barat untuk tetap waspada terhadap gejala virus corona.

"Yang penting berita bahagianya mereka negatif dari virus corona, yang penting itu. Setelah itu kita berjuang bersama-sama jangan sampai terdeteksi positif di Indonesia. Makanya di Jabar enam rumah sakit sudah disiapkan, RSHS disiapkan ruang isolasi. Bantu media lawan hoaksnya saja yang bikin meresahkan. Kalau ada pemerintah pasti paling depan memastikan kelancaran," tutur Emil.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Pemprov Jabar Berli Hamdani menjelaskan, rencananya pemulangan warga Jabar tersebut dilakukan pada Sabtu (15/2/2020) dari Hanggar TNI AU di Natuna menuju Bandara Halim Perdanakusuma. Menurutnya setelah serah terima tersebut, nantinya kepulangan WNI khususnya asal Jabar sudah menjadi kewenangan Pemda.

"Sesampainya di halim, Menkes serahkan WNI ke pemda masing-masing. Tapi saya juga belum tau asal masing-masing (daerah) WNI dari Jabar itu," jelasnya. 

Baca juga: Jelang Berakhirnya Karantina WNI di Natuna, Gubernur Sumut: Bila Perlu Saya Jemput...

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Baca tentang
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Pj Gubri Ajak Pemkab Bengkalis Kolaborasi Bangun Jembatan Sungai Pakning-Bengkalis

Pj Gubri Ajak Pemkab Bengkalis Kolaborasi Bangun Jembatan Sungai Pakning-Bengkalis

Regional
Diskominfo Kota Tangerang Raih Penghargaan Perangkat Daerah Paling Inovatif se-Provinsi Banten

Diskominfo Kota Tangerang Raih Penghargaan Perangkat Daerah Paling Inovatif se-Provinsi Banten

Regional
Fakta dan Kronologi Bentrokan Warga 2 Desa di Lombok Tengah, 1 Orang Tewas

Fakta dan Kronologi Bentrokan Warga 2 Desa di Lombok Tengah, 1 Orang Tewas

Regional
Komunikasi Politik 'Anti-Mainstream' Komeng yang Uhuyy!

Komunikasi Politik "Anti-Mainstream" Komeng yang Uhuyy!

Regional
Membedah Strategi Komunikasi Multimodal ala Komeng

Membedah Strategi Komunikasi Multimodal ala Komeng

Regional
Kisah Ibu dan Bayinya Terjebak Banjir Bandang Berjam-jam di Demak

Kisah Ibu dan Bayinya Terjebak Banjir Bandang Berjam-jam di Demak

Regional
Warga Kendal Tewas Tertimbun Longsor Saat di Kamar Mandi, Keluarga Sempat Teriaki Korban

Warga Kendal Tewas Tertimbun Longsor Saat di Kamar Mandi, Keluarga Sempat Teriaki Korban

Regional
Balikpapan Catat 317 Kasus HIV Sepanjang 2023

Balikpapan Catat 317 Kasus HIV Sepanjang 2023

Regional
Kasus Kematian akibat DBD di Balikpapan Turun, Vaksinasi Tembus 60 Persen

Kasus Kematian akibat DBD di Balikpapan Turun, Vaksinasi Tembus 60 Persen

Regional
Puan: Seperti Bung Karno, PDI-P Selalu Berjuang Sejahterakan Wong Cilik

Puan: Seperti Bung Karno, PDI-P Selalu Berjuang Sejahterakan Wong Cilik

Regional
Setelah 25 Tahun Konflik Maluku

Setelah 25 Tahun Konflik Maluku

Regional
BMKG: Sumber Gempa Sumedang Belum Teridentifikasi, Warga di Lereng Bukit Diimbau Waspada Longsor

BMKG: Sumber Gempa Sumedang Belum Teridentifikasi, Warga di Lereng Bukit Diimbau Waspada Longsor

Regional
Gempa Sumedang, 53 Rumah Rusak dan 3 Korban Luka Ringan

Gempa Sumedang, 53 Rumah Rusak dan 3 Korban Luka Ringan

Regional
Malam Tahun Baru 2024, Jokowi Jajan Telur Gulung di 'Night Market Ngarsopuro'

Malam Tahun Baru 2024, Jokowi Jajan Telur Gulung di "Night Market Ngarsopuro"

Regional
Sekolah di Malaysia, Pelajar di Perbatasan Indonesia Berangkat Sebelum Matahari Terbit Tiap Hari

Sekolah di Malaysia, Pelajar di Perbatasan Indonesia Berangkat Sebelum Matahari Terbit Tiap Hari

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com